KESEHATAN
21 Oktober 2020

8 Manfaat Jus Tomat untuk Kesehatan Hingga Kecantikan

Apakah nutrisinya sama dengan buah tomat yang dikonsumsi langsung?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Putriana
Disunting oleh Amelia Puteri

Jus tomat merupakan salah satu minuman yang diyakini mengandung berbagai macam nutrisi baik untuk tubuh seperti vitamin, mineral, dan antioksidan tinggi.

Tomat sangat kaya akan likopen, yakni antioksidan kuat yang bermanfaat bagi kesehatan. Tentunya, ada juga manfaat jus tomat yang bisa Moms rasakan.

Namun, beberapa orang beranggapan bahwa manfaat jus tomat mungkin tidak lebih baik dibandingkan mengonsumsi tomat utuh karena adanya tambahan gula.

Tak hanya jus tomat sebagai minuman, namun jus atau pasta tomat kaleng juga dianggap tidak memiliki nilai gizi yang baik karena sudah diproses dan mendapat tambahan seperti natrium, gula, dan pengawet. Benarkah demikian?

Baca Juga: 12 Manfaat Buah Tomat untuk Kesehatan dan Ibu Hamil

Perbandingan Nutrisi Jus Tomat Kemasan VS Jus Tomat Segar

Sebelum mengetahui apa saja manfaat jus tomat, Moms dapat mencari tahu terlebih dahulu nutrisi jus tomat kemasan dan jus tomat segar.

Jus tomat murni tanpa tambahan gula dan air, terdiri dari 95 persen air dan 5 persen sisanya adalah karbohidrat dan serat. Berikut adalah daftar nutrisi dalam 100 gram tomat segar:

  • Kalori: 18
  • Air: 95 persen
  • Protein: 0.9 gram
  • Karbohidrat: 3.9 gram
  • Gula: 2.6 gram
  • Serat: 1.2 gram
  • Lemak: 0.2 gram

Sedangkan dalam jus tomat kemasan maupun puree tomat kalengan, biasanya telah difortifikasi dengan mineral dan vitamin tambahan. Berikut gambaran nutrisi dalam satu kaleng jus tomat atau pasta tomat 240 ml:

  • Kalori: 41
  • Protein: 2 gram
  • Serat: 2 gram
  • Vitamin A: 22% dari Angka Kebutuhan Gizi (AKG)
  • Vitamin C: 74% dari AKG
  • Vitamin K: 7% dari AKG
  • Tiamin (vitamin B1): 8% dari AKG
  • Niacin (vitamin B3): 8% dari AKG
  • Pyridoxine (vitamin B6): 13% dari AKG
  • Folat (vitamin B9): 12% dari AKG
  • Magnesium: 7% dari AKG
  • Kalium: 16% dari AKG
  • Tembaga: 7% dari AKG
  • Mangane: 9% dari AKG

Seperti yang kita bisa lihat, jus tomat dalam kaleng dipenuhi dengan nutrisi tambahan. Meski begitu, bukan berarti jus tomat segar tidak kaya nutrisi.

Jus tomat segar maupun kemasan sama-sama memiliki peranan yang baik bagi kesehatan hingga kecantikan tubuh. Delapan manfaat jus tomat di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Sumber Antioksidan Tinggi

Likopen-Tomat-Hero.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Salah satu manfaat jus tomat adalah sebagai sumber antioksidan yang baik karena mengandung likopen. Likopen berfungsi melindungi sel tubuh dari paparan radikal bebas, sehingga mengurangi peradangan di dalam tubuh.

Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa minum jus tomat yang kaya likopen memiliki efek menguntungkan bagi kesehatan, khususnya dengan mengurangi inflamasi.

Sebuah penelitian dilakukan British Journal of Nutrition terhadap 106 wanita dengan berat badan berlebih. Mereka diminta meminum sekitar 1 cup atau 330ml jus tomat setiap hari selama 20 hari.

Hasilnya, mengonsumsi jus tomat secara signifikan dapat mengurangi pencetus inflamasi seperti interleukin 8 (IL-8) dan tumor necrosis factor alpha (TNF-α) dibandingkan dengan kelompok yang tidak minum jus tomat.

