BAYI
31 Agustus 2020

21+ Manfaat ASI bagi Bayi dan Moms, Luar Biasa!

Selain direkomendasikan oleh berbagai badan dunia, teryata ada banyak manfaat ASI bagi bayi dan ibu, lho!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Waritsa Asri
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Air Susu Ibu atau disingkat ASI memberikan nutrisi yang optimal untuk bayi. Ia memiliki jumlah nutrisi yang tepat, mudah dicerna, dan mudah didapat.

American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan, dan terus berlanjut bahkan setelah makanan padat diperkenalkan, sampai setidaknya usia 1 tahun atau sampai ibu dan bayi setuju untuk berhenti.

World Health Organization (WHO)pun merekomendasikan pemberian ASI sampai usia 2 tahun atau lebih karena manfaatnya terus berlanjut selama itu. Badan-badan ini merekomendasikan mulai sedini mungkin satu jam setelah kelahiran untuk mendapatkan manfaat terbesar.

Manfaat ASI bagi Bayi

Moms, ASI adalah makanan yang ideal untuk Si Kecil. Aman, bersih, dan mengandung antibodi yang membantu melindungi dari banyak penyakit umum pada masa anak-anak.

Kemudian, dalam tema pekan menyusui sedunia 2020 yang mengusung tema “Pemberian ASI untuk planet yang lebih sehat” di mana hal ini mengacu bahwa ASI tidak memberikan sampah limbah apapun.

Lalu apa saja manfaat ASI bagi bayi dan ibu? Berikut ulasannya.

1. Nutrisi Ideal

manfaat asi bagi bayi: nutrisi

Foto: Orami Photo Stock

Manfaat ASI bagi bayi yang pertama adalah nutrisi ideal. Sebagian besar profesional perawatan kesehatan merekomendasikan pemberian ASI eksklusif setidaknya selama 6 bulan atau lebih.

ASI mengandung semua yang dibutuhkan bayi untuk 6 bulan pertama kehidupannya, dalam proporsi yang tepat. Komposisinya bahkan berubah sesuai dengan perubahan kebutuhan bayi, terutama selama bulan pertama kehidupannya.

2. Sumber Makanan Ideal

Manfaat ASI bagi bayi yang selanjutnya adalah sumber makanan ideal. Moms, selama hari-hari pertama setelah lahir, payudara menghasilkan cairan kental dan kekuningan yang disebut dengan kolostrum. Itu tinggi protein, rendah gula, dan sarat dengan senyawa bermanfaat. Benar-benar makanan yang luar biasa dan tidak dapat digantikan oleh formula.

Kolostrum adalah ASI pertama yang ideal dan membantu perkembangan saluran pencernaan bayi yang belum matang. Setelah beberapa hari pertama, payudara mulai memproduksi ASI dalam jumlah yang lebih banyak seiring dengan pertumbuhan perut bayi.

3. Miliki Antibodi Penting

manfaat asi bagi bayi: antibodi

Foto: Orami Photo Stock

Manfaat ASI bagi bayi yaitu sarat dengan antibodi yang membantu Si Kecil melawan virus dan bakteri yang sangat penting pada bulan-bulan awal.

Ini terutama berlaku untuk kolostrum, susu pertama. Kolostrum menyediakan imunoglobulin A (IgA) dalam jumlah tinggi, serta beberapa antibodi lainnya. Sebuah penelitian dalam Journal of Human Lactation menunjukkan bahwa bayi yang tidak disusui lebih rentan terhadap masalah kesehatan seperti pneumonia, diare, dan infeksi.

4. Kurangi Risiko Infeksi Telinga Tengah

Manfaat ASI bagi bayi selanjutnya adalah mengurangi risiko infeksi telinga tengah. Menyusui terutama ekslusif dan selama mungkin, dapat melindungi dari infeksi telinga tengah, tenggorokan, dan sinus jauh melebihi masa bayi.

