TRIMESTER 2
15 Oktober 2020

9 Manfaat Buah Anggur untuk Ibu Hamil dan Bahayanya

Buah anggur memang menyegarkan dikonsumsi saat hamil dan bermanfaat, tapi bisa berbahaya juga lho
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Rizky
Disunting oleh Intan Aprilia

Selama menjalankan kehamilan, tampaknya tidak ada yang jauh lebih penting dari memastikan kebutuhan gizi terpenuhi.

Tak hanya untuk ibu hamil, kebutuhan gizi untuk bayi juga perlu diperhatikan betul-betul.

Oleh karena itu, mungkin jika sebelum hamil ibu jarang makan buah dan sayuran, kali ini maka kedua makanan tersebut harus ditingkatkan jumlahnya guna menjaga kesehatan.

Mengonsumsi makanan yang seimbang tidak hanya membantu perkembangan bayi, tetapi juga membantu ibu hamil menjadi lebih sehat dan bahagia.

Salah satu hal terpenting yang harus diperhatikan dalam diet adalah bahan yang digunakan dalam makanan.

Ibu harus memastikan apakah makanan tersebut aman dikonsumsi selama kehamilan atau tidak.

Salah satu yang buah yang memiliki manfaat tinggi sekaligus bisa membahayakan adalah anggur. Manfaat buah anggur untuk ibu hamil memang banyak, namun ada juga bahaya di baliknya.

Untuk itu, mari simak ulasan bahaya dan manfaat buah anggur untuk ibu hamil dan bayi di dalam kandungan berikut ini!

Baca Juga: 6 Manfaat Tes Darah pada Ibu Hamil, Simak di Sini, Yuk

Manfaat Buah Anggur untuk Ibu Hamil

Manfaat Buah Anggur untuk Ibu Hamil

Foto: parenting.firstcry.com

Salah satu buah yang paling banyak diperdebatkan selama kehamilan adalah buah anggur.

Selama kehamilan, Moms sebetulnya boleh makan anggur dalam jumlah sedang karena buah ini juga mengandung nutrisi penting seperti vitamin, antioksidan, asam organik, serat, asam folat, pektin, dan banyak lagi.

Namun, konsumsi anggur yang berlebihan bisa menjadi racun karena tingginya tingkat resveratrol. Selain itu, Moms juga tak boleh makan terlalu banyak anggur kering (kismis).

Jika seorang wanita hamil menambahkan anggur dalam menu makanannya, hal itu dapat memengaruhi kondisi kesehatan, penampilan, dan kesehatan serta perkembangan bayi.

Nah, manfaat buah anggur untuk ibu hamil yang akan didapatkan antara lain:

1. Anti Inflamasi

Manfaat buah anggur untuk ibu hamil yang pertama adalah sifat anti-inflamasi yang ia miliki.

Kandungan dalam buah anggur dapat membantu kamu mengontrol radang sendi dan asma yang dapat memperburuk kehamilan.

Kemampuan menghidrasi anggur juga dapat meningkatkan kelembapan di paru-paru, sehingga akan menjauhkan Moms dari asma.

2. Antioksidan untuk Tingkatkan Kekebalan

Mengutip artikel yang dipublikasikan Oregon State University, anggur adalah buah yang kaya akan antioksidan seperti flavonoid, antosianin, linalool, geraniol, dan tanin.

Sehingga, manfaat buah anggur untuk ibu hamil yakni membantu meningkatkan kekebalan tubuh. Kandungan antioksidan ini juga akan mencegah infeksi.

3. Magnesium untuk Atasi Kram Otot

Berdasarkan data dari U.S. Department of Agriculture, buah anggur mengandung magnesium dalam jumlah yang baik.

Alhasil, ia akan membantu ibu hamil dalam meredakan kram yang mungkin terjadi selama kehamilan.

Kram otot juga merupakan masalah yang cukup umum terjadi selama kehamilan, jadi dengan rutin konsumsi anggur, maka Moms bisa terhindar dari masalah kesehatan satu ini.