Studi lain dilakukan oleh sejumlah peneliti China Medical University terkait konsumsi jus tomat oleh 30 orang wanita selama dua bulan.

Mereka yang mengonsumsi 280 ml jus tomat dengan kandungan 32,5 mg likopen menunjukkan hasil signifikan pada penurunan kadar protein inflamasi dalam darah yang disebut adipokin.

Terlebih lagi, para wanita tersebut mengalami peningkatan kadar likopen dalam darah, penurunan kolesterol, dan pengurangan ukuran lingkar pinggang yang signifikan.

Baca Juga: Manfaat Buah Bit untuk Diet, Bisa Buat Langsing!

2. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

Mengenali-Gejala-Penyakit-Jantung-Bawaan-pada-Anak-Hero.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Manfaat jus tomat yang lainnya adalah baik untuk kesehatan jantung. Sudah sejak lama buah berwarna merah ini dikaitkan dengan peningkatan kesehatan jantung akibat tingginya kadar antioksidan seperti likopen dan beta karoten.

Kedua senyawa tersebut diketahui dapat membantu mengurangi faktor risiko penyakit jantung seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan penumpukan lemak di arteri (aterosklerosis).

Sebuah penelitian dari British Journal of Nutrition yang melibatkan 584 orang menemukan bahwa, mereka yang rajin mengonsumsi tomat dan produk olahan tomat mengalami penurunan risiko penyakit jantung secara signifikan dibandingkan dengan mereka yang jarang mengonsumsi tomat.

Tinjauan dari 13 studi lainnya menemukan bahwa likopen dari produk tomat yang dikonsumsi dalam dosis lebih dari 25 mg per hari dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) sekitar 10% dan secara signifikan mengurangi tekanan darah.

Sebagai referensi, 1 cangkir atau sekitar 240 ml jus tomat menyediakan sekitar 22 mg likopen. Ini menjadi manfaat jus tomat yang tentunya sungguh istimewa.

3. Melindungi dari Risiko Beberapa Jenis Kanker

manfaat-buah-tomat.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Mengurangi faktor risiko terkena beberapa jenis kanker merupakan manfaat jus tomat lainnya. Karena tingginya kandungan nutrisi dan antioksidan, jus tomat telah terbukti memiliki efek antikanker dalam beberapa penelitian.

Setidaknya ada 24 penelitian terkait konsumsi tomat dan produk tomat olahan yang menunjukkan adanya penurunan risiko kanker prostat secara signifikan.

Salah satunya dalam studi tabung reaksi yang dilakukan Asian Pacific Journal of Cancer Prevention. Ekstrak likopen yang berasal dari produk tomat diketahui menghambat pertumbuhan sel kanker prostat dan bahkan menginduksi apoptosis, atau kematian sel.

Berdasarkan Scientific Reports, penelitian pada hewan juga mengamati bahwa produk tomat mungkin memiliki efek perlindungan terhadap kanker kulit.

Tikus yang diberi makan bubuk tomat merah selama 35 minggu memiliki perkembangan kanker kulit yang jauh lebih sedikit setelah terpapar sinar UV.

Meski begitu, diperlukan lebih banyak penelitian untuk memahami bagaimana tomat dan produk seperti jus tomat dapat memengaruhi perkembangan kanker pada manusia, termasuk menjadi salah satu manfaat jus tomat.

4. Bantu Menjaga Kesehatan Kulit

Benarkah Sperma Berkhasiat untuk Kulit?

Foto: Orami Photo Stock

Manfaat jus tomat diyakini berdampak positif pada kesehatan kulit. Olahan makanan berbahan tomat seperti jus tetap mengandung likopen tinggi yang berguna untuk melindungi kulit dari sengatan sinar matahari.

Hasil pengamatan selama 10 minggu yang dilakukan Journal of Nutrition menunjukkan, seseorang yang mengonsumsi sekitar 40 gram pasta tomat dan minyak zaitun dengan kandungan likopen 16 mg mengalami 40 persen penurunan luka terbakar akibat matahari.

