2-3 TAHUN
14 Agustus 2019

Mengenal DHA, Nutrisi Paling Vital untuk Otak Si Kecil

DHA dianggap nutrisi super yang dapat membuat Si Kecil pintar
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Intan Aprilia

Moms mengenal DHA sebagai nutrisi penting yang harus ada pada susu pertumbuhan dan makanan buah hati.

Diyakini DHA dapat membuat Si Kecil lebih pintar, cerdas, dan unggul dalam hal akademis. Tapi, apa DHA sebenarnya?

Dilansir dari Academy of Nutrition and Dietetics, DHA (Docosahexaenoic acid) adalah bentuk dari asam lemak omega-3. Bentuk lain asam lemak omega-3 adalah EPA (Eicosapentaenoic acid) dan ALA (Alpha-linolenic acid).

DHA konon ditemukan berlimpah di dalam sel-sel otak, sehingga kerap disebut-sebut sebagai makanan otak.

Asam lemak lainnya, EPA, berfungsi sebagai zat anti-radang dan membantu menurunkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh.

Sedangkan ALA berfungsi meningkatkan membran sel di dalam tubuh dan membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

Baca Juga: 5 Ide Stimulasi Otak Bayi Agar Si Kecil Tumbuh Jadi Anak Pintar

Lalu, benarkah DHA dapat membuat Si Kecil menjadi lebih pintar? Faktanya, seperti dilansir dari National Center for Biotechnology Information, memang ada penelitian yang menunjukkan bahwa anak yang mendapat asupan DHA lebih banyak ternyata memperoleh nilai lebih tinggi pada tes membaca dan mengeja.

Mereka juga diketahui memiliki lebih sedikit masalah perilaku dibandingkan anak-anak yang tidak mendapat asupan DHA. Lalu, apakah DHA hanya ada pada susu pertumbuhan?

Ternyata tidak, Moms. DHA sebagai bagian dari asam lemak omega-3, merupakan asam lemak esensial yang harus didapat dari luar tubuh atau dari makanan.

DHA banyak ditemukan di ikan, terutama varietas ikan berminyak seperti salmon dan sarden. Nah, ini dia manfaat DHA untuk anak!

Baca Juga: Bisa Tak Disadari, Ini 7 Kegiatan Sehari-hari yang Membuat Anak Pintar!

1. Membantu Anak dengan ADHD

manfaat DHA untuk anak

Manfaat DHA untuk anak yang pertama adalah membantu anak dengan ADHD. Anak-anak dengan ADHD diduga umum mengalami kekurangan DHA, demikian menurut sebuah laporan yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition pada tahun 2000.

Namun, belum diketahui apakah suplementasi DHA dapat membantu mengatasi ADHD pada anak-anak.

2. Meningkatkan Kesehatan Otak Anak

manfaat DHA untuk anak

Sejauh ini, penelitian tentang manfaat DHA untuk anak berkaitan dengan kognitif mereka.

Sebagai contoh, sebuah penelitian tahun 2009 terhadap 90 anak sehat usia 10 hingga 12 tahun yang diterbitkan dalam Nutritional Neuroscience, menemukan bahwa suplementasi DHA selama 8 minggu tidak memiliki efek menguntungkan pada fungsi otak.

Di sisi lain, penelitian tahun 2008 terhadap 175 anak sehat berusia empat tahun yang diterbitkan dalam Clinical Pediatrics, menemukan bahwa kadar DHA dalam darah yang lebih tinggi terkait dengan skor yang lebih tinggi pada tes kosa kata.

Baca Juga: Zat Gizi yang Diperlukan untuk Perkembangan Otak Anak

3. Mengurangi Risiko Kelahiran Prematur

manfaat DHA untuk anak

Kelahiran sebelum usia kehamilan 34 minggu dianggap sebagai kelahiran prematur dan meningkatkan risiko masalah kesehatan bayi.

Analisis dari dua studi besar menemukan bahwa perempuan yang mengonsumsi 600-800 mg DHA setiap hari selama kehamilan mengurangi risiko kelahiran prematur dini lebih dari 40% di Amerika dan 64% di Australia, dibandingkan dengan mereka yang menggunakan plasebo.

Itulah tiga manfaat DHA untuk anak yang selama ini mungkin hanya Moms ketahui sebagai nutrisi untuk kecerdasan otak.

Berikan Si Kecil makanan yang kaya DHA, atau suplemen DHA jika diperlukan. Tapi, konsultasikan dengan dokter anak untuk menentukan dosis yang aman, ya.

(VAN)

Artikel Terkait