3-12 BULAN
8 Agustus 2020

9 Cara Menyimpan MPASI Homemade, Cek di Sini!

Ketahui juga manfaat dari MPASI homemade untuk Si Kecil
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Saat bayi akan memasuki 6 bulan, biasanya para Moms akan harap-harap cemas menentukan MPASI Si Kecil.

Apakah akan membuat MPASI sendiri? Atau pilih yang instan? Apakah Si Kecil akan suka rasanya? bagaimana jika Si Kecil menolak makan? Dan lain sebagainya.

Bagi Moms yang memilih MPASI homemade, Moms memiliki tantangan tersendiri. Bukan hanya memasaknya, tapi juga cara menyimpan MPASI homemade kerap membuat Moms kebingungan.

Selain harus menyediakan bahan yang baik, proses pembuatan dan cara menyimpan MPASI homemade pun akan menguras tenaga ekstra.

Namun di balik kerepotan tersebut, ada manfaat MPASI homemade yang harus Moms tahu. Apa itu?

World Health Organization (WHO) memberikan pedoman kepada Moms untuk memberikan ASI ekslusif selama 6 bulan, setelah itu dilanjutkan dengan pemberian makanan pendamping untuk bayi agar memastikan Si Kecil mendapatkan nutrisi tambahan untuk pertumbuhannya.

Dalam pedoman tersebut, WHO juga merekomendasikan agar Moms memberi makan pada bayi makanan yang bervariasi.

Makanan-makanan ini termasuk daging, unggas, ikan, dan telur bersama dengan berbagai buah-buahan dan sayuran mulai dari usia 6 bulan.

Baca Juga: Menu MPASI Bayi dari Pasta yang Sehat, Berikut 4 Resep yang Bisa Dicoba

Manfaat MPASI homemade yang pertama menurut sebuah studi terbaru menyatakan, bayi akan lebih gesit dan ramping.

Dalam studi tersebut, para peneliti memeriksa apakah sumber makanan dapat mempengaruhi variasi, pertumbuhan dan berat badan bayi.

"Hasilnya (manfaat MPASI homemade) dapat memiliki implikasi untuk mencegah obesitas dan penyakit kronis yang terkait dengan pilihan makanan yang buruk," kata pemimpin studi Dr Elise Mok dari Research Institute di McGill University Health Center dan Montreal Children's Hospital.

Elise menambahkan, preferensi makanan dimulai sejak awal kehidupan, dan akan terus menjadi kebiaan hingga usia dewasa.

Jadi, memberikan pilihan makanan yang tepat selama periode MPASI akan sangat penting. “ Ini memastikan bayi mendapatkan makanan dan memastikan pertumbuhan dan perkembangan yang sehat,” katanya.

Pada usia satu tahun, bayi yang hanya makan MPASI homemade memiliki persentase lemak tubuh yang lebih rendah daripada bayi lain dalam penelitian ini.

Baca Juga: 5 MPASI yang Baik Dikonsumsi Saat Bayi Diare

Manfaat MPASI homamade yang selanjutnya adalah untuk meminimalisir picky eater. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa makanan bayi yang instant dapat mengandung sodium dan gula dalam jumlah tinggi.

Selain itu, karena memiliki tekstur yang konsisten, ini akan membuat Si Kecil menolak makanan baru dengan tekstur yang berbeda.

Hal ini disebutkan dalam International Journal of Obesity. Jika konsisten dikonsumsi, bayi akan menjadi pemilih dalam hal makanan, atau biasa disebut picky eater.

Manfaat MPASI homemade malah akan memberikan kebalikannya. Karena dibuat langsung oleh Moms, jadi Moms dapat menetukan rasa dan tekstur yang akan dikonsumsi oleh Si Kecil.

Ini akan memungkinkan bayi menerima preferensi makanan lebih luas, dan dapat mendorong Si Kecil untuk mengenal berbagai hal seiring bertambahnya usia.

Namun, ketika para peneliti menilai masil makan bayi berdasarkan pada berapa banyak dari tujuh kelompok makanan berbeda yang mereka konsumsi, bayi yang hanya mendapatkan MPASI homemade mencapai skor hampir poin penuh lebih tinggi daripada bayi yang hanya mendapatkan makanan instant.

"Orang tua harus diberi tahu tentang penyediaan daging, buah, dan sayuran yang disiapkan di rumah selama transisi bayi ke makanan padat. Ini terkait dengan peningkatan keragaman makanan pada tahun pertama kehidupan," jelasnya.

Nah, yang tidak kalah penting, manfaat MPASI homamade adalah untuk membangun kebiasaan makan yang baik. Saat mempersiapkan makanan untuk Si Kecil, Moms telah mengetahui bahwa manfaat MPASI homemade ditentukan oleh Moms sendiri.

Oleh karena itu, Moms harus mencari bahan makanan terbaik dan mengolahnya secara bersihdan efisien.

Bahkan, Moms dapat mengenalkan berbagai tekstur makanan sesuai dengan perkembangan bayi. Ini akan membuat bayi terbiasa dengan makanan sesuai dengan pertumbuhannya.

Bayi yang mengonsumsi MPASI homemade cenderung memiliki pola makan yang lebih bervariasi.

Ini adalah hal penting dalam membangun kebiasaan makan yang baik Moms. Sebab, beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa bayi yang terbiasa memakan sayuran saat MPASI, akan lebih mudah memakannya saat setelah satu tahun.