Baca Juga: 6 Resep Salad Buah dari Berbagai Negara yang Cocok untuk Camilan

4. Serat untuk Atasi Sembelit

Sembelit adalah masalah yang umum terjadi sebagai efek samping dari peningkatan hormon progesteron selama kehamilan.

Akibat peningkatan hormon ini, maka ia akan menyebabkan relaksasi otot-otot tubuh, termasuk usus.

Hal ini menyebabkan usus bergerak lebih lambat yang kemudian pencernaan juga menjadi lebih lambat. Pada akhirnya, kondisi ini menyebabkan ibu hamil alami sembelit.

Untungnya, buah anggur mengandung serat makanan yang berfungsi sebagai pencahar. Ini akan membantu ibu hamil mengatasi sembelit yang umum terjadi selama kehamilan.

5. Mengontrol Kadar Kolesterol

Mengutip penelitian yang dipublikasikan Drug Discovery - University of Pennsylvania, anggur merah mengandung senyawa resveratrol yang dapat membantu mengontrol kolesterol selama kehamilan.

Enzim ini dikenal untuk meningkatkan kinerja empedu, yang akan menjaga lemak darah tetap terkendali.

Konsumsilah buahnya dan bukan jusnya, karena serat lebih banyak jika dikonsumsi langsung dan bukan dijus.

6. Mengandung Asam Organik

Mengutip artikel dari Iowa State University, asam organik yang ada dalam buah anggur dilaporkan mampu membantu menetralkan bakteri di rongga mulut. Asam organik ini juga mendukung pembentukan dan pemeliharaan kalsium.

7. Mengandung Zat Besi

Anggur juga merupakan salah satu buah yang mengandung zat besi, sehingga ia bisa membantu menjaga tingkat hemoglobin yang sehat.

Zat besi juga baik untuk wanita, terutama untuk mencegah anemia yang bikin ibu hamil tampak lemas dan pucat. Anggur merah dilaporkan mengandung lebih banyak zat besi daripada jenis anggur lainnya.

8. Manfaat Anggur untuk Bayi dalam Kandungan

Manfaat buah anggur tidak hanya untuk ibu hamil, tapi juga bagi bayi dalam kandungan.

Vitamin B dalam anggur dapat membantu metabolisme tubuh dan dapat membantu janin yang sedang tumbuh menerima lebih banyak nutrisi. Sodium juga dapat mendukung perkembangan sistem saraf.

Vitamin A dan flavonoid dalam buah anggur juga dapat melindungi penglihatan bayi, dan folat dapat menurunkan kemungkinan cacat tabung saraf (spina bifida).

9. Manfaat Anggur Lainnya

Komponen yang ada dalam anggur dapat meningkatkan daya ingat dan penglihatan serta dapat merangsang sirkulasi otak.

Karena itu, anggur segar dan jus anggur dianjurkan jika Moms kerap lemas, lelah, stres, atau mencegah gangguan saraf saat hamil.

Baca Juga: 6 Manfaat Buah Kelapa untuk Ibu Hamil, Penuh Khasiat!

Bahaya Buah Anggur untuk Ibu Hamil

Bahaya Buah Anggur untuk Ibu Hamil.jpg

Foto: usda.gov

Meskipun manfaat buah anggur untuk ibu hamil cukup banyak, namun ini bukan berarti Moms bisa makan anggur setiap hari dalam jumlah banyak. Seperti makanan lainnya, anggur bisa berbahaya jika dimakan berlebihan.

Nah, berikut ini beberapa efek samping buah anggur yang bisa terjadi pada ibu hamil:

1. Sebabkan Keracunan

Masalah utama dari mengonsumsi anggur dalam jumlah berlebih adalah kandungan resveratrol dalam jumlah besar.

Ini adalah senyawa beracun yang mungkin berbahaya bagi wanita hamil yang hormonnya tidak seimbang.

Ini juga dapat menyebabkan keracunan resveratrol yang selanjutnya dapat menyebabkan banyak komplikasi selama kehamilan.

