RUPA-RUPA
11 Januari 2020

Makanan Khas Indonesia dengan Filosofi Unik

Siapa tahu salah satunya merupakan makanan favorit Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Indonesia memang kaya akan berbagai macam hal. Kaya akan tempat-tempat wisata yang indah, kaya akan beraneka ragam budaya, serta kulinernya yang lezat.

Berbicara mengenai kuliner Indonesia, makanan-makanan ini tidak hanya merupakan santapan biasa lho. Ternyata ada beberapa makanan khas Indonesia yang memiliki filosofi menarik di baliknya.

Memiliki bentuk yang menarik hingga warna yang diatur, filosofi kuliner khas Indonesia ini akan selalu mengingatkan kita pada nilai-nilai kehidupan ketika menikmatinya. Yuk Moms cek di bawah ini makanan apa saja yang memiliki filosofi unik.

Makanan Khas Indonesia dengan Filosofi Unik

1. Nasi Tumpeng

makanan khas indonesia

Foto: indoindians.com

Nasi tumpeng biasa disajikan dalam acara-acara khusus atau acara penting. Nasi tumpeng biasa terbuat dari nasi kuning berbentuk kerucut tinggi dengan berbagai lauk pelengkap di sekelilingnya.

Nama nasi tumpeng memiliki kepanjangan ‘yen metu kudu mempeng’ atau kalau keluar harus bersemangat. Lauk-pauk yang ada di tumpeng berjumlah tujuh dalam Bahasa Jawa berarti pitu, makna dari kata pitu adalah pitulungan atau pertolongan.

Baca Juga: 5 Makanan Khas Madura yang Menggiurkan

2. Lontong

makanan khas indonesia

Foto: sajiansedap.grid.id

Siapa yang tidak mengenal makanan satu ini? Lontong juga memiliki filosofi menarik di baliknya lho. Lontong menurut ajaran Jawa memiliki filosofi “olo e dadi kotong” atau dalam bahasa Indonesianya, kejelekannya sudah tidak ada atau hilang.

Jadi jika kita memakan lontong, diharapkan bisa jadi pengingat yang baik agar kita selalu bertaubat agar terampuni semua dosa-dosa.

Baca Juga: Ragam Hidangan yang Cocok Dimakan Bersama Ketupat dan Lontong

3. Ketupat

makanan khas indonesia

Foto: sajiansedap.grid.id

Makanan yang identik dengan bulan Ramadan ini juga memiliki filosofi yang menarik. Tahukah Moms mengapa makanan khas Indonesia satu ini hanya disajikan di bulan Ramadan saja?

Idul Fitri identik dengan momen untuk saling memaafkan dan makanan yang paling cocok menggambarkan hal ini adalah kupat.

“Ngaku lepat” adalah filosofi di balik makanan ini yang bisa diartikan mengakui kesalahan. Makanya, ketupat hanya afdol dimakan ketika satu sama lain saling meminta maaf dan mengakui kesalahan.

Baca Juga: 3 Resep Masakan Indonesia yang Bergizi dan Cepat Dibuat

4. Kolak

makanan khas indonesia

Foto: pegipegi.com

Satu lagi makanan yang seringnya kita temui di bulan Ramadan adalah kolak. Bahkan kolak juga memiliki 2 filosofi sekaligus lho.

Kolak biasanya berisikan campuran umbi-umbian pendam yang bahasa Jawanya disebut “polo pendem”. Filosofi ini mengingatkan kita jika pada akhirnya setiap manusia akan dipendam atau dikubur.

Filosofi keduanya ada pada santan. Bahan satu ini mengandung arti “sing salah nyuwun ngapunten” yang artinya adalah siapa pun yang bersalah haruslah meminta maaf. Jadi selain beramal, jangan lupa maaf juga hal yang penting.

Baca Juga: 6 Makanan Khas Sunda yang Terkenal dan Nikmat!

5. Dawet

makanan khas indonesia

Foto: sajiansedap.grid.id

Minuman segar satu ini, selain rasanya yang enak dan lezat, makanan khas Indonesia ini juga memiliki filosofi yang unik lho.

Nama cendol sendiri berasal dari jendol yang memiliki arti gumpalan. Merepresentasikan sensasi saat menyantap isian dawet yang bergumpal-gumpal. Sedangkan di minuman dawet ayu, ada lambang Semar dan Gareng yang memiliki makna harapan agar dagangannya laris manis.

Itu dia beberapa makanan khas Indonesia yang memiliki filosofi menarik dan unik di dalamnya.

Artikel Terkait