3-12 BULAN
9 Oktober 2019

Makanan Bayi Mengandung Arsenik? Tidak Usah Panik, Ini Faktanya!

Bukan hanya arsenik, ada zat lain dalam makanan bayi Moms
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Intan Aprilia

Bagi Moms yang memilih untuk memasak langsung makanan bayi mungkin tidak akan mengalami masalah berarti, karena Moms terjun langsung saat memilih bahan, memasak dan membuat stok.

Namun, ada satu masalah bagi Moms yang memilih memberikan makanan bayi instan. Apa itu?

Baru-baru ini, ada sebuah studi yang mendapat banyak perhatian karena menemukan bahwa sebagian besar makanan bayi dan susu formula mengandung setidaknya sejumlah kecil zat yang dapat berbahaya untuk Si Kecil jika dikonsumsi dalam jumlah besar. Zat-zat tersebut di antaranya timbal, arsenik, kadmium, dan akrilamida.

Meski sebagian orang tua mulai khawatir pada makanan bayinya, namun Moms harus mengetahui fakta-fakta di balik berita tersebut. Seperti apa? Baca artikel ini sampai habis ya!

Makanan Bayi Mengandung Arsenik

Makanan Bayi Anda Mengandung Arsenik Tidak Usah Panik Ini Faktanya -1.jpg

Ada penelitian lain yang menemukan bahwa tingkat kontaminasi bahan berbahaya dalam makanan bayi lebih tinggi daripada makanan yang dibuat untuk orang dewasa, dan itu sedikit mengkhawatirkan.

Sebuah studi oleh Environmental Defense Fund yang dirilis awal tahun ini menemukan, 20 persen sampel makanan bayi mengandung timbal dibandingkan dengan 14 persen dari makanan lain.

Namun, Jennifer Lowry, seorang dokter anak dan ahli toksikologi dan kepala American Academy of Pediatrics 'Council on Environmental Health, mengatakan bahwa dia benar-benar tidak dapat mengomentari hasil penelitian tersebut dan malah mengkawatirkan kondisi orang tua.

"Orang tua akan panik. Tetapi kita harus membandingkannya degan sebutir garam. Tidak ada di antara kita yang tahu hal tersebut akan berpengaruh pada kita," katanya.

Baca Juga: Ini 8 Makanan yang Biasa Menyebabkan Alergi Pada Bayi

James Dickerson, PhD, kepala ilmuwan ilmiah Consumer Reports mengatakan, logam-logam berat tersebut seharusnya tidak ada dalam makanan.

''Mereka dapat merusak sistem saraf, menyebabkan kanker, dan membahayakan perkembangan anak-anak,” katanya.

Namun James tidak heran bahwa logam tersebut terdapat dalam makanan bayi. “Mereka dapat ditemukan di alam. Sebagian besar logam berat dalam makanan berasal dari air atau tanah yang terkontaminasi melalui pertanian atau proses manufaktur, dari penggunaan pestisida, atau polusi dari bensin bertimbal,” tambahnya.

Benarkah Zat Tersebut Berbahaya?

Makanan Bayi Anda Mengandung Arsenik Tidak Usah Panik Ini Faktanya -2.jpg

Sebenarnya, arsenik dan kadmium adalah unsur alami yang juga dapat ditemukan di tanah, air dan udara, sehingga tidak mengherankan bahwa ada makanan bayi mengandung arsenik dan zat lainnya.

Menemukan mereka dalam makanan bayi tidak berarti bahwa mereka adalah hasil dari pemrosesan atau pengemasan yang kurang baik.

Timbal adalah logam yang juga ditemukan di tanah dan air. Itu juga ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran.

Timbal juga bisa merupakan hasil dari proses pembuatan makanan bayi, meskipun ada aturan ketat mengenai apa yang bisa dan tidak bisa digunakan karena timah hitam memiliki risiko kesehatan.

Acrylamides sebenarnya adalah produk sampingan dari pengolahan makanan bertepung.

Saat pengolahan keripik kentang dan kentang goreng pun akan menghasilkan zat tersebut. Mereka juga ditemukan dalam kopi dan rokok.

Tidak semua zat-zat tersebut diatur. Ada peraturan ketat tentang timbal, meskipun banyak ahli berpikir mereka perlu memperbarui karena tidak ada jumlah timbal yang aman.

Pada tahun 2016, FDA merekomendasikan bahwa sereal beras tidak boleh mengandung lebih banyak arsenik meskipun ini hanya sebatas saran.

Dalam dosis besar, zat-zat ini dapat menyebabkan masalah neurologis dan perkembangan, kesulitan lambung, masalah kekebalan tubuh, atau kanker. Tetapi jumlah dari zat tersebut tidak akan Moms temui dalam makanan bayi.

Baca Juga: Si Kecil Susah Tidur? 5 Makanan Ini Bisa Bantu Bayi Tidur Lebih Nyenyak

Lebih Selektif untuk Memilih Makanan Bayi

Makanan Bayi Anda Mengandung Arsenik Tidak Usah Panik Ini Faktanya -3.jpg

Jika Moms khawatir tentang hasil penelitian ini, hal terbaik yang dapat dilakukan adalah memastikan bahwa Si Kecil mendapatkan variasi makanan.

Moms bisa memberikan makanan bayi instan dan MPASI homemade secara berselang. Ini juga akan membuat Si Kecil mendapatkan makanann secara lengkap. termasuk campuran buah-buahan, sayuran, zat besi, kalsium, lemak dan protein.

Namun, penting juga untuk dicatat bahwa bahkan saat Moms membuat sendiri makanan bayi, itu tidak sepenuhnya menghilangkan risiko terpapar kontaminan ini.

James mengatakan, yang penting adalah keseimbangan pemberian makanan bayi. "Jika Anda memberi mereka banyak produk berbasis beras atau gandum. Idenya adalah keseimbangan, tidak terlalu menekankan pada satu makanan tertentu,'' pesannya.

Baca Juga: Waspada, Ini 5 Jenis Makanan Bayi 6 Bulan yang Harus Dihindari

Nah Moms, para ahli telah memaparkan hasilnya. Intinya, jika akan membeli makanan bayi instatnt, jangan lupa untuk melihat isi pada label kemasan. Dan jika akan memasaknya langsung, perhatikan semua hal hingga samai dengan baik di depan meja Si Kecil ya Moms.

(FAR)

Artikel Terkait