KEHAMILAN
1 September 2020

Ini Manfaat Cokelat untuk Ibu Hamil dan Kesehatan, Wajib Tahu!

Yuk cari tahu apa saja manfaat yang didapat dari cokelat
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Amelia Puteri

Selama kehamilan, cukup mudah untuk menjadi pecinta cokelat karena ibu hamil seringkali ngidam makanan manis. Bagaimanapun, Moms perlu asupan makan yang lebih banyak demi janin dalam kandungan.

Namun, apakah sebenarnya memang boleh makan cokelat saat hamil?

Jika Moms suka ngemil cokelat saat hamil, maka berbahagialah. Menurut penelitian dari Université Laval Québec City, Kanada, manfaat cokelat selama kehamilan dapat mengurangi risiko preeklamsia dan meningkatkan fungsi plasenta.

Tidak hanya untuk ibu hamil, cokelat juga punya manfaat untuk kesehatan tubuh, dan manfaat ini tentunya sayang jika dilewatkan. Yuk, cari tahu daaftar manfaat cokelatnya berikut ini!

Baca Juga: Makan Cokelat Mengurangi Risiko Stroke? Begini Penjelasannya

Manfaat Makan Cokelat saat Hamil

03 KURANGI RISIKO KEGUGURAN - sumber bounty.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Selain dapat mengurangi risiko preeklamsia, ada manfaat cokelat untuk ibu hamil yang patut diketahui.

1. Bayi yang Lebih Bahagia

Manfaat cokelat saat hamil yang pertama adalah bayi lebih bahagia. Memimpikan memiliki bayi yang bahagia setelah melahirkan? Maka konsumsilah cokelat.

Mengutip BBC, menurut sebuah studi yang dilakukan di Finlandia, perempuan yang makan cokelat selama kehamilan melaporkan memiliki "bayi yang lebih bahagia dan lebih hidup".

Makan 30 gram cokelat setiap hari selama kehamilan dapat memberi manfaat pada pertumbuhan dan perkembangan janin.

2. Mengurangi Stres

Manfaat cokelat saat hamil yang selanjutnya adalah mengurangi stres. Hormon yang naik turun pada masa kehamilan, mempengaruhi tingkat stres ibu hamil.

Jika tidak rileks, kehamilan bisa menjadi sangat menegangkan. Salah satu cara untuk menurunkan tingkat stres adalah makan cokelat. Para peneliti menemukan bahwa makan cokelat hitam setiap hari secara signifikan mengurangi tingkat stres.

Hal ini juga karena cokelat mengandung kafein. American College of Obstetricians and Gynecologists merekomendasikan bahwa ibu hamil menjaga asupan kafein mereka di bawah 200 miligram (mg) sehari.

Cokelat batangan hanya mengandung sekitar 10 mg kafein. Tetapi beberapa cokelat hitam mengandung lebih banyak. Jika Moms minum minuman berkafein dan suka mengemil cokelat, berhati-hatilah agar tidak melebihi batas ya.

3. Mengurangi Kemungkinan Keguguran

Manfaat cokelat saat hamil yang selanjutnya adalah mengurangi risiko keguguran.

Meskipun tidak ada yang bisa dilakukan untuk mencegah keguguran, perempuan yang makan cokelat setiap hari memiliki peluang 20 persen lebih kecil untuk mengalami keguguran. Terutama di trimester pertama.

4. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Manfaat cokelat saat hamil yang selanjutnya adalah meningkatkan kesehatan jantung. Cokelat penuh dengan flavonoid, antioksidan kuat yang memiliki beberapa manfaat kesehatan yang sangat serius.

Mengkonsumsi cokelat hitam membantu meningkatkan sistem kekebalan dan kesehatan jantung serta mengurangi tekanan darah lho, Moms. Cokelat hitam kaya akan flavonoid yang dapat menguntungkan pertumbuhan dan perkembangan janin.

Baca Juga: Kulit Terlihat Lebih Muda dengan Cokelat

5. Menjaga Berat Badan

Manfaat cokelat saat hamil yang selanjutnya adalah menjaga berat badan. Cokelat bisa membantu menjaga berat badan Moms melebihi normal. Terutama cokelat hitam.

Dengan mengkonsumsinya, Moms membantu menjaga kenaikan berat badan yang sehat dan menurunkan kolesterol. Namun, cokelat yang terlalu banyak pemanisnya juga tidak baik dikonsumsi berlebihan.

Pemanis inilah yang biasa membuat berat badan Moms melebihi yang seharusnya.

6. Peluang Preeklamsia Lebih Rendah

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, manfaat cokelat saat hamil yang selanjutnya adalah mengurangi risiko preeklamsia. Dalam sebuah penelitian di Finlandia, perempuan yang mengkonsumsi cokelat setiap hari memiliki risiko lebih rendah terkena preeklamsia.

Menurut American Journal of Obstetrics and Gynecology, kandungan flavanol yang tinggi pada cokelat bisa meningkatkan fungsi plasenta dan menurunkan risiko preeklamsia.