Zat kimia ini lebih banyak ditemukan dalam anggur dengan kulit gelap, seperti yang hitam dan merah.

2. Kulit Anggur Bisa Sebabkan Diare

Anggur hitam dan merah memiliki kulit tebal yang mungkin sulit dicerna. Alhasil, anggur kemudian bisa menyebabkan diare pada wanita dengan sistem pencernaan yang lemah.

3. Jangan Makan Anggur Mentah

Anggur mentah adalah buah yang sangat dilarang dikonsumsi saat hamil karena ia memiliki sifat asam. Mengonsumsinya terlalu banyak dapat menyebabkan mulas, sakit kepala, mual, dan muntah.

4. Manisnya Anggur Sebabkan Naiknya Kadar Gula Darah

Meskipun gula alami yang ada dalam buah anggur rasanya sempurna, namun gula dapat meningkatkan kadar gula darah. Ini kemudian bisa tingkatkan risiko ibu hamil alami diabetes gestasional.

Selain bahaya di atas, ada juga beberapa kategori yang perlu menghindari buah anggur. Jika Moms termasuk dalam salah satu kelompok di bawah ini, mungkin ideal untuk menghindari makan anggur selama kehamilan, karena dapat menyebabkan komplikasi yang parah.

Mereka yang perlu menghindarinya, antara lain:

  • Pengidap diabetes mellitus.
  • Kegemukan.
  • Mudah terserang alergi.
  • Memiliki gangguan pencernaan.

Selain itu, makanlah hanya pada musim berbuah karena anggur non-musim ditanam menggunakan pestisida dan bahan kimia yang berbahaya untuk janin di dalam kandungan. Moms juga bisa memilih jenis buah anggur organik jika memungkinkan.

Baca Juga: Ini Manfaat Cokelat untuk Ibu Hamil dan Kesehatan, Wajib Tahu!

Mengonsumsi Anggur Saat Mengidap Diabetes Gestasional, Amankah?

Mengonsumsi Anggur Saat Mengidap Diabetes Gestasional Amankah

Foto: healthhub.sg

Diabetes gestasional adalah diabetes yang muncul pada masa kehamilan, dan kondisi ini hanya berlangsung hingga proses melahirkan. Biasanya akan terjadi pada minggu ke-24 sampai ke-28 kehamilan.

Sama dengan diabetes yang biasa, diabetes gestasional terjadi saat tubuh tidak memproduksi cukup insulin guna mengontrol kadar glukosa (gula) dalam darah pada masa kehamilan.

Kondisi ini bisa membahayakan ibu dan anak, namun dapat ditekan bila cepat ditangani.

Salah satu cara untuk menghindari diabetes gestasional adalah tidak mengonsumsi anggur. Meski anggur kaya akan nilai gizinya, tetapi ia bisa berbahaya untuk ibu hamil yang alami diabetes gestasional.

Sebaiknya konsultasikan dengan dokter tentang makanan yang dapat memberikan nutrisi yang sama atau mengonsumsi suplemen nutrisi.

Baca Juga: 13 Manfaat Pisang untuk Ibu Hamil

Anggur dan buah-buahan lainnya merupakan sumber nutrisi yang baik. Mengonsumsi buah-buahan selama kehamilan sangat dianjurkan oleh ahli diet untuk membantu menyeimbangkan mineral dan vitamin yang dibutuhkan tubuh.

Namun, Moms tetap perlu berbicara dengan dokter dan merencanakan diet yang disesuaikan dengan hati-hati untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Yang terbaik adalah membatasi asupan makanan apa pun yang berlebihan, baik anggur atau makanan lain.

Selain itu, anggur juga bisa sebabkan alergi, jadi sebaiknya berkonsultasi dengan ahli gizi untuk rencana diet yang lebih matang berdasarkan kebutuhan medis jika Moms tidak yakin apakah alergi terhadap makanan tertentu atau tidak.

Artikel Terkait