KESEHATAN
22 Juli 2020

9 Makanan Pemicu Kanker Utama yang Harus Dibatasi

Yuk, mulai bentuk kebiasaan makan yang sehat!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Intan Aprilia

Kanker merupakan penyakit yang menyebabkan kematian utama di seluruh dunia. Mengutip Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 9,6 juta jiwa meninggal karena kanker pada tahun 2018.

Untuk mengurangi risikonya, tentunya Moms perlu menjaga pola hidup dan kebiasaan sehat, tidak mengonsumsi makanan pemicu kanker, serta perbanyak konsumsi sayur dan buah.

Adapun jenis kanker yang paling umum adalah kanker paru-paru dengan 2,09 juta kasus. Diikuti kanker payudara (2,09 juta kasus), kolorektal (1,80 juta kasus), prostat (1,28 juta kasus), kanker kulit (non-melanoma) (1,04 juta kasus), dan kanker perut (1,03 juta kasus).

Menurut Cancer Research UK, pola makan sehat dan gizi seimbang dapat mengurangi risiko kanker dengan membantu seseorang menjaga berat badan sehat atau menurunkan berat badan.

Pola makan sehat dapat memengaruhi kesehatan seseorang dalam banyak cara. Karena itu, memerhatikan pola makan secara keseluruhan adalah hal penting.

Disarankan, agar Moms mengonsumsi buah dan sayur-sayuran, gandum utuh (nasi merah atau roti gandum), protein sehat (ayam, ikan, atau kacang-kacangan.

Baca Juga: 9 Makanan Sehat Untuk Mencegah Kanker Serviks

Makanan Pemicu Kanker

Selain menjaga pola makan tetap sehat, Moms juga harus mengurangi atau bahkan menghindari makanan pemicu kanker. Berikut ini daftar makanan yang perlu dikurangi agar mengurangi risiko kanker.

1. Alkohol

makanan pemicu kanker-2

Foto: Orami Photo Stock

Mengutip Cancer Council, minum alkohol meningkatkan risiko kanker, terutama kanker mulut, tenggorokan, kerongkongan, lambung, usus, hati, dan payudara.

Jika terasa sulit untuk berhenti total dari konsumsi alkohol, bisa dengan membatasi konsumsi alkoholnya. Rata-rata tidak lebih dari 2 minuman standar sehari dan jangan lebih dari 4 minuman alkohol standar dalam satu sesi.

2. Makanan Kaleng

makanan pemicu kanker-4.jpg

Foto: wexnermedical.osu.edu

Meskipun makanan kaleng yang disajikan mungkin sehat, tetapi bahan kaleng tersebut bisa menjadi salah satu pemicu kanker karena banyak kaleng dilapisi dengan bisphenol.

"Ini adalah pengawet yang telah terbukti bersifat karsinogenik pada hewan," kata Anton Bilchik, MD, PhD, profesor bedah dan kepala penelitian gastrointestinal di Institut Kanker John Wayne di Pusat Kesehatan Providence Saint John di Santa Monica, mengutip The Healthy.

Bisphenol yang juga dikenal sebagai BPA (bahan kimia industri yang digunakan untuk membuat plastik dan resin tertentu), berhubungan dengan kanker payudara dan prostat, menurut jurnal Annals of the National Institute of Hygiene Polandia.

Baca Juga: Jangan Asin-Asin, Ini Cara Mengurangi Konsumsi Garam pada Anak, Moms

3. Makanan dengan Kadar Garam Tinggi

makanan pemicu kanker-3.jpg

Foto: cheatsheet.com

Jika Moms suka makan camilan asin, sebaiknya mulai dikurangi ya karena makana-makanan dengan kadar garam tinggi termasuk dalam makanan pemicu kanker.

Menurut Victoria Manax, MD, kepala petugas medis di Pancreatic Cancer Action Network dan ahli onkologi terlatih, terlalu banyak mengonsumsi garam menyebabkan tekanan darah tinggi dan hal ini berhubungan dengan risiko kanker tertentu

"Orang-orang yang paling berisiko mengembangkan masalah kesehatan karena pola makan gemar makan sesuatu yang asin termasuk orang-orang yang berusia di atas 50 dan penderita diabetes," katanya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa makanan asin menjadi satu dari beberapa faktor risiko kanker pankreas, kanker lambung, kanker hidung, dan kanker tenggorokan.

4. Daging Olahan

makanan pemicu kanker-4

Foto: Orami Photo Stock

Beberapa jenis daging olahan seperti sosis, hot dog, nugget, pepperoni, dendeng dan daging yang diawetkan dengan diasinkan, daging yang diasap, atau menggunakan bahan pengawet kimia.

Menurut studi dalam jurnal The Lancet Oncology, disebutkan bahwa mengonsumsi 50 gram daging olahan setiap hari dapat meningkatkan risiko kanker usus sebesar 18 persen.

