KEHAMILAN
22 Juli 2020

15 Manfaat Berhubungan saat Hamil Tua, Luar Biasa!

Air mani mengandung hormon prostaglandin yang melembutkan serviks dan memicu kontraksi
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Waritsa Asri
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Jika saat program hamil Moms dan Dads cukup rutin dan intens melakukan hubungan seksual. Namun, setelah dinyatakan hamil, Moms dan Dads mungkin mengurangi frekuensi berhubungan seksual secara drastis. Apalagi setelah memasuki trimester ketiga.

Perut Moms yang sudah semakin besar menjadi salah satu alasannya. Kekhawatiran Moms dan Dads akan keamanan berhubungan seksual pada trimester ketiga juga menjadi pertimbangan lain.

Tapi, apakah hal tersebut aman dilakukan? Apakah mungkin melakukannya dengan nyaman? Apakah bisa menyebabkan keguguran? Atau bahkan membahayakan bagi bayi?

Dilansir dari Parents.com, seorang professor klinis di Departemen Obstetri, Ginekologi, dan Ilmu Reproduksi di Fakultas Kedokteran Universitas Yale, Mary Jane Minkin, M.D mengatakan, secara umum, berhubungan cukup aman selama masa kehamilan.

Moms tidak akan menyakiti Si Kecil dalam kandungan karena ia dilindungi dengan cairan ketuban dan tersumbat oleh leher rahim.

Tapi, Moms tidak boleh melakukan hubungan dengan Dads bila mengalami kondisi tertentu. Moms harus mewaspadai status kehamilan serta tanyakan kepada dokter apakah Moms harus menjauhi seks. Jika Moms menderita kondisi berikut ini, dokter mungkin menyarankan untuk tidak melakukan hubungan seks pada trimester ketiga.

  • Jika Anda menderita plasenta previa, plasenta berada di bagian anterior kepala bayi dan hubungan seks dapat menyebabkan pendarahan di plasenta dan, pada gilirannya, dapat membahayakan bayi.
  • Jika ketuban pecah sebelum waktunya, maka sumbat lendir yang melindungi serviks juga akan copot, sehingga Anda dan bayi Anda terkena banyak infeksi. Untuk menghindari penyakit menular seksual, Moms mungkin harus melakukan hubungan seks selama tahap akhir kehamilan.
  • Jika pernah mengalami persalinan prematur di masa lalu, dokter akan menasihati Moms untuk tidak bercinta selama trimester terakhir. Ini karena hormon yang dilepaskan saat berhubungan seks dapat menempatkan Anda dalam bahaya persalinan prematur
  • Juga, jika hamil kembar atau kelipatan, Moms akan disarankan untuk tidak melakukan hubungan seks pada trimester terakhir. Si kembar biasanya datang lebih awal dan hubungan seks dapat menyebabkan si kembar dilahirkan prematur.

Baca Juga: Apa yang Dirasakan Janin Saat Moms Berhubungan Seks Saat Hamil?

Manfaat Berhubungan Saat Hamil Tua

Bukan hanya aman dilakukan, berhubungan seksual saat hamil tua juga ternyata punya segudang manfaat lho Moms. Apa saja manfaat berhubungan saat hamil tua bagi Moms? Yuk simak ulasannya di bawah ini!

1. Kualitas Hubungan

Kualitas hubungan

Moms, tentunya dengan berhubungan saat hamil tua diyakini mampu meningkatkan ikatan antara Moms dan Dads serta keintiman hidup rumah tangga.

2. Melembutkan Serviks

Melembutkan serviks

Air mani mengandung hormon tertentu yang disebut prostaglandin yang melembutkan serviks saat berhubungan seks dan bisa menyebabkan kontraksi.

3. Membangkitkan Kontraksi

Kontraksi melahirkan

Percayalah dengan Moms melakukan hubungan dengan Dads terutama saat hamil tua. Maka, Moms akan bisa melepaskan hormon bahagia yang disebut oksitosin saat berhubungan yang membantu membangkitkan kontraksi.

Air mani juga mengandung hormon yang bisa memicu kontraksi Moms. Itu artinya, berhubungan saat hamil tua bisa juga membantu Moms memicu kontraksi melahirkan.

4. Mempersiapkan Kelahiran

kelahiran.jpg

Orgasme saat berhubungan terutama di hamil tua akan menguatkan panggul dan mempersiapkan tubuh untuk kelahiran Si Kecil.

Baca Juga: Hamil di Usia Tua, Perhatikan Hal Ini

Hubungan saat hamil tua adalah normal dilakukan. Berdasarkan artikel keluaran National Library of Medicine National Institutes of Health, konsultasikan dengan dokter Anda sebelum melakukan hubungan saat hamil tua.

