BAYI
28 Juni 2019

Lakukan 5 Hal Ini Saat Bayi Batuk Berdahak

Ringankan gejala bayi batuk berdahak, agar Si Kecil tidur lebih nyenyak.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Carla Octama

Sungguh akan menjadi hari yang berat saat bayi sedang sakit. Termasuk saat bayi batuk berdahak.

Menurut direktur penyakit menular anak, Howard Balbi, MD, di Nassau County Medical Center, East Meadow, New York, seperti dikutip dari parents.com. .

"Batuk adalah cara tubuh untuk melindungi dirinya sendiri. Ini adalah metode yang digunakan tubuh untuk menjaga saluran udara tetap jernih, membersihkan tenggorokan yang berdahak, tetesan postnasal (lendir hidung yang menetes ke bagian belakang tenggorokan), atau potongan makanan yang tersangkut,” ungkapnya.

Sayangnya, bayi belum bisa memberi tahu apa yang membuatnya tidak nyaman dan belum bisa secara refleks batuk, ketika ingin berusaha mengeluarkan dahak di tenggorokannya.

Tapi, Moms bisa membantu bayi batuk berdahak agar dapat bernapas lebih lega dan mengeluarkan lendir atau dahak dengan lebih mudah dengan beberapa cara ini.

Baca Juga : Do's & Don't Mengobati Batuk Pada Bayi

1. Beri Tambahan Air Minum

1 Beri Tambahan Air Minum.jpg

Foto: practicalparenting.com.au

Cairan tambahan dapat membantu mengencerkan lendir saat bayi batuk berdahak, membuatnya lebih mudah keluar.

Jika bayi batuk berdahak berusia di bawah enam bulan, maka tambahkan lebih banyak ASI eksklusif atau beri susu formula untuk melengkapinya.

Sedangkan bayi di atas enam bulan, dapat diberi tambahan air putih untuk membantu mengencerkan dahak.

2. Kendurkan Dahak Dengan Uap

2 Kendurkan Dahak Dengan Uap.jpg

Foto: webmd.com

Lakukan terapi inhalasi di rumah sakit atau jika mempunyai alat nebulizer di rumah, maka Moms bisa melakukannya sendiri pada Si Kecil dengan anjuran pemberian obat hasil konsultasi dengan Dokter.

Jika tidak sempat melakukan inhalasi di rumah sakit atau tidak memiliki nebulizer, Moms bisa membuat sauna darurat di kamar mandi untuk membantu melegakan bayi batuk berdahak.

Caranya, tutup pintu kamar mandi dan nyalakan pancuran air panas. Perlahan uap panas akan muncul dan duduklah di kamar mandi bersama bayi batuk berdahak sekitar 20 menit.

Moms bisa melakukan hal ini hingga empat kali sehari untuk melancarkan dahak bayi agar lebih mudah keluar.

3. Menepuk Dada atau Punggung

3 Menepuk Dada atau Punggung.jpeg

Foto: happitummi.com

Posisikan bayi melintang di kaki Moms dengan kepala bayi lebih rendah dari bagian tubuh lainnya.

Lalu dengan kepalan tangan Moms, tepuk bagian punggung, terutama di area paru-paru dengan sedikit bertenaga, namun pastikan tidak sampai menyakiti Si Kecil.

Cara ini juga baik dilakukan usai melakukan uap untuk memaksimalkan cara meredakan bayi batuk berdahak.

Baca Juga : Batuk Bayi di Malam Hari, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

4. Tekstur Makanan

4 Tekstur Makanan.jpg

Foto: mother.ly

Tenggorokan bayi batuk berdahak biasanya akan terasa gatal dan sakit. Sehingga tidak jarang, Si Kecil juga menolak makan karena tidak nyaman saat menelan.

Untuk itu, jika bayi sudah mendapatkan MPASI, berilah makanan dengan tekstur yang lembek agar lebih mudah turun ke dalam sistem pencernaan.

Makanan hangat, seperti kaldu ayam atau puding yang baru jadi, juga dapat menjadi pilihan yang baik untuk menenangkan tenggorokan bayi batuk berdahak.

5. Beri Madu

5 Beri Madu.jpg

Foto: pixabay.com

Pemberian obat alami seperti madu juga dapat menjadi pilihan bagi bayi batuk berdahak, namun perhatikan juga usia bayi.

“Berikan satu sendok madu sebelum tidur, cara ini akan melapisi tenggorokan dan mengurangi rasa sakit,” ungkap perawat bersertifikat, Robert Giesler, BSN, RN, RNC-NIC, RRT, CPST, di Rumah Sakit Anak Los Angeles, seperti dikutip dari chla.org.

Berikan madu pada bayi batuk berdahak yang usianya sudah lebih dari satu tahun.

Pada bayi di bawah usia satu tahun, madu dapat menyebabkan botulisme yang dapat mengancam nyawa. Madu dapat membantu mengurangi intensitas bayi batuk berdahak dan mempercepat penyembuhan.

Itulah beberapa cara yang bisa Moms lakukan saat bayi batuk berdahak, agar Si Kecil lekas pulih.

(GS/CAR)

Artikel Terkait