KESEHATAN
15 Oktober 2020

14 Manfaat Buah Delima untuk Kesehatan Tubuh, Kulit dan Rambut

Lezat, berair dan seperti permata, delima bermanfaat bagi kesehatan setiap yang mengkonsumsinya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Ria Indhryani
Disunting oleh Dina Vionetta

Jus segar tidak harus berwarna hijau atau penuh bayam agar sehat, misalnya adalnya adalah jus buah delima.

Dikategorikan sebagai berry, buah delima berdiameter sekitar 5-12 cm (2–5 inci). Warnanya merah, bulat dan terlihat seperti apel merah dengan batang berbentuk bunga.

Buah delima mengandung berbagai senyawa tumbuhan bermanfaat, tak tertandingi oleh makanan lain. Kulit buah delima tebal dan tidak bisa dimakan, tetapi ada ratusan biji yang bisa dimakan di dalamnya.

Setiap biji dikelilingi oleh penutup biji berwarna merah, berair dan manis yang dikenal sebagai aril.

Biji dan aril adalah bagian buah yang dapat dimakan mentah-mentah atau diolah menjadi jus delima, tetapi kulitnya dibuang.

Jus buah delima sendiri mengandung lebih dari 100 fitokimia. Inilah kenapa buah delima telah digunakan selama ribuan tahun sebagai obat, karena buah delima adalah salah satu buah tersehat di Bumi.

Saat ini, manfaat buah delima terhadap kesehatan sedang terus dipelajari. Konon, buah ini mampu menurunkan risiko masalah kanker dan penyakit lain, dukungan kekebalan tubuh dan bahkan kesuburan.

Sebuah penelitian dari Nutrition Self menuliskan bahwa buah delima memiliki profil nutrisi yang mengesankan, dimana satu cangkir aril (174 gram) mengandung:

  • Serat: 7 gram
  • Protein: 3 gram
  • Vitamin C: 30% dari RDI
  • Vitamin K: 36% dari RDI
  • Folat: 16% dari RDI
  • Kalium: 12% dari RDI

Aroma buah delima juga sangat manis, dengan satu cangkir mengandung 24 gram gula dan 144 kalori.

Namun, buah delima benar-benar menyimpan kekayaan senyawa tanaman yang kuat, beberapa di antaranya memiliki khasiat obat yang manjur.

Baca Juga: 9 Khasiat Buah Delima untuk Perencanaan Kehamilan

Delima mengandung dua senyawa tanaman dengan sifat obat yang kuat. Delima mengemas dua zat unik yang bertanggung jawab atas sebagian besar manfaat kesehatannya.

Punicalagins

Punicalagins adalah antioksidan yang sangat kuat dan ditemukan dalam jus dan kulit delima. Dikutip dari Journal of Agricultural dan Food Chemistry, sifat punicalagins sangat kuat sehingga jus delima diketahui memiliki aktivitas antioksidan tiga kali lipat dari anggur merah dan teh hijau. Ekstrak dan bubuk buah delima biasanya dibuat dari kulitnya, karena kandungan antioksidan dan punicalaginnya yang tinggi.

Asam Punicic

Asam punicic, ditemukan dalam minyak biji delima, merupakan asam lemak utama di arils. Ini adalah jenis asam linoleat terkonjugasi dengan efek biologis yang kuat.

Manfaat Buah Delima Bagi Kesehatan

Dengan kandungannya tersebut, berikut ini adalah 14 manfaat buah delima bagi kesehatan, pikiran, tubuh, dan kulit Moms lebih dari yang Moms harapkan:

1. Sebagai Anti-Inflamasi

Pembengkakan Kelenjar Getah Bening saat Hamil, Mengapa Bisa Terjadi.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Peradangan atau inflamasi kronis adalah salah satu pemicu utama banyak penyakit serius seperti jantung, kanker, diabetes tipe 2, penyakit Alzheimer, dan bahkan obesitas.

Beruntungnya, delima memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat, yang sebagian besar dimediasi oleh sifat antioksidan dari punicalagins.

Studi dari Molecules, telah menunjukkan bahwa punicalagins dapat mengurangi aktivitas inflamasi di saluran pencernaan, serta pada sel kanker payudara dan kanker usus besar.

Journal of Research in Medical Science menyatakan bahwa selama 12 minggu pada penderita diabetes menemukan bahwa 1,1 cangkir (250 ml) jus delima per hari menurunkan tanda inflamasi CRP dan interleukin-6, masing-masing sebesar 32% dan 30%.

Jika Moms tertarik untuk mengurangi peradangan di tubuh Moms dan keluarga, buah delima adalah tambahan yang bagus untuk diet keluarga.

