BAYI
30 Maret 2020

7 Manfaat Kolostrum bagi Bayi, Luar Biasa!

Tahukah, Mom? Kolostrum memiliki banyak manfaat untuk kesehatan bayi, lho!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Indah
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Kolostrum adalah susu yang dihasilkan dalam tahap akhir kehamilan dan beberapa hari setelah melahirkan, warnanya kuning dan pekat. Kolostrum mengandung banyak sekali nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi yang baru lahir untuk membangun sistem imunnya.

Kolostrum memang tidak banyak berproduksi, namun cukup untuk bayi baru lahir, karena kebutuhan susu untuk bayi baru lahir pun tidak banyak karena lambungnya masih kecil dan terbatas.

Biasanya, kolostrum akan muncul kurang lebih selama 3-7 hari pada ASI pertama, setelahnya ASI yang dihasilkan mulai berwarna putih.

Jadi, jangan panik, ya, Moms, kalau warna ASI di hari-hari pertama menyusui berwarna agak kekuningan, karena itu artinya kolostrum Moms masih berproduksi.

Manfaat Kolostrum bagi Bayi

Nah, apa sih manfaat kolostrum untuk bayi? Kenapa kolostrum tidak boleh terlewatkan untuk bayi?

1. Membantu Meningkatkan Sistem Imun

1 Sistem Imunitas Bayi.jpg

Photo: Orami Photo Stock

Manfaat kolostrum untuk bayi yang pertama adalah membantu meningkatkan sistem imun. Menurut American Pregnancy Association, kolostrum bisa membantu meningkatkan sistem imun karena mengandung antibodi dan sel darah putih.

Kolostrum juga kaya akan immunoglobulin, yakni zat yang berfungsi untuk melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi, seperti infeksi paru, infeksi tenggorokan, infeksi usus, mencegah diare dan lain-lain.

Di dalam kolostrum juga terdapat banyak sekali leukosit yang sangat baik untuk membunuh virus dan bakteri di dalam tubuh bayi.

2. Membantu Mengeluarkan Mekonium

Mekonium Aspirasi

Photo: Orami Photo Stock

Manfaat kolostrum untuk bayi yang selanjutnya adalah membantu mengeluarkan mekonium. Mekonium adalah kotoran pertama bayi yang berwarna hitam kehijauan.

Normalnya kotoran atau feses ini dikeluarkan bayi dalam kurun waktu 24 jam setelah bayi terlahir, namun ada sebagian bayi yang sudah mengeluarkan mekonium ketika masih di dalam kandungan.

Tentunya jika mekonium sudah keluar di dalam rahim ibu, bayi harus segera dikeluarkan karena berbahaya. Nah, untuk bayi yang belum mengeluarkan mekoniumnya, mekonium ini harus sesegera mungkin dikeluarkan oleh bayi untuk mengurangi kadar bilirubin berlebih pada bayi.

Mekonium ini berbeda dengan feses bayi, karena teksturnya sangat lengket dan merupakan sisa-sisa dari ketuban yang tertelan oleh bayi. Dalam mekonium ini mengandung lendir, empedu, bahkan bulu-bulu halus yang menutupi bayi.

Namun, mekonium ini tidak berbau layaknya feses karena di dalam usus bayi belum terdapat bakteri atau mikroorganisme.

Nah, karena kolostrum ini memang diciptakan untuk bayi baru lahir, kolostrum sangat mudah dicerna serta bersifat pencahar sehingga bisa mempercepat proses pengeluaran mekonium.

3. Mencegah Bayi Kuning

jaundice in newborn babies natural ways to treat this common condition baby post by mama natural 1480x777

Photo: Orami Photo Stock

Manfaat kolostrum untuk bayi yang selanjutnya adalah mencegah bayi kuning. Jaundice atau kuning pada bayi adalah umum dan wajar terjadi pada bayi baru lahir. Kuning terjadi karena tingginya kadar bilirubin pada bayi.

