KESEHATAN
26 Juni 2019

Meski Pucat, 4 Makanan Berwarna Putih Ini Juga Bergizi

Kandungan gizinya tak kalah dengan makanan berwarna cerah
Artikel ditulis oleh (fitria.rahmadianti)
Disunting oleh Intan Aprilia

Kita dianjurkan mengonsumsi makanan dengan berbagai warna untuk mendapat asupan gizi yang bervariasi. Biasanya, makanan berwarna putih dianaktirikan karena kandungan gizinya dianggap tidak sehebat makanan yang berwarna lebih mencolok.

Padahal makanan berwarna putih bukan hanya makanan yang kurang sehat seperti gula, tepung, dan nasi putih, tapi juga bahan pangan nabati lain yang berwarna pucat alami. Inilah sebagian makanan berwarna putih yang kaya gizi:

Baca Juga: Yuk Makan 6 Buah Warna Merah Ini Supaya Makin Sehat!

1. Kacang Arab

makanan berwarna putih

Sering dijadikan oleh-oleh haji, kacang Arab yang dalam Bahasa Inggris disebut chickpea atau garbanzo beans ternyata kaya serat.

Satu cup (200 gram) kacang Arab dapat memenuhi setengah kebutuhan serat pangan Moms dalam sehari, lho! Serat terbukti membantu mengontrol gula darah, kolesterol, serta menurunkan berat badan.

Makanan berwarna putih ini juga mendorong pertumbuhan bakteri baik di usus serta merupakan sumber protein, magnesium, potasium, zat besi, mangan, dan folat yang bagus.

Bahkan, air rebusan kacang Arab yang kental – biasa disebut aquafaba – bisa jadi alternatif telur vegan untuk membuat kue.

Kacangnya sendiri bisa dicampurkan dalam salad, dipanggang untuk jadi camilan, atau dilumatkan untuk menjadi hummus.

Baca Juga: Tak Disangka, 6 Sayuran Ungu Ini Punya Banyak Manfaat untuk Kesehatan

2. Kembang Kol

makanan berwarna putih

Meski berwarna lebih pucat dibanding saudaranya, brokoli, kembang kol tak kalah bergizi. Bahkan, kembang kol bisa digolongkan sebagai superfood.

Di dalamnya banyak terkandung vitamin A, B, C, dan K, kalsium, folat, serta serat. Mengonsumsi satu cup (77 gram) kembang kol dapat memenuhi 3/4 rekomendasi vitamin C harian!

Untuk menjaga kandungan gizi kembang kol, lebih baik mengukus daripada merebusnya. Uniknya, makanan berwarna putih ini bisa menjadi alternatif nasi, kentang, bahkan roti pizza yang lebih rendah karbohidrat.

3. Kentang

makanan berwarna putih

Berbicara tentang makanan sehat, kentang seringkali berada di bawah bayang-bayang saudaranya, ubi.

Padahal, dalam satu buah kentang berukuran sedang terdapat zat besi, empat gram serat, vitamin C 70% dari anjuran harian, vitamin B6 30% dari rekomendasi harian, serta 163 kalori.

Tahukah Moms, kentang mengandung potasium lebih banyak daripada brokoli, bayam, dan pisang? Zat ini membantu menurunkan tekanan darah dan menjaga kekuatan tulang.

Asyiknya lagi, kentang adalah salah satu makanan yang serbaguna. Kentang bisa digoreng, rebus, kukus, dilumatkan, atau dipanggang.

Baca Juga: 6 Manfaat Sayuran dan Buah Oranye untuk MPASI Bayi

4. Tahu

makanan berwarna putih

Moms yang sedang berusaha menurunkan kolesterol dan lemak jenuh bisa mengganti konsumsi daging dengan tahu. Tahu yang berbahan dasar kedelai kaya protein, kalsium, dan zat besi.

“Menurut penelitian, tahu memiliki kaitan dengan penurunan risiko kanker,” ujar pakar diet Amerika Serikat, Silvia Delgado, MS, RD. Sekitar 113 gram tahu mengandung 17 gram protein.

Ternyata makanan berwarna putih memang tidak kalah bermanfaat dibanding makanan-makanan berwarna cerah . Jadi, jangan sepelekan makanan berwarna putih, ya, Moms!

Artikel Terkait