Hal ini tak lepas dari manfaat likopen dalam tomat. Umumnya, semakin merah tomat semakin banyak kandungan likopen di dalamnya. Jumlah likopen dalam produk tomat olahan seringkali jauh lebih tinggi daripada tomat segar.

Di Amerika Serikat, produk olahan tomat seperti contohnya saus tomat mengandung 80 persen likopen. mMisalnya, saus tomat mengandung 10–14 mg likopen per 100 gram, sementara 100 gram tomat segar hanya mengandung 1–8 mg.

Namun, perlu diingat bahwa saus tomat sering kali dikonsumsi dalam jumlah yang sangat sedikit. Oleh karena itu, mungkin lebih mudah untuk menambah asupan likopen dengan makan tomat yang belum diolah maupun mengonsumsi jus tomat.

Baca Juga: 11 Manfaat Buah Naga untuk Bayi Sebagai MPASI Bayi, Luar Biasa!

5. Meremajakan Kulit Wajah dengan Masker Jus Tomat

Masker-Tomat-Hero.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Tidak melulu dikonsumsi, manfaat jus tomat juga bisa didapat dengan menggunakannya sebagai masker wajah.

Kandungan vitamin dan antioksidan dalam jus tomat dapat mengatasi masalah kulit wajah seperti jerawat, bekas jerawat, dan komedo. Masker jus tomat juga bisa mengecilkan pori-pori kulit dan mencegah produksi minyak berlebih.

Mengolah jus tomat sebagai masker caranya sangat mudah lho, Moms. Cukup haluskan 1-2 buah tomat ukuran sedang tanpa menambahkan air lalu oleskan merata pada wajah.

Tunggu selama 10-20 menit, lalu bilas dengan air bersih. Moms juga bisa menggunakan air es agar makin segar, selain itu air dingin dapat membantu menutup pori-pori kulit wajah. Baiknya perawatan ini dilakukan sebanyak tiga kali seminggu agar hasilnya maksimal.

6. Menstabilkan Tekanan Darah

tekanan-darah-normal-ibu-hamil.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Manfaat jus tomat selanjutnya adalah berfungsi menstabilkan tekanan darah. Dalam laporan terbaru di Food Science & Nutrition, sejumlah peneliti asal Jepang mengungkapkan penelitian mereka selama setahun.

Peserta yang minum jus tomat tanpa garam rata-rata sekitar satu cangkir setiap hari, menunjukkan penurunan tekanan darah.

Para peneliti, yang berasal dari Tokyo Medical and Dental University dan Tucson Plant Breeding Institute, merekrut 184 pria dan 297 wanita untuk ambil bagian dalam penelitian tersebut.

Para peserta diizinkan minum jus tomat tanpa garam sebanyak yang mereka inginkan sepanjang tahun. Mereka hanya diminta mencatat berapa banyak yang mereka minum dan kemudian menyerahkan catatan harian tersebut kepada peneliti setiap tiga bulan.

Di akhir penelitian, para peneliti mengungkapkan bahwa 94 partisipan dengan prehipertensi atau hipertensi yang tidak diobati pada awal penelitian, mengalami penurunan angka tekanan darah mereka.

Tekanan darah sistolik rata-rata berubah dari 141,2 menjadi 137,0 mmHg, dan tekanan darah diastolik rata-ratamenurun dari 83,3 menjadi 80,9 mmHg.

Angka tekanan darah peserta sebelum penelitian dapat dikategorikan di ambang hipertensi stadium 2. Dengan perubahan tekanan darah ini, mereka bergerak turun ke hipertensi tahap 1.

Kelompok studi yang lebih kecil juga menunjukkan penurunan jumlah kolesterol total mereka, dari 155,0 pada awal studi menjadi 149,9 mg / dL pada akhir studi.

Jumlah kolesterol LDL atau kolesterol jahat pada kelompok peserta terpilih ini menurun. LDL merupakan jenis kolesterol yang biasanya dikaitkan dengan penyakit jantung dan pembentukan plak di arteri.