2. Melawan Kanker Prostat

Kanker Prostat

Foto: Orami Photo Stock

Kanker prostat adalah jenis kanker yang umum terjadi pada pria.

Studi dari Molecular Carcinogenesis menunjukkan bahwa ekstrak buah delima dapat memperlambat reproduksi sel kanker dan bahkan menginduksi apoptosis, atau kematian sel, pada sel kanker .

Antigen spesifik prostat (PSA) adalah penanda darah untuk kanker prostat.

Pria yang kadar PSA-nya berlipat ganda dalam waktu singkat berisiko lebih tinggi mengalami kematian akibat kanker prostat.

Menariknya, sebuah penelitian dari Clinical Cancer Research pada manusia menemukan bahwa meminum 237 ml jus delima per hari meningkatkan waktu penggandaan PSA dari 15 bulan menjadi 54 bulan.

Ini adalah peningkatan yang monumental. Sebuah studi lanjutan dari Prostate Cancer Prostratic Discourse menemukan perbaikan serupa menggunakan jenis ekstrak delima yang disebut POMx.

Baca Juga: Kanker Prostat VS Infertilitas Pria

3. Melawan Kanker Payudara

Diet-Tinggi-Serat-Ternyata-Turunkan-Peluang-Risiko-Terkena-Kanker-Payudara.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Kanker payudara adalah salah satu jenis kanker paling umum pada wanita dan ekstrak buah delima dapat menghambat reproduksi sel kanker payudara, bahkan membunuh beberapa di antaranya.

Namun, bukti saat ini terbatas pada penelitian laboratorium. Diperlukan lebih banyak penelitian sebelum klaim dapat dibuat.

4. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

penyakit jantung - manfaat buah delima

Foto: Orami Photo Stocks

Penyakit jantung saat ini merupakan penyebab kematian dini paling umum di dunia. Sakit jantung adalah penyakit yang rumit karena didorong oleh banyak faktor berbeda.

Asam punicic, asam lemak utama dalam buah delima, dapat membantu melindungi dari beberapa proses yang menyebabkan penyakit jantung.

Sebuah studi dari British Journal of Nutrition selama 4 minggu pada 51 orang dengan kadar trigliserida tinggi, menunjukkan bahwa 800 mg minyak biji delima per hari secara signifikan menurunkan trigliserida dan meningkatkan rasio trigliserida-HDL.

Studi lain dari International Journal for Vitamin and Nutrition Research melihat efek jus delima pada penderita diabetes tipe 2 dan kolesterol tinggi. Efek jus ini mencatat penurunan signifikan dalam LDL atau kolesterol "buruk", serta perbaikan lainnya.

Jus buah delima juga telah menunjukan hasil yang baik pada penelitian hewan maupun penelitian manusia, untuk melindungi partikel kolesterol LDL dari oksidasi.

Ini merupakan salah satu langkah kunci untuk mencegah penyakit jantung.

Akhirnya, satu analisis penelitian menyimpulkan bahwa jus buah delima bermanfaat mengurangi tekanan darah tinggi, yang merupakan faktor risiko utama penyakit jantung.

Baca Juga: Mengenal Penyakit Kawasaki yang Bahayakan Jantung Bayi

5. Melawan Infeksi Bakteri dan Jamur

Infeksi jamur

Foto: Orami Photo Stocks

Senyawa tanaman dalam buah delima dapat membantu melawan mikroorganisme berbahaya.

Misalnya, kemampuan senyawa tersebut yang telah terbukti memerangi beberapa jenis bakteri serta jamur Candida albicans.

Efek anti bakteri dan anti jamur dari buah delima ini juga dapat melindungi dari infeksi dan peradangan di mulut.

Ini termasuk kondisi seperti gingivitis, periodontitis dan denture stomatitis.

6. Meningkatkan Daya Ingat

meningkatkan kemampuan berpikir - manfaat buah delima

Foto: Orami Photo Stock

Ada beberapa bukti bahwa buah delima dapat meningkatkan daya ingat.

Satu studi dari Hindawi pada pasien bedah menemukan bahwa 2 gram ekstrak buah delima mencegah defisit dalam memori setelah operasi.

Studi lain pada 28 orang dewasa yang lebih tua dengan keluhan memori, menemukan bahwa 8 ons (237 ml) jus delima per hari secara signifikan dapat meningkatkan penanda memori verbal dan visual.

Studi pada tikus juga menunjukkan bahwa buah delima dapat membantu melawan penyakit Alzheimer.

