PERNIKAHAN & SEKS
23 Mei 2019

Lakukan Hal Ini untuk Pembagian Tugas Suami dan Istri yang Adil

Tugas rumah tangga tak hanya tanggung jawab istri saja
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Intan Aprilia

Jika bertanya kepada istri apa yang menyebabkan stres, beberapa orang akan menjawab bahwa suami mereka tidak mau melakukan pekerjaannya di rumah.

Tingkat stres meningkat di rumah ketika salah satu dari pasangan tidak senang dengan pekerjaan yang belum selesai.

Pasangan memperebutkan siapa yang melakukan apa yang ada di rumah hampir mirip ketika membicarakan soal uang.

Survei dan penelitian secara konsisten menunjukkan bahwa meskipun banyak perempuan bekerja di luar rumah, mereka masih cenderung melakukan sebagian besar pekerjaan rumah tangga.

Berbagi tanggung jawab rumah tangga membantu meningkatkan kepuasan pernikahan dan kebahagiaan rumah tangga.

Oleh sebab itu, dibutuhkan trik untuk membagi tugas suami istri agar tidak hanya istri yang mengerjakan semuanya.

"Sejauh mana pekerjaan rumah tangga dibagikan sekarang adalah salah satu dari dua penentu terpenting kepuasan pernikahan seorang wanita," tulis Stephanie Coontz, seorang konselor pernikahan di New York.

Agar rumah tangga tetap harmonis dan berjalan seimbang, mari kita simak cara membagi tugas suami istri yang adil.

Baca Juga: 5 Alasan Pentingnya Mengajak Balita Mengerjakan Tugas Rumah Tangga

Cara Membagi Tugas Suami Istri yang Adil

Cara Membagi Tugas Suami Istri yang Adil

Masalah kebersihan rumah sendiri sangat berisiko menimbulkan pertengkaran. Melihat rumah berantakan tanpa tahu ini tanggung jawab siapa adalah hal yang buruk bagi pernikahan.

Maka dari itu, Moms dan pasangan wajib melakukan deretan hal berikut untuk membagi tugas suami istri.

Menurut survei MSNBC, responden ditanya apakah tugas-tugas dalam rumah tangga mereka dilakukan hanya oleh satu orang atau dibagi rata.

Hasilnya menunjukkan: 74 persen pria mengatakan tugas dibagi; 51 persen wanita mengatakan tugas dibagi. Sementara 26 persen pria mengatakan satu orang mengerjakan pekerjaan rumah dan 49 persen wanita mengatakan hal yang sama.

Ini artinya ada cara yang bisa ditempuh untuk membagi tugas suami istri. Maka, Moms peru membuat tugas dan kegiatan rutin di rumah seperti memasak, membersihkan, mencuci mobil, dan lain-lain.

Baca Juga: Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga untuk Pengantin Baru

Jika sudah memiliki anak yang bisa diberi tanggung jawab, Moms juga bisa memberikan tugas padanya. Tetapkan siapa yang akan membersihkan meja, mencuci piring untuk malam itu, dan siapa yang membuang sampah.

Pekerjaan rumah tangga sederhana ini akan mengajarkan anak bagaimana bertanggung jawab dan bagaimana saling membantu.

Bergantian setiap hari atau setiap minggu untuk pekerjaan rumah tangga tertentu juga menjadi penting.

Ini akan mengajari semua orang di rumah bagaimana melakukan setiap tugas dan tidak membosankan melakukan hal yang sama setiap saat.

Tapi Moms harus memastikan pembagiannya adil. Jangan sampai pasangan hanya melakukan hal-hal yang sulit.

Baca Juga: Begini 7 Tips Menerapkan Gender Neutral Parenting

Moms juga jangan terpaku pada gender misalnya tugas ini hanya untuk perempuan dan tugas ini hanya untuk anak laki-laki. Setiap orang perlu mempelajari sesuatu yang baru atau berbagai keterampilan.

Ajari anak-anak Moms bagaimana melakukan keterampilan ini dan bagaimana bertanggung jawab. Kebiasaan ini akan membuat mereka akan tahu nilai kesetaraan dan kerja yang adil.

Tujuan membagi tugas suami istri adalah untuk bersikap adil dan membuatnya merasa seolah-olah mereka didukung oleh anggota keluarga lainnya. Buat daftar pembagian tugas secara terbuka.

Penjadwalan yang adil antara Moms dan pasangan akan membantu Moms dan pasangan melihat apa yang dikerjakan.

Jangan ragu untuk memberikan reward atas apa yang dikerjakan terutama jika konsisten melakukan tugas.

Hal ini sederhana namun menyenangkan untuk dilakukan. Bisa jadi cara tersebut adalah trik untuk mendekatkan hubungan Moms dan pasangan.

Apa yang Moms lakukan agar pembagian tugas khususnya pekerjaan rumah tangga menjadi adil?

(GSA/INT)

Artikel Terkait