Jika hendak membeli dan mengonsumsi daging olahan, cari produk yang bebas kandungan nitrat dan nitrit, serta tidak ditambahkan bahan pengawet untuk opsi yang lebih baik.

Baca Juga: 6 Tips Mengolah Daging Kambing Agar Empuk dan Tidak Bau

5. Gula dan Karbohidrat Halus

makanan pemicu kanker - candy permen

Foto: Orami Photo Stock

Gula dalam produk makanan dan minuman tinggi gula dan rendah serat serta nutrisi juga dapat menjadi makanan penyebab kanker, menurut Nutrition Journal.

Peneliti telah menemukan bahwa pola makan yang menyebabkan kadar glukosa darah melonjak dikaitkan dengan peningkatan risiko beberapa kanker, termasuk kanker perut, payudara dan kanker kolorektal.

Kadar glukosa darah dan insulin yang lebih tinggi menjadi faktor risiko kanker.

Ini karena insulin dapat merangsang pembelahan sel, mendukung pertumbuhan dan penyebaran sel kanker, sehingga menjadi lebih sulit untuk dihilangkan.

Hal ini yang menjadikan orang dengan kondisi diabetes, memiliki peningkatan risiko kanker jenis tertentu.

Karena itu, batasi konsumsi makanan tinggi gula dan karbohidrat olahan.

6. Soda

makanan pemicu kanker - soda

Foto: Orami Photo Stock

Seperti daging olahan, soda juga terbukti bisa menyebabkan kanker. Soda dipenuhi dengan gula, bahan kimia, dan pewarna buatan.

Umumnya soda yang punya warna cokelat dibuat dari zat 4-methylimidazole (4-MI) yang dapat menyebabkan kanker.

Tidak hanya soda biasa, soda diet juga bisa memicu kanker lho, Moms.

Makanan dengan label “diet” diproses secara kimia dan tidak menggunakan bahan alami, salah satunya pemanis buatan aspartame.

Aspartame merupakan bahan makanan pemicu kanker, kelainan janin, dan gangguan jantung.

Makanan ini juga biasanya mengandung aditif untuk meningkatkan rasa enak dan ketagihan.

7. Tepung Putih

makanan pemicu kanker - tepung

Foto: Orami Photo Stock

Tepung putih yang halus adalah bahan utama dalam pembuatan makanan olahan.

Kenapa tepung putih bisa menjadi makanan pemicu kanker? Nah, bahaya tepung putih ini adalah jumlah karbohidrat di dalamnya yang sangat banyak.

Dilansir dari jurnal Cancer Epidemiology, mengonsumsi karbohidrat halus dapat meningkatkan risiko kanker payudara sebanyak 220%.

Makanan yang tinggi glikemik akan meningkatkan level gula darah di tubuh, yang akan mempercepat pertumbuhan dan penyebaran sel kanker.

Baca Juga: 4 Cara Mendeteksi Kanker Payudara yang Paling Mudah

8. Popcorn yang Dimasak dengan Microwave

makanan pemicu kanker - popcorn.jpg

Foto: healthline.com

Moms suka ngemil popcorn? Sebaiknya hindari makan popcorn yang bisa langsung di-microwave ya.

Kantung pembungkus popcorn terbuat dari bahan kimia yang meningkatkan risiko infertilitas dan kanker hati, testis, dan pankreas.

The U.S. Environmental Protection Agency (EPA) menyebutkan kalau zat perfluorooctanoic acid (PFOA) di kantung popcorn microwave bisa menyebabkan tumor.

9. Keripik Kentang

makanan pemicu kanker - keripik kentang.jpeg

Foto: entrepreneur.com

Makan keripik kentang sebagai camilan memang sangat enak ya, Moms? Sayangnya, camilan gurih dan garing ini bisa menyebabkan berbagai penyakit.

Keripik mengandung lemak trans dan sodium tinggi yang dapat menyebabkan tekanan darah tinggi.

Ada juga zat acrylamide di dalam keripik yang sudah umum diketahui sebagai karsinogen. Acrylamide juga ditemui di rokok.

Oleh sebab itu, mulai sekarang jangan terlalu banyak makan keripik ya, Moms!

Itu dia Moms, daftar makanan pemicu kanker yang sebaiknya mulai dikurangi. Lebih baik konsumsi makanan alami, bukan makanan kaleng, olahan, atau buatan, terutama bagi kesehatan keluarga.

Perbanyak juga konsumsi makanan yang bersumber dari tanaman seperti buah, sayur, kacang, dan biji-bijian.

Memang membutuhkan waktu untuk membentuk kebiasaan sehat, tetapi akan sangat sepadan ketika kita memiliki kesehatan tubuh yang baik, lho!

Artikel Terkait