2-3 TAHUN
9 Maret 2020

6 Makanan Sumber Zat Besi untuk Anak, Bisa Cegah Anemia!

Penuhi kebutuhan zat besi harian Si Kecil ya, Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Intan Aprilia

Di masa pertumbuhan, Si Kecil mungkin akan sulit mengonsumsi makanan bernutrisi, apalagi bila ia sedang mengalami masa Gerakan Tutup Mulut (GTM). Hal ini menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi orang tua.

Salah satu nutrisi yang tidak kalah penting dibutuhkan untuk menunjang tumbuh kembang anak adalah zat besi. Karena itu, Moms perlu memastikan Si Kecil mengonsumsi makanan sumber zat besi yang cukup setiap hari.

"Kekurangan zat besi masih menjadi masalah bagi beberapa anak. Umumnya, anak harus makan setidaknya dua atau lebih makanan dengan kandungan zat besi setiap hari," jelas Vincent Iannelli, MD, dokter anak bersertifikat dan mengutip Very Well Health.

Baca Juga: Bayi Cukup Zat Besi atau Belum ya? Yuk Pastikan dengan Cara Ini!

Makanan Sumber Zat Besi untuk Anak

Anak yang kekurangan asupan sumber zat besi dapat mengalami anemia. Karena itu, yuk mulai ajak Si Kecil mengonsumsi makanan sumber zat besi berikut ini, Moms!

1. Daging Tanpa Lemak

sumber zat besi-daging tanpa lemak

Foto: Orami Stock Photos

Daging dan unggas adalah sumber zat besi yang baik karena mengandung banyak zat besi heme. Daging sapi dan hati khususnya, memiliki banyak zat besi.

Moms bisa membuat sup, atau spaghetti dengan saus daging tanpa lemak yang dimasak dengan baik. Pastikan untuk menghilangkan bagian berlemak dari daging karena hanya ada sedikit zat besi di bagian berlemak.

2. Bayam

sumber zat besi-baya

Foto: Orami Stock Photos

Sayuran berdaun hijau gelap seperti kangkung, brokoli, dan bayam adalah beberapa pilihan sayuran terbaik untuk makanan sumber zat besi. Moms bisa menyajikan bayam rebus untuk Si Kecil.

Jika anak tidak terlalu suka, Moms dapat mencampur bayam dan sayuran hijau lainnya ke dalam makanan, seperti telur orak-arik misalnya. Telur juga dapat menjadi sumber zat besi yang baik.

Baca Juga: Merasa Lemas Karena Kurang Zat Besi, Ini 4 Makanan untuk Penderita Anemia

3. Ikan

sumber zat besi-ikan

Foto: Orami Stock Photos

Selain daging, ikan dapat menjadi sumber makanan zat besi lain. Dalam International Journal of General Medicine, disebutkan bahwa ikan termasuk golongan zat besi heme.

Selain zat besi, konsumsi ikan pada anak juga merupakan sumber protein yang baik. Ikan lain seperti salmon, punya kandungan asam lemak omega-3 yang bisa menyehatkan otak.

4. Selai Kacang

sumber zat besi-selai kacang

Foto: Pixabay.com

Selai kacang dapat menjadi makanan tambahan dengan kandungan zat besi yang enak, dan cocok sebagai camilan Si Kecil. Ketimbang makan makanan manis, buat roti gandum yang diolesi selai kacang untuk kudapan bergizi.

Menurut situs U.S Department of Agriculture, jumlah zat besi dalam selai kacang bervariasi tergantung dari mereknya, tetapi biasanya mengandung sekitar 0,56 mg zat besi per sendok makan.

Selain menggunakan roti gandum, Moms juga dapat membuat camilan sehat lainnya yaitu dengan pisang yang diolesi selai kacanga favorit Si Kecil.

