PASCA MELAHIRKAN
21 Februari 2020

6 Makanan untuk ASI Booster Ibu Menyusui

Tidak ada ramuan ajaib yang akan meningkatkan suplai ASI Anda, tetapi beberapa makanan ini mungkin membantu
Artikel ditulis oleh Waritsa Asri
Disunting oleh Orami

Siapa yang masih ingat ketika artis Chelsea Olivia memperlihatkan satu kulkas yang dipenuhi dengan plastik-plastik bening berisikan ASI?

Bagaimana bisa Chelsea mendapatkan ASI begitu banyak? Bagaimana cara ia memperoleh produksi ASI yang mencengangkan tersebut?

Sehingga, tak heran apabila Moms yang tengah menyusui Si Kecil memiliki banyak pertanyaan pula mengenai apa yang harus dimakan untuk menghasilkan jumlah ASI yang diperlukan sekaligus bergizi untuk bayi.

Baca Juga: Menular Pada Anak di Bawah 10 Tahun, Ini 4 Gejala Flu Singapura

Moms pun akan tergoda untuk menyerbu toko makanan kesehatan terdekat.

Menurut konsultan laktasi bersertifikat dewan internasional, Alicia C. Simpson, suplemen herbal dan teh laktasi harus diperlakukan seperti obat yang mana bisa disebut alami tapi bukan berarti tidak memiliki efek samping.

Untuk itu, diperlukan daftar makanan laktogenik dan herbal yang pas (alias galatogogues) yang dapat meningkatnya kuantitas serta kualitas ASI atau ASI booster.

Makanan ASI Booster

Berikut beberapa makanan ASI booster yang direkomendasikan untuk ibu menyusui:

1. Barley

Barley.jpg

Makanan ASI booster yang pertama adalah barley. Barley merupakan sumber makanan terkaya beta-glukan, polisakarida yang terbukti meningkatkan kadar prolactin atau dikenal sebagai hormon menyusui pada manusia.

Tambahkan barley ke sup, semur, salad, bahkan risotto. Gunakan juga untuk membuat susu, atau resep roti buatan rumah Moms.

2. Oat

Oat

Oat merupakan makanan ASI booster yang paling terkenal. Oat memiliki konsentrasi beta-glukan yang lebih tinggi daripada makanan lainnya.

Cukup campurkan oat ke dalam makanan misal dimasak dan dijadikan isian dengan buah-buahan, dalam muffin, atau kue.

3. Fenugreek

Fenugreek.jpg

Fenugreek sangat umum digunakan sebagai makanan ASI booster.

Seorang konsultan laktasi, ahli diet, serta direktur layanan nutrisi dan laktasi di Rumah Sakit anak di Memphis, Tennessee, Ginger Carney, mengungkapkan fenugreek merangsang proudksi keringat, dan area payudara adalah kelenjar keringat yang dimodifikasi sehingga mengeluarkan ASI.

“Sebagian besar wanita yang mengonsumsi fenugreek melaporkan peningkatan produksi susu dalam 24 hingga 72 jam setelah memakannya. Anda bisa meminumnya dalam bentuk teh atau lainnya,” tuturnya.

Baca Juga: Daftar Perlengkapan Bayi yang Harus Dibawa Saat Si Kecil Dirawat di RS

4. Bayam

Bayam

Makanan yang kaya akan zat besi seperti bayam bisa efektif untuk mengisi kembali kadar zat besi terutama jika Moms mengalami perdarahan pascapersalinan atau kehilangan banyak darah selama kelahiran.

Sebuah studi menunjukkan bahwa kadar zat besi yang rendah berhubungan dengan suplai susu yang rendah, jadi jika Moms merasa kesulitan maka tak ada salahnya memeriksa zat besi.

Makanan zat besi lainnya yang dapat dikonsumsi yaitu daging merah terutama hati, kacang-kacangan, buncis, dan sayuran hijau lainnya.

5. Bawang Putih

Bawang Putih

Moms, bawang putih diangggap sebagai salah satu makanan ASI booster terbaik. Bahkan, bawang putih juga dapat membantu bayi yang menderita kolik.

Meski bawang putih punya bau yang kuat dan memengaruhi rasa ASI, beberapa bayi menyukai rasa tersebut.

Dilansir dari penelitian Pediatric Research, ASI yang memiliki rasa bawang putih bisa membantu Si Kecil menyusui lebih lama.

Namun, sebagian anak lainnya mungkin tidak menyukai rasa bawang putih. Kalau ia menunjukkan tanda-tanda sensitivitas setelah Moms makan bawang putih, hentikan dulu konsumsinya.

Bagi Moms yang tidak menyukai rasa setelah mengonsumsi bawang putih, Moms bisa membeli pil bawang putih yang katanya tidak memiliki bau dan pada saat yang sama mereka pun memberikan semua manfaat bawang putih.

6. Pepaya

Pepaya

Konsultan Laktasi di San Jose, California, Sedjenane Chang, IBCLC, mengungkapkan buah berwarna cerah ini telah digunakan baik dalam keadaan mentah ataupun dimasak dalam sup sebagai galactogue dalam budaya Asia selama berabad-abad.

”Meskipun baru dipelajari, kami tidak tahu persis mengapa atau bagaimana papaya bisa meningkatkan pasokan ASI,” ujarnya.

Baca Juga: Mengobati Anak yang Terkena Flu Singapura di Rumah, Ketahui 5 Hal Ini

Cara mengolahnya, Moms bisa mengonsumsi pepaya mentah dengan yogurt, sereal atau buah lainnya.

Bila suka boleh juga mencoba dibuat dalam bentuk sup Thailand, salad, dan hidangan mie.

Demikianlah makanan ASI booster yang dapat meningkatkan produksi ASI. Teruskan dan tambahkan ke dalam konsumsi harian, untuk mendapat hasil maksimal, Moms.

(WAR/ERW)

Artikel Terkait