TRIMESTER 2
8 Juli 2020

Waspada, 4 Makeup Ini Berbahaya untuk Ibu Hamil

Pastikan Moms menghindarinya ya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Intan Aprilia

Apakah Moms merasa tidak percaya diri atau ada yang kurang jika tidak menggunakan makeup?

Jika sudah terbiasa mengaplikasikan produk makeup atau memakai riasan saat akan pergi ke suatu tempat, Moms pasti merasa ada yang kurang dan janggal jika wajah dibiarkan begitu saja tanpa riasan.

Tetapi ketika seorang wanita hamil, pasti ada perasaan ragu mengenai penggunaan makeup. Jika Moms sedang hamil, pasti akan berpikir dua kali sebelum menggunakan makeup.

Mengekspos bayi yang sedang tumbuh dengan bahan kimia yang berpotensi beracun membawa risiko bagi anak saat mereka tumbuh dewasa.

American College of Obstetricians dan Gynecologists mengingatkan bahwa paparan prenatal terhadap unsur lingkungan beracun terkait dengan kanker dan masalah reproduksi di kemudian hari. Paparan ini juga dapat menyebabkan berat badan lahir rendah dan kelahiran prematur.

Baca Juga: 4 Makeup yang Aman Digunakan Saat Hamil

Makeup Tidak Aman untuk Ibu Hamil

Dilansir dari Arizona OBGYN Affiliates, kita cenderung mengaplikasikan banyak produk skincare atau makeup pada kulit kita, yang mana produk-produk ini akan terserap ke dalam kulit. Seperti pelembap wajah, lotion tubuh, sampo dan kondisioner, serta deodoran dan parfum.

Namun saat hamil, kita perlu memperhatikan makeup atau skincare yang aman atau tidak aman digunakan saat hamil. Di bawah ini ada beberapa produk makeup yang tidak aman untuk ibu hamil. Disimak ya!

1. Foundation dan Lipstik

make up yang tidak aman saat hamil

Foto: thelipstickmakeup.institute

Produk makeup yang tidak aman saat hamil selanjutnya adalah foundation dan lipstick.

“Selama kehamilan, kulit sering berubah lebih cepat, sehingga dapat menumpuk kulit mati dan membuat kita membutuhkan lebih banyak foundation," kata Shilpi Agarwal, dokter keluarga bersertifikat di Washington. DC, sekaligus penulis.

Sedangkan zat pengawet paraben (juga dikenal sebagai propylparaben, butylparaben, isopropylparaben, dan methylparabens) biasanya sering digunakan dalam foundation dan lipstik untuk menjaga produk make up ini agar tidak mengandung bakteri.

Paraben sendiri telah dikaitkan dengan gangguan perkembangan, reproduksi, neurologis dan sistem kekebalan tubuh pada bayi karena dapat ditularkan ke janin.

2. Eyeshadow dan Maskara

make up yang tidak aman saat hamil

Foto: shutterstock.com

Memang fungsinya menambah keindahan mata kita, tapi eyeshadow dan maskara juga masuk dalam daftar makeup yang tidak aman saat hamil.

Riasan mata ini mungkin tidak memberikan paparan bahan kimia yang banyak pada tubuh, tetapi masih ada bahan yang harus diperhatikan.

Terlebih lagi, beberapa wanita hamil mengalami iritasi mata dan gatal-gatal, sehingga hal ini tentu akan mengganggu.

Ditambah lagi produk ini biasa mengandung bubuk aluminium yang akan membuat mata berkilau, yang bisa mengakibatkan masalah pernapasan.

Baca Juga: Ini Bahaya Retinoid dan Retinol untuk Ibu Hamil, Hati-hati!

3. Krim Anti-aging

make up yang tidak aman saat hamil

Foto: theconversation.com

Meski tidak termasuk dalam produk makeup, Moms tetap harus berwaspada terhadap krim anti-aging. Mengapa? Karena retinoid sering ditemukan dalam krim anti-aging.

Unsur ini merupakan jenis vitamin A yang mempercepat pembelahan sel dan mencegah kerusakan kolagen, yang keduanya efektif dalam mengurangi kerutan dan meningkatkan warna kulit.

Retinoid oral yang diminum selama kehamilan dapat berbahaya bagi janin di dalam kandungan yang belum lahir dan dapat menyebabkan cacat lahir.

Meskipun retinoid topikal dalam pelembap belum terbukti menyebabkan masalah, dokter merekomendasikan penggunaan yang ekstra hati-hati dengan produk ini selama kehamilan.

4. Produk Penghilang Rambut

make up yang tidak aman saat hamil

Foto: beautishe.com

Satu lagi produk bukan makeup, namu tidak aman digunakan oleh ibu hamil, yaitu produk penghilang rambut.

Moms mungkin suka merasa risih jika melihat rambut-rambut yang tidak diinginkan tumbuh, misalnya rambut ketiak. Alhasil digunakanlah krim penghilang rambut.

Depilatori krim atau gel (produk penghilang rambut) umumnya dianggap aman digunakan saat hamil.

Namun, pada beberapa wanita yang hamil, penggunaan produk ini bisa membuat kulit jadi lebih sensitif selama kehamilan dan mungkin ada sedikit peningkatan risiko alergi. Untuk itu sebaiknya dihindari penggunaanya.

Baca Juga: Bahaya Kandungan SLS pada Produk Perawatan Kulit

Itu dia beberapa produk makeup yang tidak aman digunakan saat hamil. Berhati-hati jika ingin menggunakan produk tersebut ya Moms.

Artikel Terkait