5. Melancarkan Persalinan

manfaat berhubungan saat hamil tua

Foto: Orami Photo Stock

Manfaat berhubungan saat hamil tua yang selanjutnya adalah melancarkan persalinan. Moms, tahu tidak, ternyata orgasme bisa meningkatkan kontraksi di area pelvis. Ini akan membantu menguatkan otot-otot yang akan digunakan saat bersalin dan setelahnya.

"Ketika Anda mengejan melalui otat-otat itu, mereka akan lebih mudah untuk mengencang kembali," kata Jeanne Faulkner, seorang perawat terdaftar di Portand, Oregon, dan penulis Common Sense Pregnancy: Navigating a Healthy Pregnancy and Birth for Mother and Baby seperti dikutip dari Foxnews.com.

6. Mempercepat Pemulihan Pascamelahirkan

manfaat berhubungan saat hamil tua

Foto: Orami Photo Stock

Manfaat berhubungan saat hamil tua yang selanjutnya adalah mempercepat pemulihan pascamelahirkan. Orgasme ketika berhubungan saat hamil mempersiapkan otot-otot pelvis untuk proses persalinan yang berhubungan langsung dengan proses pemulihan pascamelahirkan.

Jika Moms tidak sempat latihan Kegel untuk memperkuat otot-otot panggul, manjakan diri Anda dengan bercinta untuk melatihnya.

7. Lebih Bisa Mengontrol Buang Air Kecil

manfaat berhubungan saat hamil tua

Foto: Orami Photo Stock

Manfaat berhubungan saat hamil tua yang selanjutnya adalah lebih bisa mengontrol buang air kecil. Seiring dengan makin besarnya usia baby, Moms juga akan makin sering bolak-balik ke toilet untuk buang air kecil. Hal ini adalah normal karena posisi Si Kecil yang semakin menekan kandung kemih.

Jangankan saat memang ingin buang air kecil, saat batuk, tertawa, atau bersin Moms merasa seperti mengompol. Nah Moms, berhubungan saat hamil tua juga bisa membantu Moms untuk lebih bisa mengontrol buang air kecil.

Berhubangan saat hamil tua bisa membantu melatih otot-otot menjadi lebih kuat dan lebih bisa mengontrol buang air kecil.

8. Mencegah Komplikasi

manfaat berhubungan saat hamil tua

Foto: Orami Photo Stock

Manfaat berhubungan saat hamil tua yang selanjutnya adalah mencegah komplikasi. Berdasarkan sebuah study yang dilakukan di Denmark, berhubungan secara rutin saat hamil bisa mencegah preeklamsia. Para peneliti percaya bahwa ini bisa terjadi karena protein yang terdapat pada sperma bisa mengatur sistem kekebalan tubuh.

Namun karena penyebab preeklampsia tidak diketahui, penting untuk melakukan kontrol kehamilan secara rutin dan berbicara dengan dokter tentang risiko kehamilan Moms.

Baca Juga: 5 Tips Mengatasi Stres Saat Hamil Tua

9. Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

manfaat berhubungan saat hamil tua

Foto: Orami Photo Stock

Manfaat berhubungan saat hamil tua yang selanjutnya adalah menurunkan tekanan darah tinggi. Berhubungan seks saat hamil tua juga ternyata bisa menurunkan tekanan darah tinggi lho Moms. Hal ini terjadi karena hormon yang dilepaskan pascaorgasme membuat seluruh tubuh masuk ke keadaan santai dan menurunkan tekanan darah.

Namun, ini tidak mengurangi kemungkinan preeklamsia. Tentu saja Moms tetap harus melakukan kontrol kehamilan rutin untuk mengecek tekanan darah.

10. Orgasme yang Lebih Baik

manfaat berhubungan saat hamil tua

Foto: Orami Photo Stock

Manfaat berhubungan saat hamil tua yang selanjutnya adalah mendapatkan orgasme yang lebih baik. Moms, karena ujung saraf tubuh menjadi lebih sensitif saat hamil, puting dan klitoris membesar, dan ada lebih banyak estrogen yang mengalirkan darah ke panggul. Kondisi ini biasanya lebih mudah untuk mencapai orgasme dan mereka juga lebih lama dan lebih kuat.

Plus, wanita yang mengalami kesulitan orgasme sebelum kehamilan sekarang mungkin akan bisa mencapai orgasme. Pelepasan estrogen dan progesteron, dua hormon utama selama kehamilan, membantu wanita mengalami orgasme yang lebih baik.

