BAYI
23 Agustus 2019

Maksimalkan Tabir Surya Bayi Dengan 3 Cara Ini

Tidak hanya mengaplikasikannya sekali, cara pakai tabir surya yang tepat dapat memberikan perlindungan maksimal bagi kulit bayi.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Carla Octama

Untuk Moms yang berencana mengajak bayi berlibur ke pantai akhir pekan nanti, jangan lupa menyiapkan tabir surya untuk menghindari kulit Si Kecil terbakar sinar matahari.

Agar pemberian tabir surya pada kulit bayi menjadi lebih maksimal, perhatikan beberapa hal berikut agar kulit Si Kecil yang masih sensitif tetap aman dan terlindung di bawah terik matahari.

1. SPF dan Kandungan Bahan

1 SPF dan Kandungan Bahan.jpg

Foto: consumerreports.org

Penggunaan tabir surya direkomendasikan untuk bayi mulai usia enam bulan.

“Pilih tabir surya dengan spektrum luas, yaitu SPF minimal 30,” ungkap Lawrence E. Gibson, M.D., seperti dikutip dari mayoclinic.org.

Pastikan tabir surya memiliki rating UVA bintang 5 sebagai perlindungan tertinggi dari bahaya kerusakan kulit bayi.

Saat mengaplikasikan tabir surya, pastikan merata ke seluruh kulit Si Kecil. Guna menghindari iritasi pada kulit dan mata bayi, gunakan tabir surya yang mengandung zinc oxide atau titanium dioxide.

Baca Juga : 5 Tips Agar Liburan Ke Pantai Bersama Balita Tetap Aman dan Menyenangkan

2. Waktu Pemakaian

2 Waktu Pemakaian.jpg

Foto: parenting.firstcry.com

Si Kecil tentu sudah tidak sabar berlari ke pantai untuk berenang, namun segera hentikan langkah Si Kecil dan aplikasikan tabir surya terlebih dahulu.

“Selalu aplikasikan tabir surya 15 menit sebelum pergi keluar. Saat paparan sinar matahari segera aktif, produk (tabir surya) perlu waktu untuk kering terserap ke kulit sebelum mengenakan pakaian atau berenang,” ungkap Clare O’Connor, penasihat ilmiah perawatan kulit terhadap matahari di Boots, seperti dikutip dari netmums.com.

Aplikasikan tabir surya pada bayi sebelum mengenakan pakaiannya, sehingga tidak ada bagian kulit bayi yang terlewat penggunaan tabir surya.

Diamkan dulu sejenak sampai kering, barulah mengenakan pakaian bayi. Cara ini dilakukan agar tabir surya yang masih lengket tidak tersapu dengan pakaian bayi, yang membuat penggunaannya jadi kurang maksimal.

Tidak hanya saat berenang, penggunaan tabir surya juga disarankan untuk bayi yang akan bermain di luar maupun hanya berada di ruangan seharian.

Karena meski cuaca mungkin terlihat mendung dan tidak ada matahari, namun sinar UV masih tetap terpancar dan dapat menembus kaca jendela.

Baca Juga : 9 Perlengkapan Bayi yang Harus Dibawa Saat Liburan ke Pantai

3. Aplikasi Ulang

3 Aplikasi Ulang.jpg

Foto: parents.com

Jika bayi akan menghabiskan waktu seharian bermain di kolam atau pantai, maka Moms perlu mengaplikasikan tabir surya yang tahan air di kulit bayi.

Dikutip dari netmums.com, label tahan air (water resistant) pada produk tabir surya biasanya berarti kandungan SPF dalam produk akan berkurang setengahnya setelah 40 menit di dalam air atau 80 menit di dalam air untuk produk tabir surya dengan label sangat tahan air (very water resistant).

Artinya, jika Moms mengaplikasikan tabir surya tahan air dengan SPF 50, maka saat bayi masuk ke dalam air, SPF nya akan turun menjadi 25.

Maka sangat disarankan untuk mengaplikasikan ulang tabir surya pada kulit bayi setiap dua jam atau lebih sering, jika bayi menghabiskan banyak waktu di dalam air.

(GS/CAR)

Artikel Terkait