Baca Juga: Sebelum Terjadi, Ini 7 Cara Mencegah Anemia

5. Cokelat Hitam

sumber zat besi-cokelat hitam

Foto: Orami Stock Photos

Cokelat hitam tidak hanya menjadi makanan kaya antioksidan, tetapi dapat membantu meningkatkan asupan sumber zat besi anak. National Institute of Health mencatat bahwa konsumsi cokelat hitam memberikan 7 mg zat besi per 85 gram.

Selain cokelat hitam, studi dalam British Journal of Nutrition, menyebutkan bahwa serbuk kakao mungkin merupakan sumber zat besi yang signifikan untuk manusia.

Tetapi, jika Si Kecil tidak begitu suka makan cokelat hitam karena rasanya lebih pahit, Moms bisa melelehkannya dan mencampur cokelat hitam dengan selai kacang, lalu oleskan ke roti untuk suguhan yang kaya akan zat besi.

6. Buah-buahan

sumber zat besi-semangka

Foto: Orami Stock Photos

Buah-buahan tertentu merupakan sumber zat besi yang baik dan cocok untuk Si Kecil. Berikut ini beberapa buah-buahan dan angka jumlah zat besi dalam porsi 1 cangkir:

  • Kismis: 4 mg
  • Aprikot kering: 3,46 mg
  • Ceri merah: 0,71 mg
  • Semangka dipotong dadu: 0,36 mg
  • Buah prem: 0,36 mg

Jika ada buah-buahan yang kurang disukai Si Kecil, Moms dapat menjadikan buah-buah ini dalam bentuk smoothie buah, dicampur sedikit yogurt atau madu sehingga rasanya lebih lezat.

Takaran Sumber Zat Besi Harian untuk Anak

sumber zat besi-takaran yang tepat

Foto: Orami Stock Photos

Zat besi yang dikonsumsi manusia terdiri dari dua jenis, yaitu zat besi heme dan non-heme.

Zat besi heme hanya ada di produk hewani, seperti daging dan makanan laut. Sementara zat besi non-heme berasal dari sumber non-hewani.

Jika Si Kecil tidak mengonsumsi cukup zat besi, ia akan mengalami defisiensi zat besi, yaitu anemia. Mengutip BetterHealth, gejala anemia defisiensi besi pada anak-anak dapat meliputi:

  • Masalah perilaku
  • Infeksi berulang
  • Kehilangan selera makan
  • Lesu
  • Sesak napas
  • Peningkatan berkeringat
  • Kegagalan untuk tumbuh pada tingkat yang diharapkan.

National Institutes of Health mengungkapkan bahwa porsi asupan zat besi harian yang harus didapatkan oleh anak-anak yaitu:

  • Bayi 7-12 bulan, 11 mg
  • Balita berusia 1-3 tahun, 7 mg
  • Anak-anak berusia 4-8 tahun, 10 mg

Baca Juga: 6 Dampak Kekurangan Zat Besi pada Balita

Itu dia Moms, makanan sumber zat besi yang bisa dipilih sebagai menu makanan utama Si Kecil untuk tumbuh kembang yang lebih optimal.

Bila Moms masih memerlukan informasi tambahan seputar anemia pada anak, Moms bisa bergabung mengikuti Kuliah WhatsApp (KulWAP) dengan expert di WhatsApp Group Orami Moms Community.

Selain mengikuti KulWAP, di WhatsApp Group Orami Moms Community, Moms bisa berkonsultasi dengan para ahli, seperti psikolog, dokter kandungan, dokter anak, konselor laktasi, konselor pernikahan, dan lain sebagainya.

orami wag

Moms juga bisa saling bertukar cerita dengan ibu-ibu lainnya, lho! Jadi Moms akan mendapatkan banyak teman, sekaligus informasi baru.

Moms bisa langsung add WhatsApp di nomor 0811-8852-250 atau klik link ini untuk informasi lebih lanjut.

Yuk gabung WhatsApp Group Orami Moms Community untuk mendapatkan berbagai keuntungan!

Artikel Terkait