TREN
17 Maret 2019

Ini Dia Dampak Buruk Kalau Malas Mencuci Seprai

Seprai yang tidak dicuci bisa jadi sarang bakteri lho Moms!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Andra Nur Oktaviani
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Mencuci seprai mungkin menjadi salah satu aktivitas yang paling malas dilakukan. Bukan hanya ukurannya yang besar, proses menjemurnya pun memakan tempat. Apalagi saat seprai sudah kering dan akan menyetrikanya, energi yang dihabiskan pun menjadi salah satu alasan mengapa Moms malas mencuci seprai.

Padahal, tahukah Moms? Mencuci seprai adalah salah satu kegiatan yang wajib dilakukan secara rutin. Hal ini dikarenakan seprai dapat menjadi sarang berbagai kotoran. Mulai dari keringat, remah makanan, bulu binatang kesayangan, dan kotoran lainnya yang menempel di seprai.

Dengan kotoran yang menumpuk itu, banyak sekali dampak buruk yang ditimbulkan dari tidak mencuci seprai. Apa saja? Yuk kita cari tahu Moms!

Jebol

54ff6238293f3 sleep with makeup s2

Entah berapa kali Moms tertidur dengan kondisi makeup masih menempel. Makeup bukan hanya akan meninggalkan noda pada seprai. Lebih dari itu, makeup yang sudah menempel pada wajah juga mengandung bakteri. Nah, bakteri inilah yang akan membuat seprai menjadi lebih cepat jebol.

Iritasi Kulit dan Eczema

gettyimages 478186101 1

Seprai kotor yang bersentuhan langsung dengan kulit akan menimbulkan iritasi dan eczema. Menggunakan krim atau salep untuk menyembuhkannya malah malah akan berdampak lebih buruk. Salep dan krim bisa saja menempel pada seprai dan membuat Moms jadi lebih berisiko terjangkit bakteri dari seprai.

Baca Juga: 3 Tips Memilih Sprei yang Tepat Agar Tidur Lebih Nyenyak

Infeksi Jamur dan Bakteri

01 how bad is it to not wash your sheets every week 173760458 dny59 1024x683

Keringat yang menempel pada tubuh saat tidur akan ikut menempel pada seprai. Ini menjadi tempat lembap yang cocok sekali untuk jamur berkembang biak. Jika jamur sudah menyebar, ini bisa memicu asma, pneumonia, dan infeksi jamur.

Tungau Debu

cr home inlinehero bed bugs 0918

Tungau debu yang masih keluarga laba-laba bisa berkembang biak di seprai yang kotor. Tungau yang memakan serpihan kulit ini bisa menempel pada kulit dan mengganggu tidur Moms.

Gigitan mereka akan meninggalkan bekasnya di leher, wajah, lengan, dan tubuh bagian atas. Tungau debu juga bisa menimbulkan masalah pernafasan yang sulit disembuhkan.

Semakin lama Moms menunda pencucian, semakin sulit juga tungau dihilangkan. Jadi, segeralah cuci seprai Moms!

Baca Juga: Kapan Saatnya Mengganti Seprai?

Alergi

gettyimages woman making bed svetikd

Bakteri dan tungau debu yang ada pada seprai kotor juga ternyata bisa mempengaruhi alergi. Selain bisa menimbulkan alergi, bakteri dan tungau itu juga bisa memperburuk alergi yang sudah diderita.

Sudah tahu kan Moms, dampak buruk dari malas mencuci seprai?  Menurut National Sleep Foundation survey, sebanyak 62% orang sudah mencuci seprai mereka setidaknya satu minggu sekali. Jika Moms termasuk salah satunya, bertepuk tangan lah untuk Moms! Jadi, sebaiknya cucilah seprai secara rutin setiap 7-10 hari ya Moms. Seprai bersih, tidur pun nyenyak!

(AND)

Artikel Terkait