Baca Juga: 6 Tips Tingkatkan Daya Ingat

7. Memenuhi Kebutuhan Vitamin C

vitamin c.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Jus buah delima tunggal memiliki lebih dari 40% kebutuhan harian seseorang akan vitamin C.

Vitamin C dapat dipecah saat dipasteurisasi, jadi pilihlah jus delima buatan sendiri atau segar untuk mendapatkan nutrisi yang terbaik.

8. Menjaga Pencernaan

Menjaga Pencernaan - Manfaat Buah Delima

Foto: Orami Photo Stock

Jus buah delima dapat mengurangi peradangan di usus dan meningkatkan pencernaan. Ini bermanfaat bagi penderita penyakit Crohn, kolitis ulserativa, dan penyakit radang usus lainnya.

Meskipun ada kepercayaan dan penelitian yang bertentangan tentang apakah jus delima membantu atau memperburuk diare, kebanyakan dokter menyarankan untuk menghindarinya sampai benar-benar merasa lebih baik dan gejala mereda.

Baca Juga: 7 Camilan yang Mengandung Probiotik, Baik untuk Pencernaan Anak

9. Menjadi Anti Virus

penyebab virus Corona novel-3.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Karena mengandung vitamin C dan nutrisi peningkat kekebalan tubuh lainnya seperti vitamin E, jus delima dapat mencegah penyakit dan melawan infeksi.

Delima juga terbukti sebagai antibakteri dan antivirus dalam tes laboratorium.

Selain itu, untuk saat ini, juga sedang dipelajari apakah delima memiliki efek pada infeksi dan virus yang umum lainnya.

10. Meningkatkan Performa Seksual dan Kesuburan

Meningkatkan Performa Seksual - manfaat buah delima

Foto: Orami Photo Stock

Konsentrasi antioksidan jus delima dan kemampuannya untuk memengaruhi stres oksidatif menjadikan buah ini sebagai pendorong kesuburan yang potensial.

Stres oksidatif terbukti menyebabkan disfungsi sperma dan menurunkan kesuburan pada wanita.

Jus delima juga telah terbukti membantu mengurangi stres oksidatif di plasenta. Namun para peneliti belum mengetahui manfaat pasti yang mungkin diberikan sesuai pembahasan ini.

Tetapi pastinya, minum jus delima dapat meningkatkan kadar testosteron pada pria dan wanita, salah satu hormon utama di balik dorongan seks.

Baca Juga: Benarkah Makan Avokad Bagus untuk Kesuburan?

11. Mengurangi Diabetes

Buah delima untuk penderita diabetes.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Delima secara tradisional digunakan sebagai obat diabetes di Timur Tengah dan India.

Meskipun masih banyak yang belum diketahui tentang efek buah delima pada diabetes, hal ini dapat membantu menurunkan resistensi insulin dan menurunkan gula darah.

12. Menghidrasi Kulit

melembapkan kulit - manfaat buah delima

Foto: Orami Photo Stock

Menurut spesialis kulit, jus delima dapat membantu mengisi kembali kulit yang kering dan kusam.

Buah delima juga merupakan sumber vitamin C yang bagus dan bila dioleskan secara topikal, dapat meningkatkan tekstur dan kecerahan kulit.

Moms bisa mencoba scrub buah delima DIY ini saat kulit Moms membutuhkan sedikit perawatan.

Menggunakan blender atau food processor, campurkan 3 sendok makan biji delima, 1 cangkir oatmeal matang, 2 sendok makan minyak zaitun organik atau extra virgin, dan 1 sendok makan madu mentah.

Oleskan ke wajah Moms, diamkan selama kurang lebih 10 menit, dan lalu bilas dengan air hangat.

Baca Juga: Kulit Dehidrasi, Apakah Berbeda dengan Kulit Kering?

13. Mendorong Pertumbuhan Rambut

Manfaat Buah Delima untuk menyuburkan rambut.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Ingin rambut panjang yang mengilap? Maka Moms bisa mencoba buah delima yang mengandung antioksidan.

Kandungan ini mampu membuat membuat folikel rambut lebih kuat dan meningkatkan sirkulasi darah di kulit kepala.

Kedua hal tersebut adalah faktor-faktor yang membantu merangsang pertumbuhan rambut.

14. Mengatasi Jerawat

Mencegah Jerawat - Manfaat Buah Delima

Foto: Orami Photo Stock

Antioksidan membantu melawan jerawat dengan menangkal peradangan yang dapat menyebabkan munculnya jerawat. 

Jadi, sekali lagi, buah delima yang kaya antioksidan dapat menyelamatkan Moms dari jerawat yang menyebalkan.

Baca Juga: Cara Membersihkan Muka Untuk Kulit Berjerawat

Artikel Terkait