KESEHATAN
7 Oktober 2019

Leukemia, Ini Jenis dan Berbagai Penyebabnya!

Saat menyebut penyakit terganas di dunia, kanker pasti masuk dalam daftar. Dan yang paling banyak terjadi di Indonesia adalah leukemia.
Artikel ditulis oleh Ryo
Disunting oleh Ryo

Ya, kanker darah alias leukemia adalah salah satu tipe kanker terganas. Penyakit ini dapat menyerang siapa pun tanpa terkecuali. Anak-anak hingga dewasa memiliki peluang terserang penyakit yang merusak fungsi darah ini.

Kanker ini kebanyakan diderita oleh anak-anak. Menurut Institut Kanker Nasional Amerika Serikat, leukemia merupakan kanker yang terjadi pada sumsum tulang dan menyebabkan peningkatan sel darah putih yang abnormal di dalam darah.

Baca Juga: Kena Leukemia, Ini Rangkaian Pengobatan Panjang yang Harus Dijalani Anak

Dua Jenis Leukemia

Pediatric_patients_receiving_chemotherapy.jpg

“Sebenarnya, sel darah putih merupakan sel yang dibutuhkan tubuh untuk imunitas. Sementara itu, sumsum tulang merupakan organ tubuh yang membentuk sel-sel darah yang dibutuhkan tubuh, seperti sel darah putih, sel darah merah, dan platelet. Namun, sel kanker mempengaruhi organ pembentuk sel-sel darah sehingga mengalami kelebihan produksi dan mengganggu keseimbangan tubuh,” kata Bruno C. Medeiros, profesor kedokteran dan direktur layanan hematologi rawat inap di Stanford Health Centre.

Leukemia yang kita kenal bisa dibagi menjadi dua berdasarkan pesatnya perkembangan sel darah putih: yakni leukemia kronis dan leukemia akut. Leukemia akut terjadi ketika sel darah abnormal terus menerus berkembang biak sehingga memperburuk kondisi penderitanya.

Sementara, Leukemia kronis terjadi karena beberapa faktor, yakni karena sumsum tulang memproduksi terlalu banyak sel atau bahkan terlalu sedikit sel. Jika leukemia akut berkaitan dengan sel darah yang belum matang, leukemia kronis justru berkaitan dengan sel darah yang matang.

Baca Juga: Dari Pestisida Hingga Cat Dinding, Ini 5 Faktor Penyebab Leukemia Pada Anak

Penyebab Leukemia

Tidak semua penyebab Leukemia atau kanker darah putih berasal dari diri penderita. Leukemia secara umum terjadi karena beberapa faktor. Apa saja?

Perawatan Kanker

JenisKanker-Hero.jpg

Seseorang yang sebelumnya pernah menjalani kemoterapi dan terapi radiasi yang disebabkan oleh kanker jenis lain, dinilai berisiko terjangkit Leukemia. Kemungkinan untuk terserang Leukemia meningkat karena pernah menjalani perawatan kanker.

Faktor Genetik

kanker paru-1.jpg

Kelainan yang bersifat turunan, Down Syndrome misalnya, punya dampak sebagai penyebab leukemia. Penyakit ini lebih berisiko pada penderita Down Syndrome.

Selain itu, seseorang yang memiliki keluarga, orangtua atau saudara kandung yang mengidap leukemia, mengalami peningkatan risiko dua sampai empat kali kali lebih tinggi mengalami kondisi serupa.

“Risiko tersebut lebih tinggi lagi jika leukemia tersebut dialami oleh saudara kembar. Terlebih jika penyakit tersebut dialami dalam tahun pertama kehidupan,” kata Dr Medeiros

Baca Juga: Kena Leukemia, Ini Rangkaian Pengobatan Panjang yang Harus Dijalani Anak

Faktor Lingkungan

GettyImages-940982728.jpg

Foto: bellona.org

Paparan radiasi atau bahan kimia tertentu juga dapat meningkatkan risiko seseorang terkena Leukemia. Selain itu, kandungan bensol dalam bensin dan industri kimia juga memiliki kaitan terhadap meningkatnya resiko terkena beberapa jenis kanker darah. Bahkan, janin yang masih dalam kandungan pun dapat terserang penyakit ganas ini.

Gaya Hidup

Penyebab perut buncit - merokok.jpg

Faktor-faktor yang terkait gaya hidup kayak merokok, obesitas, terlalu sering konsumsi alkohol, dan tinggi paparan sinar matahari merupakan salah satu penyebab Leukemia.

Beberapa studi juga menyebutkan bahwa wanita yang mengonsumsi alkohol berlebihan saat hamil, dapat mengalami peningkatan risiko memiliki bayi yang mengidap Leukemia. Diet tinggi antioksidan seperti buah dan sayuran dapat membantu mencegah kerusakan DNA akibat radikal bebas (polusi, asap rokok, dan sinar matahari).

(RYO/DIN)

Artikel Terkait