GAYA HIDUP
3 November 2019

Makanan Sehat Ini Dapat Mengurangi Kualitas Sperma

Adanya pestisida membuat sayur dan buah menjadi asupan yang berbahaya bagi sperma
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Sayur dan buah merupakan makanan sehat yang tidak boleh terlewat oleh siapa pun. Beberapa jenis sayur dan buah pun telah terbukti memberi manfaat sebagai makanan penyubur sperma.

Namun, ada hal yang perlu diwaspadai saat akan mengonsumsi sayur dan buah sebagai makanan penyubur sperma. Karena pestisida dalam sayur dan buah ternyata dapat mengurangi kualitas sperma dan menurunkan peluang kehamilan.

Penelitian Pestisida Terhadap Sperma

1 Penelitian Pestisida Terhadap Sperma.jpg

Foto: josefsvienna.com

Dikutip dari womenshealthmag.com, sebuah penelitian dalam jurnal Human Reproduction menyebutkan bahwa pria yang mengonsumsi makanan dengan level pestisida tinggi memiliki jumlah sperma lebih sedikit.

Penelitian ini berdasarkan studi terhadap 338 sample cairan semen dari 155 pria, dengan rentang usia 18-55 tahun. Para partisipan diteliti berdasarkan apa yang mereka makan dan membaginya dalam tiga tingkat pestisida, yaitu tinggi, sedang dan rendah.

Hasilnya, pria yang mengonsumsi sayur dan buah dengan tingkat pestisida terendah memiliki jumlah sperma sekitar 171 juta sperma per ejakulasi. Sedangkan pria yang mengonsumsi tingkat pestisida tinggi hanya menghasilkan 86 juta sperma per ejakulasi.

Tidak hanya dari jumlah, penelitian juga membandingkan morfologi sperma (bentuk dan ukuran sperma), dimana pria yang mengonsumsi level pestisida tinggi, rata-rata memiliki 5,1% morfologi normal. Sedangkan pria yang terpapar sedikit pestisida, rata-rata memiliki 7,5% morfologi normal.

Baca Juga: Ini Pengaruh Kurang Tidur pada Kualitas Sperma

Efek Buruk Pestisida

2 Efek Buruk Pestisida.jpg

Foto: usatoday.com

Alasan pestisida sangat berbahaya adalah karena mengganggu endokrin dengan cara menginduksi gen yang menyebabkan tumor. Itulah mengapa pestisida juga dihubungkan dengan kanker payudara.

“Mereka (pestisida) juga dapat mengaktifkan gen yang menghambat produksi sel sperma dan memengaruhi produksi sel sperma itu sendiri,” ungkap pengarang buku The Gene Therapy Plan: Taking Control of Your Genetic Destiny with Diet and Lifestyle, Mitchell Gaynor, M.D., seperti dikutip dari womenshealthmag.com.

Efek sebagai pengganggu endokrin ini juga dapat menjadi efek yang abadi dan diturunkan dari Moms ke bayi laki-laki. Saat bayi beranjak dewasa pun, efek terus masih akan terus diturunkan dari generasi ke generasi.

Baca Juga: Perbanyak Makan Kacang untuk Meningkatan Kualitas Sperma

Makanan Penyubur Sperma

3 Makanan Penyubur Sperma.jpg

Foto: jennycraig.com.au

Tentunya menjadi tidak mungkin jika harus menghilangkan sayur dan buah dalam menu makanan harian, guna menghindari pestisida. Karena sayur dan buah pun sebenarnya merupakan makanan penyubur sperma.

“Salah satu faktor yang dapat memengaruhi kualitas sperma adalah sesuatu yang disebut dengan stres oksidatif,” ungkap ahli urologi, Dr. Ali Dabaja, seperti dikutip dari menshealth.com.

Stres oksidatif terjadi ketika ada terlalu banyak atom tidak stabil yang disebut radikal bebas dalam tubuh. Namun, dengan mengonsumsi antioksidan, dapat membantu menetralkan zat berbahaya ini.

Baca Juga: Selain Makan Sehat, 5 Hal Ini Memaksimalkan Kualitas Sperma

Beberapa sayur dan buah yang kaya akan antioksidan, salah satunya adalah blueberry yang mengandung 9,019 antioksidan per satu cangkir blueberry. Buah-buahan lain yang juga kaya antioksidan adalah plum, blackberry, dan anggur.

Untuk menjadikan sayur dan buah sebagai makanan penyubur sperma yang seutuhnya adalah dengan memilih sayur dan buah organik. Meski memilih sayur dan buah organik pun, pastikan mencuci bersih sayur dan buah yang akan dikonsumsi dengan sabun dan air, untuk membunuh pestisida.

Artikel Terkait