Kedua kemungkinan hasil penelitian ini dapat mengurangi risiko seseorang untuk penyakit kardiovaskular (CVD), selaku penyebab utama kematian di Amerika.

Setiap tahun, lebih dari 610.000 orang meninggal akibat penyakit jantung. CVD menyumbang 1 dari setiap 4 kematian di sana. Itulah sebabnya para peneliti selalu mencari terapi alternatif yang dapat membantu pasien, termasuk pilihan nutrisi yang mudah seperti jus tomat.

7. Rendah Kalori dan Cocok Dikonsumsi untuk Diet

Manfaat Diet Mediterania untuk Kesehatan-3.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Angka timbangan bergeser ke kiri adalah manfaat jus tomat lainnya yang bisa Moms dapatkan. Sekitar 100 gram tomat hanya mengandung sekitar 18 kalori saja.

Sehingga cocok untuk Moms yang kini sedang menjalankan diet rendah kalori. Selain itu, likopen dalam jus tomat dipercaya dapat meningkatkan metabolisme sacara alami.

Tak ketinggalan kandungan serat dalam manfaat jus tomat yang akan dicerna lebih lama oleh tubuh sehingga mengonsumsi tomat bisa menunda rasa lapar.

Dengan begitu, keinginan ngemil dan makan berlebih dapat dikendalikan. Tomat juga dapat mendorong produksi asam amino bernama karnitin, yaitu molekul organik yang berperan penting dalam regulasi asam lemak dan metabolisme energi.

Asam amino ini dipercaya meningkatkan kemampuan tubuh dalam membakar lemak.

Baca Juga: Kaya Antioksidan, Ketahui 7 Jenis Buah Beri dan Manfaat Kesehatannya!

8. Manfaat Jus Tomat untuk Kehamilan

manfaat tomat untuk ibu hamil

Foto: Orami Photo Stock

Manfaat jus tomat yang lainnya adalah baik dikonsumsi oleh ibu hamil. Asam folat merupakan bentuk sintetis dari folat. Senyawa ini begitu penting dipenuhi sebelum dan selama kehamilan untuk melindungi bayi dari cacat tabung saraf.

Meskipun pemenuhan asam folat bisa didapatkan dengan mengonsumsi suplemen kehamilan, namun ada beberapa makanan tinggi folat yang dapat membantu memenuhi kebutuhan harian ibu hamil. Salah satunya adalah tomat.

Manfaat jus tomat dapat membantu pembentukan glikogen dalam organ hati yang dapat membuat Moms tetap segar dan penuh stamina. Nafsu makan pun bisa meningkat jika Moms mengonsumsi jus tomat, berkat mineral garam yang terkandung di dalam tomat.

Menurut laman Fitmama, tomat adalah sumber vitamin C yang baik dan merupakan nutrisi penting selama kehamilan untuk perkembangan tulang, gigi, dan gusi bayi yang sehat.

Moms disarankan mengonsumsi tomat bersama makanan kaya zat besi seperti sayuran berdaun hijau atau daging merah, karena Vitamin C juga membantu tubuh menyerap zat besi lebih mudah.

Meskipun jus tomat kalengan mengandung nutrisi yang baik dan memiliki manfaat bagi kesehatan, tetapi ada beberapa kekurangan yang mungkin terjadi saat mengonsumsinya.

Kelemahan terbesarnya adalah karena sebagian besar jenis pasta dan jus tomat kaleng mengandung natrium tinggi akibat adanya garam tambahan.

Kekurangan lainnya adalah jumlah serat dalam jus tomat kemasan yang lebih rendah daripada tomat asli. Jika ingin menggunakan pasta tomat sebagai bahan masakan, ada baiknya memilih pasta tomat organik yang tidak mengandung tambahan garam dan gula.

Demikian pula dengan jus tomat, utamakan mengonsumsi jus tomat segar tanpa tambahan gula dibandingkan dengan membeli jus tomat kemasan.

Itu dia Moms, beberapa manfaat jus tomat yang bisa diketahui. Pastikan mengonsumsi jus tomat alami untuk merasakan manfaat yang lebih maksimal, ya.

Artikel Terkait