PROGRAM HAMIL
26 Januari 2020

Ada Program Bayi Tabung Gratis untuk Pasangan Asal Indonesia dari Malaysian Healthcare

Pendaftaran dibuka pada 15 Januari hingga 15 Maret 2020, buruan Moms!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Memiliki keturunan adalah salah satu hal yang didambakan oleh setiap pasangan yang sudah menikah. Sayangnya, tidak semua pasangan punya kesempatan untuk memiliki anak dengan mudah.

Ada pasangan yang harus melakukan program hamil agar bisa mendapatkan keturunan, salah satunya dengan bayi tabung. Bayi tabung (in-vitro fertilization/ IVF) merupakan salah satu program kehamilan yang membantu pasangan mendapatkan keturunan.

Dalam rangka kampanye Malaysia Year of Healthcare Travel 2020 (MyHT2020), Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) meluncurkan program "Harapan Dua Garis" bagi pasangan yang ingin melakukan program bayi tabung.

Pada program ini, akan ada 12 pasangan asal Indonesia yang beruntung yang telah merencanakan kehamilan, tetapi memiliki kendala gangguan kesuburan (infertilitas).

"Kami senantiasa berupaya membantu setiap pasangan untuk menjadi orang tua. Didukung oleh pusat fertilitas terkemuka di Malaysia, kami menawarkan solusi optimal bagi pasangan untuk kebutuhan fertilitas mereka, dan menjadi mitra berdedikasi dalam memastikan perjalanan fertilitas para pasangan yang bebas hambatan dan mencapai keberhasilan," jelasnya.

Baca Juga: 5 Mitos Tentang Bayi Tabung, Ini Kata Ahli!

Keberhasilan Program Bayi Tabung yang Tinggi

program bayi tabung Malaysia

Foto: Orami Photo Stock

Apa yang menjadi keunggulan dari program bayi tabung di Indonesia adalah, bahwa tingkat keberhasilan program IVF di Malaysia adalah rata-rata satu dari dua pasien.

Kini, sudah ada 7 juta bayi tabung yang dilahirkan di dunia. Di Malaysia sendiri, program bayi tabung juga bukan hal yang baru.

"Bayi tabung sudah ada sejak 1978, dan di Malaysia ini juga bukan hal yang baru. Meskipun sudah agak biasa, tetapi banyak yang takut melakukannya karena dianggap sulit, rumit, dan menyebabkan masalah. Padahal, sebenarnya tidak," jelas Dr. Eeson Sinthamoney, Direktur Medis & Kesuburan di Sunfert International Fertility Centre.

Tingginya tingkat keberhasilan bayi tabung di Malaysia tidak lepas dari dokter dan ahli embriologi yang berpengalaman, dilengkapi dengan teknologi yang mutakhir.

Tak hanya itu, bahasa dan biaya yang relatif lebih mudah dan terjangkau juga menjadi dua faktor penting yang diharapkan dapat menarik perhatian banyak pasangan, termasuk dari Indonesia.

Baca Juga: Ingin Ikut Program Bayi Tabung? Ini 5 Hal yang Harus Kita Pahami

Wisata Kesehatan di Malaysia yang Patut Dicoba

wisata Malaysia.jpg

Foto: instagram.com/dmolltravels

Tidak hanya mendorong banyak pasangan yang punya masalah dengan kesuburan untuk memiliki anak dengan bayi tabung, Moms juga bisa sekalian berkunjung ke Malaysia untuk berwisata.

Diakui, Malaysia Year of Healthcare Travel 2020 bertujuan mendorong para wisatawan untuk melakukan wisata kesehatan di Malaysia dengan kualitas kelas dunia, mudah diakses dan terjangkau, sekaligus dapat menikmati berbagai destinasi wisata di negara Malaysia.

Program "Harapan Dua Garis" akan berjalan selama 12 bulan di tahun 2020 dan mendapatkan dukungan penuh dari 6 pusat perawatan kesuburan terkemuka yaitu: Mahkota Medical Centre di Melaka, Genesis IVF and Island Hospital di Penang, Sunfert International Fertility Centre, TMC Fertility Centre, dan Alpha IVF di Kuala Lumpur.

Baca Juga: Tak Mau Buang Waktu, Makin Banyak Pasangan Muda Ikut Program Bayi Tabung

Program Bayi Tabung Gratis di Malaysia

program bayi tabung Malaysia.JPG

Foto: dok. Siaran Pers

Moms dan Dads yang ingin melakukan program bayi tabung secara gratis, bisa melakukan pendaftaran melalui Medical Tourism Malaysia dengan memenuhi persyaratan berikut ini:

  • Pasangan suami dan istri dengan usia di bawah 35 tahun
  • Sudah menikah setidaknya satu tahun
  • Tidak berlaku bagi yang sebelumnya sudah memiliki anak
  • Pendaftaran mulai dari tanggal 15 Januari hingga 15 Maret 2020

"Kami ingin memberikan kemudahan kepada pasangan suami istri Indonesia yang mendambakan kehadiran buah hati untuk mengakses perawatan kesuburan melalui teknologi reproduksi berbantu (Assisted Reproductive Technology) di Malaysia," jelas Nik Yazmin Nik Azman.

"Tidak hanya prosedur secara medis, tetapi juga berfokus untuk memberikan pendampingan menyeluruh kepada para pasangan selama perjalanan kehamilan mereka, mulai dari pra perawatan hingga pasca perawatan," tutup Nik Yazmin Nik Azman.

Nah Moms, tunggu apa lagi? Program bayi tabung gratis ini bisa membantu Moms untuk mewujudkan impian memiliki buah hati!

Artikel Terkait