2-3 TAHUN
9 Oktober 2020

Ikan Tuna untuk Bayi: Ini yang Perlu Moms Ketahui!

Ternyata manfaatnya cukup banyak lho, Moms!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Reksita
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Ikan tuna merupakan salah satu jenis ikan yang terkenal kaya akan kandungan nutrisi dan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, mulai dari bayi hingga orang dewasa.

Manfaat Ikan Tuna untuk Bayi

Memangnya apa saja sih manfaatnya untuk bayi? Yuk, simak penjelasan di bawah ini untuk mengetahui lebih lanjut seputar manfaat ikan tuna untuk bayi.

1. Menjaga Kesehatan Tubuh

Kaya Nutrisi, Ini XX Manfaat Konsumsi Ikan Tuna Untuk Bayi 1

Foto: mommyish.com

“Ikan tuna adalah sumber vitamin B dan mineral penting seperti selenium, zinc, dan iodium,” kata Tanya Altmann, MD, seorang dokter anak yang berbasis di Los Angeles sekaligus juru bicara American Academy of Pediatrics (AAP), seperti dikutip dari Romper.

Dalam studi yang diterbitkan AAP telah dijelaskan bahwa selenium adalah nutrisi penting yang memberikan perlindungan antioksidan bersamaan dengan vitamin E. Sementara vitamin B berfungsi untuk membantu melindungi tubuh dari penyakit jantung dan kanker jenis tertentu.

Baca Juga: Kaya Nutrisi, Ini 5 Manfaat Konsumsi Ikan Tuna Untuk Bayi

2. Mendukung Pertumbuhan dan Perkembangan Bayi

Kaya Nutrisi, Ini XX Manfaat Konsumsi Ikan Tuna Untuk Bayi 2

Foto: blossomandberry.com

Bukan hanya kaya akan mineral dan vitamin, manfaat ikan tuna untuk bayi lainnya juga dapat diperoleh dari omega-3. Di mana menurut studi yang diterbitkan dalam Journal of Food Science, ikan tuna mengandung asam eicosapentaenoic/ docosahexaenoic acid (EPA/ DHA) yang sangat tinggi.

Asam lemak omega-3 dalam ikan tuna ini dianggap dapat memberikan banyak manfaat bagi bayi.

“Bayi dan anak kecil membutuhkan asam lemak omega-3 seperti DHA dalam ikan untuk pertumbuhan dan perkembangan yang baik,” kata Ilana Muhlstein, R.D, ahli gizi yang berbasis di California, seperti dikutip dari Healthline.

3. Baik Untuk Perkembangan Otak dan Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Kaya Nutrisi, Ini XX Manfaat Konsumsi Ikan Tuna Untuk Bayi 3

Foto: gravidez.online

Asam lemak omega-3, sebagaimana yang dituliskan dalam Healthy Eating SFGate, juga bermanfaat untuk mendukung perkembangan otak yang sehat sekaligus meningkatkan kemampuan akademis bayi di kemudian hari.

Selain itu, asam lemak omega-3 dalam ikan tuna juga berfungsi meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi sehingga membuatnya menjadi lebih jarang sakit.

Baca Juga: 3 Trik Mudah agar Anak Mau Makan Ikan

4. Memiliki Sifat Anti Inflamasi

Kaya Nutrisi, Ini XX Manfaat Konsumsi Ikan Tuna Untuk Bayi 4

Foto: stateofbabies.org

Studi yang diterbitkan dalam Oxford Academic menemukan bahwa asam lemak omega-3 rantai panjang pada ikan tuna memiliki sifat anti inflamasi.

Ini sangat bermanfaat untuk melindungi tubuh bayi dari berbagai penyakit kronis yang melibatkan proses peradangan seperti penyakit kardiovaskular, radang usus (IBD), kanker, dan rheuimatoid arthritis.

5. Kaya Akan Kandungan Protein

Kaya Nutrisi, Ini XX Manfaat Konsumsi Ikan Tuna Untuk Bayi 5

Foto: parenting.firstcry.com

Ikan tuna merupakan ikan yang kaya akan kandungan protein, sebagaimana disebutkan dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Fisheries and Aquatic Studies.

Di mana menurut International Food Information Council, bayi sangat membutuhkan protein dari ikan untuk perkembangan otak, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan mendorong pertumbuhan struktur pendukung tubuh (otot, kolagen, rambut) yang sehat.

Jadi, itulah berbagai manfaat ikan tuna untuk bayi. Tetapi, meskipun memiliki banyak manfaat, jangan lupa untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum memberikannya pada Si Kecil.

Selain itu, disarankan untuk menunda memperkenalkan tuna pada bayi atau ikan jenis apa pun jika ada riwayat alergi makanan laut parah dalam keluarga Moms.