Walaupun normal dan umum, jika kadar bilirubin terlalu tinggi ini menunjukkan ada ketidakberesan pada liver bayi. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kadar bilirubin bisa menjadi sangat tinggi jika mekonium belum dikeluarkan.

Oleh karena itu, kolostrum bisa mencegah kuning pada bayi karena membantu mengeluarkan mekonium dengan cepat.

4. Sumber Nutrisi untuk Otak, Mata dan Jantung

bayikembar1.jpg

Photo: Orami Photo Stock

Manfaat kolostrum untuk bayi yang selanjutnya adalah sumber nutrisi untuk otak, mata, dan jantung. Kolostrum mengandung nutrisi yang diperlukan untuk meningkatkan perkembangan otak, mata dan jantung, seperti sodium, potasium, lemak, chloride serta kolesterol.

Ajaibnya, kandungan yang terdapat pada kolostrum ini berubah-berubah mengikuti kebutuhan bayi, lho, Moms. Misalnya, kandungan nutrisi pada kolostrum ibu yang melahirkan bayi cukup bulan dengan bayi prematur sangat berbeda.

Kolostrum ibu yang melahirkan bayi prematur mengandung lebih banyak lemak yang memang amat sangat dibutuhkan oleh bayi prematur.

Sebegitu ajaibnya kolostrum untuk bayi, tentu Moms tidak ingin lewatkan, kan?

5. Mengandung Nutrisi Lengkap

Kaya Nutrisi, Ini XX Manfaat Konsumsi Ikan Tuna Untuk Bayi 2

Photo: Orami Photo Stock

Manfaat kolostrum untuk bayi yang selanjutnya adalah mengandung nutrisi lengkap. Kolostrum mengandung nutrisi, vitamin dan mineral lengkap seperti immunoglobin, lemak, protein, tinggi betakaroten, antioksidan serta tinggi kandungan leukosit.

Setiap kandungan nutrisi yang terdapat pada kolostrum memiliki peranan sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi baru lahir. Tidak ada susu pengganti yang lebih lengkap dan sempurna untuk bayi baru lahir kecuali kolostrum ibunya.

6. Mudah Dicerna oleh Bayi Baru Lahir

Membantu Melancarkan Pencernaan

Photo: Orami Photo Stocks

Manfaat kolostrum untuk bayi yang selanjutnya adalah mudah dicerna bayi baru lahir. Walaupun dalam kolostrum mengandung lemak, namun lemak yang terdapat pada kolostrum benar-benar menyesuaikan dengan kebutuhan bayi.

Rendahnya kadar lemak dan karbohidrat pada kolostrum membuat kolostrum ini sangat mudah dicerna oleh bayi baru lahir dan tidak beresiko membuat alergi.

7. Mencegah Hipoglikemia pada Bayi

hipoglikemia pada bayi baru lahir hero

Photo: Orami Photo Stocks

Manfaat kolostrum untuk bayi yang selanjutnya adalah mencegah hipoglikemia pada bayi. Hipoglikemia atau rendahnya kadar gula darah bisa kerusakan otak hingga menyebabkan kematian jika tidak ditangani dengan segera.

Banyak orang ketakutan oleh hipoglikemia ini sehingga langsung memberikan susu formula untuk bayi karena dianggap mengandung gula yang dibutuhkan.

Namun, glukosa juga dijumpai pada kolostrum dan jumlahnya mencukupi untuk memenuhi kebutuhan bayi baru lahir.

Pada akhirnya bisa disimpulkan bahwa kolostrum adalah makanan dan minuman pertama yang dibutuhkan oleh bayi baru lahir. Walaupun jumlahnya tidak banyak, namun sangat berkhasiat dan cukup untuk bayi baru lahir.

Kolostrum juga sangat-sangat menyesuaikan kebutuhan bayi. Penelitian mengatakan bahwa bayi prematur menjadi lebih cepat stabil dan sehat setelah diberikan kolostrum.

Artikel Terkait