5. Penurunan Risiko SIDS

manfaat asi bagi bayi: mencegah sids

Foto: Orami Photo Stock

Manfaat ASI bagi bayi yang selanjutnya adalah menurunkan risiko SIDS. Sudden infant death syndrome atau sindrom kematian bayi mendadak (SIDS) diyakini akan terhindar apabila Moms menyusui secara ekslusif. Sementara alasan mengapa tidak sepenuhnya dipahami, diperkirakan bayi yang disusui lebih mudah bangun dari tidur. Perlindungan kekebalan tambahan juga dapat berperan.

Baca Juga: Antibodi COVID-19 Ada di Air Susu Ibu, Ini Penjelasannya

6. Hindari Pilek dan Infeksi

Manfaat ASI bagi bayi yang mendapat secara ekslusif selama 6 bulan yaitu memiliki risiko lebih rendah terkena pilek dan infeksi telinga atau tenggorokan.

7. Melindungi dari Infeksi Saluran Pernapasan

manfaat asi bagi bayi: nutrisi

Foto: Orami Photo Stock

Manfaat ASI bagi bayi yang selanjutnya adalah melindungi dari infeksi saluran pernapasan. Menyusui dapat melindungi dari berbagai penyakit akut pernafasan dan gastrointestinal.

8. Turunkan Risiko Alergi

Moms, menurut jurnal dari Nutrient, manfaat ASI bagi bayi juga dikaitkan dengan penurunan risiko alergi seperti asma, dermatitis atopik, dan eksim

9. Minim Kembangkan Penyakit Usus

manfaat asi bagi bayi: mencegah penyakit usus

Foto: Orami Photo Stock

Bayi yang diberikan ASI kemungkinan kecil untuk mengembangkan penyakit Crohn dan kolitis ulserativa. Selain itu, Manfaat ASI bagi bayi juga dikaitkan dengan penurunan 31 persen dalam risiko penyakit radang usus pada masa kanak-kanak.

Efek perlindungan dihipotesiskan sebagai hasil dari interaksi efek imunomodulasi ASI dan kerentanan genetik yang mendasari bayi. Pola kolonisasi usus yang berbeda pada bayi yang diberi ASI versus bayi yang diberi susu formula komersial dapat menambah efek pencegahan ASI.

Baca Juga: Mandi ASI Untuk Bayi, Ketahui 5 Manfaat Ini

10. Penyakit Celiac

Manfaat ASI bagi bayi yang selanjutnya adalah menurunkan risiko penyakit celiac. Ada penurunan 52 persen dalam risiko pengembangan penyakit celiac pada bayi yang disusui.

Secara keseluruhan, ada hubungan antara peningkatan durasi menyusui dan penurunan risiko penyakit celiac bila diukur dengan adanya antibodi celiac. Faktor perlindungan penting tampaknya bukan waktu paparan gluten tetapi tumpang tindih menyusui pada saat konsumsi gluten awal.

Oleh karena itu, makanan yang mengandung gluten harus diberikan saat bayi hanya menerima ASI dan bukan susu formula bayi atau produk susu sapi lainnya.

11. Terhindar Diabetes

manfaat asi bagi bayi: mencegah diabetes

Foto: Orami Photo Stock

Penurunan risiko diabetes tipe 1 dan diabetes non-insulin-dependent juga menjadi salah satu manfaat ASI bagi bayi. Satu studi dari KiGGS menunjukkan bahwa menyusui lebih dari 4 bulan memiliki penurunan yang signifikan dalam kemungkinan bayi mengalami kelebihan berat badan dan obesitas.

Ini mungkin karena perkembangan bakteri usus yang berbeda. Bayi yang disusui memiliki jumlah yang lebih tinggi dari bakteri usus menguntungkan yang dapat memengaruhi penyimpanan lemak.

12. Berat Badan Bayi Terkendali

Selain mencegah diabetes, manfaat ASI bagi bayi juga meningkatkan berat badan yang sehat dan mencegah obesitas pada masa anak-anak. Bayi yang diberi ASI juga memiliki lebih banyak leptin dalam sistemnya daripada bayi yang diberi susu formula. Leptin adalah hormon kunci untuk mengatur nafsu makan dan penyimpanan lemak.

