BAYI
17 Juni 2020

Mengenal Makna Bahasa Bayi, dari Pelukan sampai Sentuhan

Hanya dari sekadar kontak mata, bayi sedang berkomunikasi dengan Moms, apa ya artinya?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Begita
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Tertawa girang, mengedipkan mata, hingga menangis menjadi cara bayi mengekspresikan apa yang ia rasakan. Kalau lagi tertawa sih Moms pasti seneng dong.

Tapi kalau menangis? Pasti sering bingung untuk menerjemahkan bahasa Si Kecil. Orami kasih tahu nih Moms, apa saja sih makna bahasa bayi?

Makna Bahasa Bayi

Bayi sangat senang berkomunikasi dengan lingkungannya melalui bahasa bayi. Mereka juga berharap direspons. Bahasa bayi ini biasanya disampaikan melalui tangisan, kontak mata, atau suara dan gesture sederhana.

Dari pada terus bingung, yuk pelajari makna bahasa bayi di bawah ini!

Baca Juga: Perkembangan Bahasa dan Bicara Bayi 0-12 bulan, Catat!

1. Tangisan Adalah Komunikasi Pertama Bayi

Mengenal Makna Bahasa Bayi, dari Pelukan sampai Sentuhan

Foto: Orami Photo Stock

Mengutip artikel di Raising Children, menangis adalah cara pertama bayi berkomunikasi. Makna bahasa bayi menangis ini biasanya dilakukan saat si kecil ingin memberi tahu moms kalau dia ingin atau membutuhkan sesuatu.

Entah dia ingin dipeluk lebih erat atau sebaliknya, merasa lapar atau belum, kelelahan, terlalu dingin atau sebaliknya. Walaupun ya kadang bayi juga sering menangis tanpa sebab kok moms.

Karena bahasa pertama, menangis adalah satu-satunya cara yang diketahui bayi untuk berkomunikasi dengan Moms. Jadi, coba pahami makna bahasa bayi menangis ya Moms. Bukan ganggu kok, ia cuma ingin memberi tahu sesuatu.

2. Kontak Mata

Mengenal Makna Bahasa Bayi, dari Pelukan sampai Sentuhan

Foto: Orami Photo Stock

Sejak lahir, bayi sudah menyerap banyak informasi dan cara komunikasi melalui Moms. Dengan melakukan kontak mata, bisa jadi bayi sedang mempelajari bagaimana bahasa dan cara anda berkomunikasi dengannya.

Pada usia 7-8 minggu ketika mulai sadar kalau dia memiliki suara maka apa yang dia contoh melalui cara penyampaian tadi sedikit demi sedikit mulai dipraktikan dengan membuat suara sederhana.

Saat bayi semakin tumbuh ia akan mulai membuat lebih banyak suara meski masih dalam bahasa bayi. Misalnya, ia akan bereksperimen dengan suara seperti bersin, batuk, tersedak, dan memekik untuk mendapatkan perhatian Moms.

Dia juga akan mulai tersenyum dan melambaikan tangan dan kakinya di sekitar. Dan kemudian dia akan menggunakan gerakan seperti menunjuk dan melambaikan tangan.
Bahkan bayi secara perlahan mulai mendapatkan ide percakapan dan ingin memberi tahu Moms segala macam hal menarik lho.

Baca Juga: Peran Penting Orang Tua dalam Mengembangkan Bahasa Bayi

3. Sentuhan dan Pelukan

Mengenal Makna Bahasa Bayi, dari Pelukan sampai Sentuhan

Foto: Orami Photo Stock

Mengutip jurnal University of Portsmouth, bayi memahami keinginan Moms untuk memeluknya. Terutama pada bayi berumur dua sampai empat bulan yang akan mengubah postur tubuh mereka saat hendak dipeluk sebagai antisipasi untuk mengimbangi efek destabilisasi saat mereka diambil.

Urban Child Institute juga menekankan pentingnya sentuhan dan pelukan pada bayi yang sering dimaknai dalam bahasa bayi sebagai rasa nyaman dan dilindungi.

Mengutip penelitian itu perasaan ini sangat penting untuk merangsang pertumbuhan anak, kemampuan fisik, bahasa dan keterampilan kognitif, dan kompetensi sosial-emosional.

Sentuhan tidak hanya berdampak pada perkembangan jangka pendek selama masa bayi dan anak usia dini, tetapi juga memiliki efek jangka panjang, yang menunjukkan kekuatan sentuhan positif dan lembut sejak lahir.

Melalui kontak ini, bayi yang baru lahir dapat belajar tentang dunia mereka, ikatan dengan pengasuhnya, dan mengomunikasikan kebutuhan dan keinginan mereka.

Selain manfaat kognitif, kontak kulit-ke-kulit bisa membangun kepercayaan antara anak dan orang tua hingga menurunkan kadar kortisol untuk ibu dan anak, yang meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh.

Adapun teknik terbaik adalah guratan lembut pada punggung dan kakinya untuk memberi rasa tenang.

4. Respons Lain

Mengenal Makna Bahasa Bayi, dari Pelukan sampai Sentuhan

Foto: Orami Photo Stock

Ketika bayi menunjukkan tanda-tanda ingin berkomunikasi, Moms bisa merespons dengan mengikuti apa yang dia lakukan. Berbicara tentang apa yang dia tunjukkan, jika dia menunjuk, memujinya jika dia melambai dan melambai kembali, atau sekadar ekspresi hangat untuk merespons ocehannya.

Lakukan terus dan biarkan minat dan respons bayi mengikuti secara perlahan. Dengan berkomunikasi bolak-balik tentunya akan menciptakan dan berbagi pengalaman bersama yang memperkuat hubungan Moms dengan bayi lho.

Baca Juga: 5 Fakta Menarik Terkait Kemampuan Berbahasa dan Komunikasi Bayi

Nah, itulah makna dari bahasa bayi yang perlu Moms pahami. Awalnya memang membingungkan ya, tapi lama kelamaan, Moms akan terbiasa dan mudah memahami Si Kecil.

Artikel Terkait