TRIMESTER 2
17 Maret 2020

Makanan Penurun Darah Tinggi Saat Hamil

Perhatikan jenis makanan yang dikonsumsi saat Moms mengalami tekanan darah tinggi saat hamil
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Debora
Disunting oleh Intan Aprilia

Jangan pernah sepelekan kondisi tekanan darah saat hamil. Tekanan darah yang terlalu rendah atau terlalu tinggi bisa mengakibatkan berbagai gangguan kesehatan hingga mengancam janin di dalam kandungan.

Moms dikatakan memiliki tekanan darah tinggi yaitu 160/110 mmHg atau lebih tinggi.

Sebaiknya segera ketahui cara menurunkan tekanan darah tinggi saat hamil agar tidak mengakibatkan berbagai komplikasi yang berbahaya.

Caranya bisa melalui jenis makanan yang dapat menurunkan darah tinggi, dan juga mengubah kebiasaan-kebiasaan saat tengah mengandung.

Baca Juga: Ibu Hamil dengan Darah Tinggi, Mungkinkah Melahirkan Normal?

Makanan Penurun Darah Tinggi Saat Hamil

makanan penurun darah tinggi (1).jpg

Foto: pexels.com/Jill Wellington

Hasil penelitian dari Royal College of Obstetricians and Gynaecologists (RCOG) mengungkapkan, pola makan kaya sayuran dan ikan dapat mengurangi risiko hipertensi kehamilan sebesar 14% dan mengurangi risiko preeklampsia sebesar 21%.

Menurut Dr. Pat O’Brien, konsultan obstetri mengungkapkan cara untuk menurunkan risiko hipertensi saat hamil harus dimulai sebelum terjadinya kehamilan itu sendiri.

“Sebaiknya jaga berat badan Moms agar tetap ideal dan miliki pola makan yang sehat sebelum terjadinya pembuahan. Hal ini menjadi cara terbaik untuk menurunkan risiko alami tekanan darah tinggi saat hamil,” ujar dokter yang juga juru bicara di RCOG ini.

Ini beberapa jenis makanan yang bisa Moms coba sebagai penurun darah tinggi saat hamil, yaitu:

  • Makanan yang kaya asam folat untuk cegah cacat lahir dan mengurangi risiko lahir prematur, terdapat pada sayuran berdaun hijau, buah jeruk, kacang-kacangan, dan sereal.
  • Makanan kaya kalsium, seperti susu, yoghurt, keju, salmon, dan bayam.
  • Makanan kaya vitamin D, bisa Moms temukan pada salmon dan jenis ikan berlemak lainnya. Pastikan konsumsi ikan yang matang, ya.
  • Makanan kaya zat besi, bisa terdapat pada daging merah tanpa lemak, kacang-kacangan, bayam, dan ikan.

Baca Juga: Penyebab dan Cara Mengatasi Darah Tinggi Saat Hamil

Penyebab Darah Tinggi pada Ibu Hamil

makanan penurun darah tinggi (2).jpg

Foto: pexels.com/Dominika Roseclay

Menurut American Pregnancy Association, ada beberapa faktor yang tingkatkan risiko Moms alami tekanan darah tinggi saat hamil.

  • Hamil pertama kali
  • Mengandung anak kembar
  • Memiliki riwayat keluarga dengan darah tinggi
  • Mengandung pada usia 20 tahun atau lebih dari 40 tahun
  • Memiliki tekanan darah tinggi sebelum hamil
  • Pernah memiliki penyakit ginjal

Waspada terhadap kondisi hipertensi kronis yang bisa terjadi bahkan setelah melahirkan.

Selain itu, tekanan darah tinggi saat hamil bisa menyebabkan preeklamsia yang berbahaya dan menyebabkan komplikasi pada ibu hamil.

Untuk itu, selalu rutin untuk cek kesehatan dengan dokter kandungan selain berusaha untuk mengubah gaya hidup sebagai cara untuk menurunkan tekanan darah saat hamil.

Baca Juga: Apa Dampak Darah Tinggi Pada Ibu Hamil dan Janin?

Di samping mengonsumsi makanan penurun darah tinggi, jangan lupa untuk mencukupkan cairan di dalam tubuh dengan minum air yang cukup.

Selama hamil juga sebaiknya tetap aktif bergerak agar metabolisme tubuh terjaga dengan baik.

Artikel Terkait