Bayi yang mendapat ASI juga mengatur sendiri asupan susunya. Mereka lebih baik dalam makan hanya sampai mereka puas dengan rasa lapar, yang membantu mereka mengembangkan pola makan yang sehat.

Baca Juga: Mengenali Tahap Perkembangan Attachment Si Kecil Saat Masih Bayi dan Manfaatnya

13. Makanan yang Aman

manfaat asi bagi bayi: makanan yang aman

Foto: Orami Photo Stock

Manfaat ASI bagi bayi yang selanjutnya adalah sebagai sumber makanan yang aman. Tidak perlu khawatir tentang kontaminasi atau penarikan kembali ASI segar dan selalu steril. Dan pembusukan hanya merupakan faktor potensial untuk ASI yang dipompa yang didiamkan atau didinginkan terlalu lama.

14. Membuat Anak Pintar

Manfaat ASI bagi bayi mendapat membantu ia menjadi pintar. Jurnal Breastfeeding medicinemengemukakan bahwa mungkin ada perbedaan dalam perkembangan otak antara bayi yang diberi ASI dan yang diberi susu formula.

Perbedaan ini mungkin disebabkan oleh keintiman fisik, sentuhan, dan kontak mata yang terkait dengan menyusui serta kandungan gizinya.

Studi Archive of General Psychiatry menunjukkan bahwa bayi yang disusui memiliki skor kecerdasan yang lebih tinggi dan lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan masalah perilaku mengalami kesulitan belajar seiring bertambahnya usia.

Namun, efek yang paling menonjol terlihat pada bayi prematur, yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami masalah perkembangan.

15. Turunkan Berat Badan Moms

manfaat asi bagi bayi: menurunkan berat badan moms

Foto: Orami Photo Stock

Manfaat ASI bagi bayi dan ibu yang selanjutnya adalah menurunkan berat badan Moms. Tentunya, Moms sering mengar tentang hal ini. Sementara beberapa Moms tampaknya menambah berat badan selama menyusui, yang mudah menurunkan berat badan.

Manfaat ASI bagi ibu memang membakar lebih banyak kalori, dan setelah tiga bulan menyusui, kemungkinan besar Moms akan mengalami peningkatan pembakaran lemak dibandingkan dengan ibu yang tidak menyusui. Padahal, perbedaannya tidak signifikan.

16. Membantu Rahim Berkontraksi

Selama kehamilan, rahim Moms tumbuh sangat pesat, berkembang dari seukuran buah pir hingga memenuhi hampir seluruh ruang perut.

Setelah melahirkan, rahim Moms mengalami proses yang disebut involusi, yang membantunya kembali ke ukuran semula. Oksitosin, hormon yang meningkat selama kehamilan, membantu mendorong proses ini.

Tubuh Moms mengeluarkan oksitosin dalam jumlah tinggi selama persalinan untuk membantu melahirkan bayi dan mengurangi pendarahan. Ini juga dapat menjadi salah satu manfaat ASI bagi bayi dan ibu.

Oksitosin juga meningkat selama menyusui. Ini mendorong kontraksi rahim dan mengurangi pendarahan, membantu rahim kembali ke ukuran sebelumnya.

Penelitian juga menunjukkan bahwa ibu yang menyusui pada umumnya mengalami lebih sedikit kehilangan darah setelah melahirkan dan involusi rahim yang lebih cepat.

Baca Juga: Manfaat ASI Eksklusif untuk Ibu dan Bayi

17. Minimalisir Depresi Pascapersalinan

manfaat asi bagi bayi: mencegah ppd

Foto: Orami Photo Stock

Manfaat ASI bagi bayi dan ibu yang selanjutnya adalah mengurangi risiko depresi pascamelahirkan. Depresi pascapersalinan (PPD) adalah jenis depresi yang dapat berkembang tidak lama setelah melahirkan.

Wanita yang menyusui tampaknya lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami depresi pasca melahirkan, dibandingkan dengan ibu yang menyapih lebih awal atau tidak menyusui, menurut sebuah studi tahun 2012 yaitu International Journal of Psychiatry in Medicine.

