KELUARGA
4 Desember 2019

10 Makanan Sumber Alergi yang perlu Diwaspadai

Gandum dan buah ternyata termasuk makanan sumber alergi lho
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Teorinya, setiap makanan mengandung protein yang bisa menyebabkan alergi. Kandungan dalam makanan yang kerap menimbulkan alergi disebut allergen.

Makanan Sumber Alergi

Namun, dari semua makanan, berikut beberapa makanan sumber alergi yang perlu Moms waspadai. Apa saja ya Moms? Berikut daftarnya!

1. Kacang Tanah

Kacang tanah.jpg

Makanan sumber alergi yang pertama adalah kacang tanah. Bisa dibilang, makanan satu ini adalah penyebab utama dari sejumlah reaksi alergi berat terhadap makanan. Termasuk makanan yang berkaitan dengan anaphylaxis, yakni suatu alergi berat yang terjadi secara tiba-tiba dan bisa menimbulkan kematian.

Kacang tanah ini mengandung allergen yang tidak bisa dihancurkan, sekalipun sudah dimasak maupun dipanggang.

"Biasanya orang yang alergi kacang tanah, juga memiliki alergi pada kedelai, kacang hijau, kacang polong dan kacang merah. Jika kita memiliki alergi kacang tanah, segera berkonsultasi dengan dokter," kata dr Justin Choi dari Santa Clara Medical Center, seperti dikutip dari medicalnewstoday.com.

Baca Juga: 5 Mitos dan Fakta Seputar Alergi Makanan Pada Anak

2. Kacang Pohon

Kacang pohom.jpg

Makanan sumber alergi yang selanjutnya adalah kacang pohon. Alergi kacang pohon biasanya berlangsung lama. Beberapa kacang pohon yang biasanya menimbulkan reaksi alergi antara lain, walnut, hazelnut, almond, kacang Brazil, kacang macadamia, kacang mete, dan kacang pinus.

Pada beberapa kasus langka, semua kacang pohon tersebut bisa menyebabkan anaphylaksis.

3. Ikan

Fish.jpg

Makanan sumber alergi yang selanjutnya adalah ikan. Alergi ikan biasanya sering menyebabkan reaksi yang berat, termasuk anaphylaxis.

Biasanya alergi ini terjadi pada orang dewasa. Kemungkinan karena orang dewasa lebih sering mengonsumsi ikan dibanding anak-anak. Orang yang alergi pada salah satu jenis ikan seperti ikan cod, maka seringnya juga alergi pada jenis-jenis ikan lainnya seperti ikan mackerel, haddock sampai whitting.

Karena allergen dalam ikan-ikan ini kurang lebih sama. Memasak ikan-ikan ini juga tidak akan menghancurkan allergen. Faktanya ada beberapa orang yang memiliki alergi pada ikan yang dimasak, namun tidak pada ikan mentah.

4. Shellfish

Shellfish.jpg

Makanan sumber alergi yang selanjutnya adalah shellfish. Alergi pada shellfish cukup umum. Banyak jenis dari shellfish ini yang bisa menyebabkan reaksi alergi. Di antaranya, udang, lobster, kepiting, crawfish, tiram, scallop, kerang hijau, dan kerang.

Sama seperti ikan, orang yang alergi pada salah satu jenis shellfsih, biasanya juga alergi pada jenis yang lain.

Menurut Food Allergy Research & Education (FARE), sebanyak 6,5 juta orang dewasa di Amerika pernah mengalami alergi shellfish dan atau ikan.

5. Telur

Telur.jpg

Makanan sumber alergi yang selanjutnya adalah telur. Seperti kebanyakan alergi makanan, alergi telur lebih sering terjadi saat kita kecil. Dalam beberapa kasus, alergi telur bisa menyebabkan anaphylaxis. Bisa juga berakibat Ada penyakit kulit atopic dermatitis.

Ada tiga jenis protein dalam telur yang menyebabkan reaksi alergi, yakni ovomucoid, ovalbumin, conalbumin.

Dengan memasak, allergen ini bisa dihancurkan tapi tidak semuanya. Jadi, masih ada orang yang mungkin mengalami alergi pada telur masak dan telur mentah.

Biasanya orang yang memiliki alergi telur, juga bereaksi pada daging ayam dan daging kalkun atau bahkan bulu burung.

Baca Juga: Ketahui 3 Perbedaan Alergi Makanan dan Intoleransi Makanan Pada Balita

6. Susu Sapi

Susu sapi.jpg

Makanan sumber alergi yang selanjutnya adalah susu sapi. Alergi pada susu sapi adalah jenis alergi makanan yang paling umum terjadi di masa kecil.

Reaksi alergi tersebut bahkan bisa dipicu oleh sejumlah kecil dari susu, bisa melalui ASI di mana sang ibu sempat mengonsumsi susu sapi atau produk susu sapi. Karena susu sapi mengandung sejumlah protein, yakni lactoglobulin, lactalbumin, casein, dan whey.

Anak-anak yang memiliki alergi susu sapi biasanya akan hilang saat dewasa. Tapi seperlima di antaranya ternyata masih menderita alergi susu sapi hingga dewasa.

7. Kedelai

Kedelai.jpg

Makanan sumber alergi yang selanjutnya adalah kedelai. Alergi kedelai juga salah satu alergi yang umum terjadi saat masih anak-anak.

Kebanyakan orang yang pernah menderita alergi ini di masa kecilnya, akan hilang ketika dewasa. Tapi ada juga yang alerginya menetap sampai dewasa.

Beberapa orang yang alergi terhadap kedelai, biasanya juga bereaksi pada susu sapi.

8. Gandum

Gandum.jpg

Makanan sumber alergi yang selanjutnya adalah gandum. Alergi gandum banyak terjadi pada bayi. Salah satu allergen utama dalam gandum adalah protein yang disebut gliadin.

Protein ini bisa ditemukan dalam gluten. Karena ini, orang dengan alergi gandum direkomendasikan untuk mengonsumsi makanan yang tidak mengandung gluten.

9. Buah-buahan dan Sayuran

Buah dan sayuran.jpg

Makanan sumber alergi yang selanjutnya adalah buah dan sayur. Ternyata banyak orang yang menderita pollen food syndrome. Ini merupakan reaksi alergi terhadap buah-buahan dan sayuran segar yang bisa terjadi pada orang yang alergi pada serbuk sari atau pollen.

Reaksi alergi yang ditimbulkan bisa rasa gatal sampai panas seperti terbakar di area bibir, mulut dan tenggorokan. Gejala-gejalanya biasanya timbul dalam waktu beberapa menit dan kemudian hilang setelah beberapa saat.

Baca Juga: Ini 8 Makanan yang Biasa Menyebabkan Alergi Pada Bayi

10. Wijen

Wijen.jpg

Makanan sumber alergi yang selanjutnya adalah wijen. Reaksi alergi pada biji wijen bisa berakibat pada biduran sampai anaphylaxis.

Wijen terdaftar dalam komposisi bahan dengan berbagai sebutan. Jadi sangat penting untuk membaca dengan seksama apakah ada kandungan wijen dalam sebuah produk makanan.

Alergi-alergi makanan ini bisa saja membaik seiring berjalannya waktu. Karena itu, jika Moms memiliki indikasi alergi terhadap suatu makanan tertentu, segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan saran.

(SERA)

Artikel Terkait