Baca Juga: 4 Inspirasi Hidangan Berbahan Ikan Tuna

Memilih Ikan Tuna untuk Bayi

Intip Kapan dan Berapa Banyak Bayi Boleh Diberi Tuna -1.jpg

Foto: parenting.firstcry.com

Menurut Florencia Segura, MD, FAAP, dari Einstein Pediatrics, makanan laut merupakan tambahan yang bagus untuk makanan bayi.

"Ikan sangat kaya akan protein, vitamin, dan mineral berkualitas tinggi, serta omega -3 asam lemak seperti DHA dan EPA yang penting untuk perkembangan otak anak, sistem saraf, dan penglihatan," jelasnya.

Tetapi, Florencia mengingatkan supaya Moms menghindari memberi bayi ikan yang mengandung merkuri tingkat tinggi karena dapat berbahaya bagi perkembangan sistem saraf bayi.

The Federal Food and Drug Administration (FDA) menyarankan untuk menghindari: hiu, ikan todak, raja makarel, dan tilefish karena memiliki kandungan merkuri tertinggi.

Tetapi itu tidak berarti semua tuna harus dihindari: tuna ringan merupakan pilihan yang bagus untuk bayi dan anak.

Environmental Protection Agency (EPA) mencantumkan ikan tuna kaleng sebagai opsi ikan dengan kandungan merkuri rendah.

Setelah bayi berusia 6 bulan lebih, ikan tuna kalengan bisa Moms berikan untuk bayi.

"Tuna ringan berarti dia memiliki warna merah muda. Tuna berwarna putih atau albacore dan tuna sirip kuning yang juga memiliki daging putih, mengandung merkuri tiga kali lebih banyak daripada tuna ringan kalengan," jelas Florencia.

Baca Juga: Ini Alasan Menteri Susi Kampanyekan Makan Ikan

Waktu dan Porsi Pemberian Ikan Tuna untuk Bayi

ikan tuna untuk bayi

Foto: Orami Stock Photos

Ada beberapa rekomendasi tentang kapan dan seberapa sering bayi bisa menikmati ikan tuna.

Moms dapat mulai menyajikan tuna sejak usia 6 bulan atau lebih. Adapun berapa banyak yang seharusnya dikonsumsi itu tergantung tergantung pada usianya.

"Untuk anak-anak di atas usia 2, EPA dan FDA telah mengeluarkan pedoman yang merekomendasikan satu hingga tiga porsi tergantung pada jenis ikan.

Untuk anak-anak, satu porsi adalah 1 ons di usia 2 tahun dan terus meningkat hingga 4 ons di usia 11,” tambahnya.

Kacie Barnes, ahli gizi ahli gizi terdaftar yang bekerja dengan orang tua dari bayi dan balita serta pendiri Mama Knows Nutrition, mengatakan, bayi tidak bisa mengkonsumsi ikan tuna setiap hari.

"Sekitar satu hingga dua kali per minggu adalah jumlah tuna yang tepat untuk bayi. Meskipun saya merekomendasikan memberi makan mereka ikan lain juga untuk variasi nutrisi dan rasa,” jelas Kacie.

Baca Juga: Kapan Ya, Bayi Boleh Makan Ikan?

Moms bisa mulai dengan memberikan sekitar satu sendok makan ikan tuna untuk bayi, tetapi boleh memberikan lebih ketika bayi masih menginginkankannya.

"Tidak apa-apa membiarkan bayi memiliki lebih banyak jika mereka masih lapar. Tidak berbahaya bagi mereka untuk makan beberapa porsi tuna," kata Kacie.

Meski dianggap aman, tetap saja Kacie menekankan bahwa ikan tuna mentah tidak boleh diberikan untuk bayi.

Risiko Memberikan Ikan Tuna untuk Bayi

Intip Kapan dan Berapa Banyak Bayi Boleh Diberi Tuna -3.jpg

Foto: healthline.com

Setiap kali Moms memperkenalkan makanan baru kepada bayi, waspadalah terhadap reaksi alergi.

Tidak terkecuali saat Moms hendak memperkenalkan ikan tuna untuk bayi. Ini sebabnya penting untuk mengetahui tanda-tanda alergi makanan, sehingga Moms bisa segera memberikan perawatan kepada bayi.

“Pedoman yang lebih tradisional direkomendasikan untuk menghindari makanan laut dan ikan untuk tahun pertama. Namun rekomendasi baru mengatakan bahwa pengenalan ikan sejak dini ke dalam makanan dapat melindungi terhadap alergi,” kata Dr. Timothy Spence, dokter anak yang berbasis di Austin.

Dia menjelaskan, ikan tuna tidak termasuk di antaranya. “Tuna secara khusus bukan makanan yang berhubungan dengan alergi. Sebagian besar alergi makanan laut dikaitkan dengan udang atau kerang," tambahnya.

Baca Juga: Kapan Ya, Bayi Boleh Makan Ikan?

Pada dasarnya, memberikan ikan tuna pada bayi benar-benar aman dan bergizi. Asal tidak memberikannya secara berlebihan ya, Moms!

Artikel Terkait