NEWBORN
17 Februari 2018

Lingkungan Kotor Turunkan Risiko Alergi dan Asma pada Bayi

Jangan khawatir kalau si kecil main kotor-kotoran!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh fitria.rahmadianti
Disunting oleh fitria.rahmadianti

Kebanyakan ibu mungkin berpikir, lingkungan yang super bersih akan membuat bayinya tumbuh lebih sehat dan kuat. Namun, penelitian terbaru mengatakan, bayi yang terekspos dengan lingkungan kotor beserta alergen dan bakteri di awal kehidupannya, ternyata memiliki risiko terkena alergi lebih rendah dibandingkan yang tidak.

Para peneliti memeriksa lingkungan rumah 467 anak dari usia 0-3 tahun dan memublikasikannya dalam Journal of Allergy and Clinical Immunology.

Hasilnya, bayi yang terekspos tikus dan bulu kucing, bahkan kecoak, di usia kurang dari 1 tahun, memiliki kemungkinan terkena alergi dan penyakit asma di usia tiga tahun. Namun, faktanya, anak yang tidak pernah terekspos dengan hal-hal tersebut memiliki risiko tiga kali lebih tinggi terkena alergi dan penyakit asma pada bayi.

“Data menyebutkan bahwa menciptakan rumah yang terlalu bersih bagi anak justru tidak baik bagi kesehatannya, mengingat perkembangan sistem kekebalan tubuh bayi terhadap alergi dan asma dibentuk pada awal kehidupannya,” ungkap Robert Wood, salah satu peneliti yang juga Kepala Divisi Alergi dan Imunologi di Johns Hopkins Children’s Center.

Sementara itu, Amy Syah, spesialis dalam bidang asma, alergi, dan imunologi di Vallet E.N.T Arizona, menegaskan “Penelitian ini mengonfirmasi bahwa salah satu alasan mengapa kasus penyakit asma dan alergi pada bayi terus meningkat adalah lingkungan yang terlalu ‘steril’.

Pada dasarnya, lingkungan yang terlalu bersih meningkatkan risiko alergi dan penyakit asma pada bayi, karena tubuh tidak cukup terekspos berbagai alergi dan penyakit asma di awal kehidupan.”

Cara meningkatkan daya tahan tubuh anak:

Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan sistem imun si kecil:

  • Biarkan anak bermain kotor! Jangan membersihkan tangan si kecil secara berlebihan.
  • Bijaksanalah dalam menggunakan antibiotik.
  • Jangan ragu berbagi makanan dan minuman dengan bayi Anda. Faktanya, air liur orangtua memberi banyak manfaat bagi bayi. Dengan catatan, Anda tidak dalam keadaan sakit ketika berbagi makanan dengannya.
  • Penelitian ini mungkin akan mengurangi ketakutan Anda membiarkan si kecil bermain kotor atau terekspos bakteri. Kabar baiknya lagi, Anda juga tidak perlu merasa bersalah jika tidak memiliki waktu membersihkan rumah terlalu sering.

Berani membiarkan si kecil bermain di lingkungan kotor, Moms?

(OCH)

Artikel Terkait