Namun, mereka yang mengalami depresi pascapartum lebih awal setelah melahirkan juga lebih mungkin mengalami kesulitan menyusui dan melakukannya untuk durasi yang lebih singkat. Jika Moms memiliki gejala PPD, beri tahu dokter sesegera mungkin.

18. Cegah Menstruasi

Pemberian ASI berkelanjutan juga menghentikan ovulasi dan menstruasi. Penangguhan siklus menstruasi sebenarnya merupakan cara alami untuk memastikan adanya waktu di antara kehamilan.

Moms dapat menganggap perubahan ini sebagai manfaat ASI bagi bayi dan Ibu. Hal ini dapat membuat hubungan Moms dan Si Kecil semakin intens.

19. Hindari Komplikasi Kesehatan

manfaat asi bagi bayi: menghindari penyakit

Foto: Orami Photo Stock

Womenshealth.gov menjelaskan manfaat ASI bagi bayi dan ibu yaitu membantu penyembuhan Moms setelah melahirkan. Seperti:

  • Diabetes tipe 2
  • Jenis kanker payudara tertentu
  • Kanker ovarium

20. Turunkan Risiko Osteoporosis

Manfaat ASI bagi bayi dan ibu yang selanjutnya adalah menurunkan risiko osteoporosis. Menurut ahli gizi bayi Ruth A. Lawrence, M.D., seorang profesor pediatri dan OB-GYN di Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Gigi Universitas Rochester di Rochester, Moms yang menyusui memiliki risiko lebih rendah terkena osteoporosis pascamenopause.

"Ketika seorang wanita hamil dan menyusui, tubuhnya menyerap kalsium dengan lebih efisien," jelas Lawrence. "Jadi sementara beberapa tulang, terutama di tulang belakang dan pinggul, mungkin sedikit kurang padat saat disapih, enam bulan kemudian, mereka lebih padat daripada sebelum kehamilan."

21. Menghemat Waktu dan Uang

manfaat asi bagi bayi: hemat

Foto: Orami Photo Stock

Daftar teratas manfaat ASI bagi bayi dan ibu yaitu menghemat waktu dan uang. Sebagian besar kegiatan menyusui gratis, kecuali biaya untuk konsultasi laktasi dan pompa ASI. Dengan memilih untuk menyusui, Moms tidak perlu:

  • menghabiskan uang untuk formula
  • hitung berapa banyak Si Kecil perlu minum setiap hari
  • luangkan waktu untuk membersihkan dan mensterilkan botol
  • campur dan hangatkan botol di tengah malam (atau siang hari)
  • mencari cara untuk menghangatkan botol saat dalam perjalanan
  • ASI selalu dalam suhu yang tepat dan siap untuk diminum.

22. Solusi Keadaan Darurat

Manfaat ASI bagi bayi dan ibu yang selanjutnya adalah menjadi solusi keadaan darurat. Dalam keadaan darurat, seperti bencana alam, pemberian ASI dapat menyelamatkan nyawa Si Kecil:

  • Menyusui melindungi bayi dari risiko pasokan air yang tidak bersih.
  • Menyusui dapat membantu melindungi bayi dari penyakit pernapasan dan diare.
  • ASI Moms selalu pada suhu yang tepat untuk Si Kecil. Ini membantu menjaga suhu tubuh bayi agar tidak turun terlalu rendah.
  • ASI Moms selalu tersedia tanpa membutuhkan persediaan lain.

Baca Juga: Tak Sekadar untuk Bayi, Ini Dia 6 Manfaat ASI untuk Ibu

Manfaat ASI bagi bayi dan ibu sangat banyak sehingga sebagian besar lembaga kesehatan merekomendasikannya untuk semua orang selama mungkin, kecuali masalah medis yang mencegahnya.

ASI mengandung antibodi dan elemen lain yang melindungi Si kecil dari penyakit dan penyakit kronis. Itu awal terbaik yang bisa Moms berikan, jika mampu.

Namun apapun pilihan yang Moms buat, tim perawatan kesehatan Anda dapat memandu ke metode dan pilihan yang tepat.

Artikel Terkait