Preeklamsia adalah suatu kondisi medis serius yang dapat menyebabkan kelahiran prematur, pembekuan darah, kejang-kejang, dan bahkan kematian. Percaya tidak, dengan memakan cokelat, Moms mengurangi risiko ini hingga 50 persen, lho!

7. Perkembangan Janin Lebih Baik

Manfaat cokelat saat hamil yang selanjutnya adalah perkembangan janin lebih baik.

Dalam studi yang sama, perempuan yang mengonsumsi cokelat selama kehamilan mendapat manfaat dari pertumbuhan dan perkembangan plasenta. Dampaknya, janin menjadi lebih baik, sehingga makan cokelat bisa berarti bayi sehat akan menemui Moms pada hari persalinan.

Baca Juga: Resep Cake Cokelat Nutella 2 Bahan, Mudah dan Enak

Manfaat Cokelat untuk Kesehatan

05 MENJAGA BERAT BADAN - sumber lifegate.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Moms sudah mengetahui ada banyak manfaat potensial dalam mengonsumsi cokelat selama kehamilan. Selanjutnya, Moms perlu mencari tahu apa saja manfaat cokelat bagi kesehatan berikut ini.

8. Kolesterol

Manfaat cokelat untuk kesehatan diketahui dari studi dalam The Journal of Nutrition, yang menunjukkan bahwa konsumsi cokelat dapat membantu mengurangi kadar kolesterol lipoprotein (LDL) kepadatan rendah, yang juga dikenal sebagai "kolesterol jahat".

Para peneliti menyelidiki apakah batang cokelat yang mengandung sterol tanaman (PS) dan flavanol kakao (CF) memiliki efek pada kadar kolesterol.

Para penulis menyimpulkan, "Konsumsi cokelat batangan secara teratur yang mengandung PS dan CF, sebagai bagian dari diet rendah lemak, dapat mendukung kesehatan jantung dengan menurunkan kolesterol dan meningkatkan tekanan darah."

9. Meningkatkan Fungsi Kognitif

Manfaat cokelat untuk kesehatan juga dapat meningkatkan fungsi kognitif.

Para ilmuwan di Harvard Medical School telah menyarankan bahwa minum dua cangkir cokelat panas sehari dapat membantu menjaga kesehatan otak dan mengurangi penurunan daya ingat pada orang tua.

Para peneliti menemukan bahwa cokelat panas membantu meningkatkan aliran darah ke bagian otak yang membutuhkannya.

"Karena area otak yang berbeda membutuhkan lebih banyak energi untuk menyelesaikan tugasnya, mereka juga membutuhkan aliran darah yang lebih besar. Hubungan ini, yang disebut hubungan neurovaskular, mungkin memainkan peran penting dalam penyakit seperti Alzheimer," jelas Farzaneh A. Sorond, penulis utama.

Hasil percobaan laboratorium dalam jurnal National Library of Medicine, menunjukkan bahwa ekstrak kakao, yang disebut lavado, dapat mengurangi atau mencegah kerusakan jalur saraf yang ditemukan pada pasien dengan penyakit Alzheimer. Ekstrak ini dapat membantu memperlambat gejala seperti penurunan kognitif.

Studi lain, yang diterbitkan pada 2016 di jurnal Appetite, menunjukkan makan cokelat setidaknya sekali seminggu dapat meningkatkan fungsi kognitif.

Baca Juga: Cokelat Hitam Meningkatkan Kesuburan? Simak Penjelasannya di Sini

10. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

Penelitian yang dipublikasikan di The British Medical Journal, menunjukkan bahwa manfaat mengonsumsi cokelat dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung hingga sepertiganya.

Berdasarkan pengamatan mereka, penulis menyimpulkan bahwa tingkat konsumsi cokelat yang lebih tinggi dapat dikaitkan dengan risiko gangguan kardiometabolik yang lebih rendah.

Mereka menyerukan studi eksperimental lebih lanjut untuk memastikan apakah mengonsumsi cokelat bermanfaat.

11. Mencegah Kemungkinan Stroke

Manfaat cokelat selanjutnya yaitu dapat mencegah kemungkinan risiko stroke. Hal ini diungkapkan dalam American Academy of Neurology.

Ilmuwan Kanada, dalam sebuah penelitian yang melibatkan 44.489 orang, menemukan bahwa orang yang makan satu porsi cokelat memiliki kemungkinan 22 persen lebih kecil untuk mengalami stroke dibandingkan mereka yang tidak.

Selain itu, mereka yang mengonsumsi sekitar dua ons cokelat seminggu 46 persen lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal karena stroke.

Sebuah studi lebih lanjut, yang diterbitkan dalam jurnal Heart pada tahun 2015, melacak dampak pola makan pada kesehatan jangka panjang 25.000 pria dan wanita.

Penemuan ini menunjukkan bahwa makan hingga 100 gram cokelat setiap hari dapat dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung dan stroke.

Itu dia Moms, ragam manfaat cokelat untuk ibu hamil dan kesehatan. Meskipun dengan banyak manfaat ini, alangkah baiknya untuk mengonsumsinya dengan porsi yang cukup dan tidak berlebihan, ya.

Artikel Terkait