Peningkatan estrogen menyebabkan lebih banyak aliran darah di daerah panggul, sehingga membangkitkan gairah seorang wanita. Meningkatnya sensitivitas di beberapa titik membantu wanita mencapai orgasme yang lebih baik.

Ini adalah salah satu manfaat hubungan seksual yang paling menyenangkan selama kehamilan.

11. Menurunkan Stres

manfaat berhubungan saat hamil tua

Foto: Orami Photo Stock

Manfaat berhubungan saat hamil tua yang selanjutnya adalah menurunkan stres. Walaupun kehamilan biasanya merupakan saat yang bahagia, itu normal untuk khawatir tentang hal-hal seperti pekerjaan, keuangan dan bagaimana hidup Moms akan berubah setelah bayi lahir.

Oksitosin, hormon cinta yang dikeluarkan tubuh saat mengalami orgasme, dapat membantu menghilangkan sebagian dari stres itu dan juga membantu Moms tidur lebih nyenyak.

Baca Juga: Serba-Serbi Oral Seks Saat Hamil, Moms Perlu Tahu

12. Meningkatkan Sirkulasi Darah

manfaat berhubungan saat hamil tua

Foto: Orami Photo Stock

Manfaat berhubungan saat hamil tua yang selanjutnya adalah meningkatkan sirkulasi darah. Suplai darah berlipat dua selama kehamilan untuk memenuhi persyaratan ibu dan bayi yang sedang tumbuh, tetapi sirkulasi yang lambat dapat menghambat proses tersebut. Peningkatan sirkulasi adalah salah satu dari banyak manfaat seks selama masa kehamilan.

Dengan pelepasan hormon, seks membantu dalam pasokan tambahan oksigen dan nutrisi untuk janin yang pada gilirannya membantu dalam pertumbuhan dan perkembangan.

13. Menguatkan Otot Pelvis

manfaat berhubungan saat hamil tua

Foto: Orami Photo Stock

Manfaat berhubungan saat hamil tua yang selanjutnya adalah menguatkan otot pelvis. Salah satu manfaat terbesar seks selama kehamilan, terutama pada trimester ke-3 adalah menguatkan otot-otot pelvis. Seks teratur selama kehamilan membuat otot-otot ini kencang dan kuat untuk menangani tugas sulit persalinan normal.

14. Meningkatkan Imun Tubuh

manfaat berhubungan saat hamil tua

Foto: Orami Photo Stock

Manfaat berhubungan saat hamil tua yang selanjutnya adalah meningkatkan imun tubuh. Kekebalan tubuh pada ibu hamil sering berkurang. Dokter meresepkan diet dan gaya hidup sehat untuk memastikan bahwa wanita hamil tidak rentan terhadap penyakit apa pun, dan seks memainkan peran penting dalam memperkuat kekebalan tubuh Moms saat hamil.

15. Meningkatkan Kepercayaan Diri

manfaat berhubungan saat hamil tua

Foto: Orami Photo Stock

Manfaat berhubungan saat hamil tua yang selanjutnya adalah meningkatkan kepercayaan diri. Dengan semua perubahan yang terjadi selama kehamilan, Moms bisa jadi kehilangan kepercayaan diri. Namun berhubungan seks dapat membantu memulihkan kepercayaan diri dan perasaan positif tentang tubuh Moms.

Seks selama kehamilan dapat meningkatkan harga diri dengan cepat. Banyak perubahan fisik di tubu bisa menjadi terlalu banyak untuk diterima. Moms bisa jadi merasa kurang menarik dan yang lainnya.

Dorongan seks yang meningkat dapat memberi Moms lebih percaya diri dan membantu mengembangkan sikap positif terhadap diri sendiri. Ini akan membuat perbedaan dalam cara Moms melihat diri sendiri dan bagaimana orang lain melihat Moms.

"Bagi banyak wanita, ini adalah saat dalam kehidupan di mana seks adalah bagian yang sangat penting dari siapa mereka, hubungan mereka dan bagaimana perasaan mereka," kata Faulkner.

Baca Juga: 9 Posisi Seks Aman Saat Hamil, Mulai dari Trimester Awal Hingga Akhir

Nah, itulah segudang manfaat berhubungan saat hamil tua. Jika kondisi Moms dan Si Kecil dalam kandungan aman, tidak ada salahnya melakukan hubungan saat hamil tua.

Umumnya, setelah memasuki usia kandungan 36 minggu, dokter juga menyarankan Moms melakukan hubungan untuk memicu kontraksi secara alami.

Artikel Terkait