PROGRAM HAMIL
13 Mei 2020

Lebih Baik IUI Atau IVF?

Kenali perbedaannya ya, Moms!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Gladys
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Saat berbicara tentang perawatan kesuburan, ada beberapa jenis program hamil yang dapat dijadikan pilihan, sesuai kebutuhan spesifik Moms dan Dads.

Namun ada dua program hamil yang mungkin paling umum ditemui, yaitu inseminasi buatan atau intrauterine insemination (IUI) dan In Vitro Fertilization (IVF).

Baca Juga: Deteksi Awal Masalah Infertilitas, Jangan Takut Datang ke Klinik IVF

Simak Perbedaan IVF dan IUI

Bagi Moms dan Dads yang masih bingung dengan perbedaan IVF dan IUI, berikut beberapa hal yang perlu diketahui mengenai kedua program hamil ini.

IUI

1 IUI.jpg

Foto: jcomp - freepik.com

Sebelum mengetahui perbedaan IVF dan IUI, kenali dahulu IUI.

Dikutip dari carolinasfertilityinstitute.com, IUI merupakan prosedur sederhana di mana Dokter menempatkan sperma yang sebelumnya dikumpulkan dan diproses dalam laboratorium, ke dalam rongga rahim Moms.

Saat proses di laboratorium, sperma ‘dicuci’ guna menghilangkan cairan mani dan menguatkan sperma.

IUI dapat dilakukan dengan bantuan perawatan kesuburan untuk meningkatkan fungsi ovulasi atau dilakukan saat waktu ovulasi alami Moms.

Untuk mengetahui waktu ovulasi, Moms dapat menggunakan alat bantu penentu ovulasi yang dijual bebas di apotik.

Baca Juga: Adakah Risiko Komplikasi pada Program IVF?

Sperma akan ditempatkan lebih tinggi dalam rongga rahim sehingga melewati leher rahim dan membuat perjalannnya melalui tuba falopi menjadi lebih pendek.

Hal ini pun akan meningkatkan jumlah sperma yang bertemu dengan telur.

Dikutip dari Mayo Clinic, prosedur IUI tidak berisiko mengalami kehamilan ganda atau lebih (kembar dua, kembar tiga atau lebih), namun jika dikoordinasikan dengan obat perangsang ovulasi, maka risiko kehamilan ganda akan meningkat secara signifikan.

IVF

2 IVF.jpg

Foto: nensuria - www.freepik.com

Salah satu perbedaan IVF dan IUI adalah pada prosedur pengobatannya.

Pada IVF, sperma pria dan telur wanita digabungkan di luar tubuh wanita, tepatnya dalam laboratorium.

Sebelum fertilisasi terjadi, wanita akan mendapatkan obat kesuburan guna merangsang ovarium.

“Dengan prosedur IVF, wanita biasanya menggunakan obat stimulasi berupa suntikan, untuk memproduksi beberapa folikel telur,” ungkap Endokrinologi Reproduksi dan Infertilitas sekaligus Dokter Kandungan, Dr Mark Trolice, seperti dikutip dari fertilitysmarts.com.

Baca Juga: 3 Fakta Unik seputar IVF yang Belum Banyak Diketahui

Usai fertilisasi, embrio akan dicek secara berkala untuk melihat kapan pemindahan ke rahim perlu dilakukan.

Ini Perbedaan IVF dan IUI

3 Perbedaan IVF dan IUI.jpg

Foto: pressfoto - freepik.com

Selain prosedur, ada beberapa perbedaan IVF dan IUI lainnya.

Mengenai biaya, IUI terbilang lebih murah dan prosedurnya pun tidak terlalu invasif dibandingkan IVF.

Namun, IVF memiliki tingkat kesuksesan lebih tinggi dibandingkan dengan IUI.

Meski demikian, para pasien yang baru berkonsultasi dengan Dokter, biasanya akan direkomendasikan untuk mencoa IUI terlebih dahulu.

“Kami biasanya mencoba IUI sebanyak tiga atau empat kali terlebih dahulu, dan baru mencoba IVF jika perawatannya (IUI) tidak berhasil,” ungkap ginekolog dan endokrinologi reproduksi yang juga bekerja sebaga co-director di Reproductive Associates of New York, Tanmoy Mukherjee, M.D., seperti dikutip dari parents.com.

Baca Juga: Masih Mempertimbangkan Program Hamil IVF? Simak Penjelasannya di Sini!

Salah satu keuntungan IVF lainnya adalah adanya embrio lebih yang dapat dibekukan dan kemampuan untuk melakukan tes kromosom.

Itulah beberapa perbedaan IVF dan IUI. Bagi Moms dan Dads yang memiliki masalah infertilitas, ada baiknya berkonsultasi dengan Dokter mengenai perawatan kesuburan yang tepat sesuai dengan masalah yang dihadapi.

Artikel Terkait