PERNIKAHAN & SEKS
21 November 2019

LDR dengan Suami, Begini 3 Cara Agar Tetap Romantis

Menjalani hubungan jarak jauh dengan suami bukan perkara yang mudah
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Intan Aprilia

Menjalani long distance relationship alias LDR dengan suami memang bukan perkara yang mudah.

Biasanya kondisi ini terjadi karena tuntutan pekerjaan. Rasa rindu, khawatir, dan cemas kadang bercampur menjadi satu saat suami tidak berada di rumah, ya, Moms?

Romantis Menjalani LDR dengan Suami

Meskipun terdengarnya sulit, tetap banyak pasangan yang berhasil menjalani hubungan jarak jauh setelah menikah.

Komunikasi, komitmen, dan kemauan untuk memahami satu sama lain menjadi kunci dalam keberhasilan hubungan jarak jauh. Berikut beberapa cara tetap romantis melewati LDR dengan suami:

1. Komunikasi yang Teratur

LDR dengan suami (2).jpg

Sebelum memutuskan untuk menjalani LDR dengan suami, sebaiknya pasangan perlu mendiskusikan seperti apa pernikahan jarak jauh nantinya.

Beberapa hal yang bisa dibahas adalah seberapa sering akan berbicara, apa tujuannya, dan seberapa sering akan saling mengunjungi.

Terapis asal California, Robert Navarra mengungkapkan, kunci keberhasilan LDR setelah menikah adalah komunikasi yang dilakukan secara teratur.

Saat ini sudah banyak perangkat komunikasi yang bisa Moms dan Dads gunakan, mulai dari chat hingga video call, sehingga rasanya tidak ada alasan untuk melupakan komunikasi dengan pasangan.

Baca Juga: 5 Tips Berhubungan Seks untuk Pasangan LDR

“Komunikasi hal sedetail mungkin, seperti halnya saat tinggal bersama. Cara membangun keintiman pasangan adalah melibatkan mereka untuk mengetahui detail kehidupan kita sehari-hari. Hal ini harus dianggap penting bagi mereka yang LDR setelah menikah,” ujar Robert.

Komunikasi yang intens dan detail ini pastinya akan semakin diperlukan apabila Moms sudah memiliki buah hati.

Sebaiknya Moms memberitahukan detail perkembangan anak agar Dads tetap merasa dekat meskipun berada jauh dari anaknya.

2. Jangan Berasumsi

LDR dengan suami (1).jpg

Aspek lainnya yang harus diperhatikan agar menjaga hubungan tetap romantis saat LDR dengan suami adalah berhenti membuat asumsi sendiri dan tidak berekspektasi berlebihan. Hal ini diungkapkan oleh Carin Goldstein, ahli terapi pernikahan dan keluarga.

“Saat berbicara langsung dengan pasangan, kamu bisa membaca bahasa tubuh dan ekspresi wajahnya. Hal yang berbeda apabila komunikasi hanya bisa melalui telepon atau chat. Akibatnya, sangat mudah membuat asumsi bahwa pasangan tidak tertarik mengobrol dengan kita ketika mungkin ia sedang lelah. Untuk itu, berhenti membuat asumsi sendiri dan berhenti berekspektasi lebih kepada pasangan. Sebaiknya, langsung komunikasi jika dirasa ada yang menjanggal,” ujar Carin.

Baca Juga: 5 Artis Indonesia yang Menjalani LDR Setelah Menikah

3. Atur Waktu untuk Bertemu

LDR dengan suami (1).jpeg

Jika dilihat dari segi psikologi, ada tips untuk membuat pasangan tetap berada di dekat kita meskipun ia sedang jauh. Hal ini diungkapkan oleh Ryan Howes, psikolog klinis di California.

“Saat kamu menampilkan foto orang yang dicintai di tempat yang dekat jarak pandangan, maka hal tersebut dapat membantu agar ia tetap hidup di dalam jiwa. Dibutuhkan pengingat visual untuk menjadi pendukung agar tetap merasakan pasangan berada di dekat kita,” ujar Ryan.

Hal lain yang tidak kalah pentingnya adalah mengatur jadwal untuk bertemu. Lebih baik lagi jika Moms dan Dads mempunyai waktu yang rutin untuk bertemu, misalkan 3 bulan sekali, untuk tetap menjaga keharmonisan di dalam rumah tangga.

Jika terjadi suatu halangan, tidak salahnya untuk mendiskusikannya agar segera menemukan jalan keluarnya.

Ketika sudah bertemu, maka tidak ada salahnya melakukan aktivitas yang disukai berdua dengan pasangan atau bersama dengan anak-anak.

Baca Juga: LDR Setelah Menikah, Ini 3 Masalah yang Rentan Terjadi

Itulah yang bisa dilakukan untuk menjaga keromantisan saat LDR dengan suami. Dilansir dari Planned Parenthood, hal paling penting dalam hubungan adalah berkomunikasi dengan jelas pada pasangan, juga saling menghargai, sehingga bisa menyelesaikan masalah.

(DG)

Artikel Terkait