Baca Juga: Jangan Bingung Dulu, Ini Persiapan MPASI Pertama Bayi

Berikan juga contoh yang baik dalam apa yang Moms makan. Ini tidak hanya baik untuk Moms, tetapi juga mendorong Si Kecil untuk mengembangkan kebiasaan makan sehat seumur hidup mereka sendiri.

Manfaat MPASI homemade memang banyak. Namun yang terpenting adalah sediakan waktu untuk memilih bahan dan memasaknya. Tentunya mencari informasi tentang cara menyimpan MPASI homemade.

Cara Menyimpan MPASI Homemade

setelah tahu segudang manfaat MPASI homemade, Moms juga perlu tahu cara menyimpan MPASI homemade itu. Percuma dong sudah membuat banyak MPASI homemade tapi tidak disimpan dengan benar.

Meskipun membuat MPASI homemade memerlukan banyak peralatan, saat menyimpan MPASI homemade bisa menjadi hal yang mudah dilakukan. Ternyata ada banyak pilihan untuk menjaga agar makanan Si Kecil tetap segar.

Namun, berhati-hatilah untuk tidak berlebihan dengan jumlah makanan untuk Si Kecil. "Orang tua terjebak dalam pemikiran bahwa mereka membutuhkan simpanan besar makanan bayi yang dihaluskan," kata Jill Castle, penasihat Orang Tua dan ahli diet terdaftar di New Canaan, Connecticut, dan penulis The Smart Mom's Guide to Starting Solids: How to Introduce, Advance, and Nourish Your Baby with First Foods (& Avoid the Most Common Mistakes).

Menurutnya, menyimpannya di kulkas adalah pilihan paling bijaksana. "Kau bisa membekukan segalanya. Cara sederhana untuk membekukan makanan bayi adalah menyendoknya ke dalam wadah es batu bersih. Setelah beku, simpan kubus dalam wadah bersih dan kedap udara,” jelasnya.

Moms harus memutuskan apakah akan membuat MPASI sedikit atau banyak. Ini akan menentukan cara menyimpan MPASI homemade. Moms dapat menyimpan puree MPASI homemade dengan aman di lemari es selama 24 hingga 48 jam, sedangkan penyimpanan di dalam freezer bisa bertahan selama 3 bulan seperti dikutip dari Food and Drugs Administration (FDA).

Beri label yang jelas dan beri tanggal saat menyimpan MPASI homemade di dalam kulkas atau freezer. “Makanan bayi yang tidak dibekukan harus berada di dalam kulkas tidak lebih dari dua hari, dan setelah dicairkan, makanan yang dihaluskan tidak boleh dibekukan lagi,” tambahnya.

Selain itu, ada beberapa cara menyimpan MPASI homemade lain yang bisa Moms lakukan. Apa saja itu? Berikut ulasannya.

Baca Juga: Trik Menyiapkan Homemade MPASI Sehat

1. Cara Menyimpan MPASI Homemade: Toples Plastik

Intip 4 Cara Mudah Menyimpan Makanan Bayi Homemade Ini Moms -1.jpg

Foto: Oxo.com

Cara menyimpan MPASI homemade yang pertama adalah dengan toples plastik. Untuk menyimpan MPASI homemade di lemari es, toples plastik atau gelas kecil yang bebas BPA adalah pilihan yang mudah. Carilah yang memiliki tutup kedap udara dengan wadah yang menyimpan antara dua dan empat ons.

Ukuran yang lebih kecil ini penting, karena satu toples cukup untuk sekali makan. Jika ditinggalkan pada suhu kamar selama lebih dari dua jam, maka tidak dapat dimakan kembali karena risiko kontaminasi.

Bukan hanya bisa disimpan di lemari es, toples tersebut juga dapat digunakan dalam freezer, microwave, dan mesin pencuci piring.

2. Cara Menyimpan MPASI Homemade: Pouch

Intip 4 Cara Mudah Menyimpan Makanan Bayi Homemade Ini Moms -2.jpg

Foto: Cherubbaby.com

Cara menyimpan MPASI homemade yang selanjutnya adalah dengan pouch. Moms juga dapat dapat mempertimbangkan pounch makanan yang dapat digunakan kembali untuk menyimpan MPASI homemade di lemari es. Kelebihan menggunakan pounch adalah mudah dibawa saat bepergian atau dikeluarkan isinya untuk dimasukkan ke dalam mangkuk sebagian jika tidak berencana menggunakan seluruh porsi.

Opsi ini menyerupai kantong plastik klip namun merupakan alternatif yang lebih ramah lingkungan yang murah bebas BPA. Ini juga tidak akan membuang waktu saat mencoba mengingat makanan apa yang ada di dalamnya. Jangan lupa pasang label tanggal di luarnya.

3. Cara Menyimpan MPASI Homemade: Loyang Kue

Intip 4 Cara Mudah Menyimpan Makanan Bayi Homemade Ini Moms -3.jpg

Foto: Wholesomebabyfood.momtastic.com

Cara menyimpan MPASI homemade yang selanjutnya adalah loyang kue. Jika Moms menyukai makanan siap saji dan memiliki freezer besar, Moms harus mempertimbangkan opsi ini karena ini adalah cara yang paling efisien.

Gunakan loyang yang dilapisi kertas lilin, kertas perkamen, atau loyang silikon dan buat sedikit makanan bayi per porsi seperti saat membuat bola adonan kue, lalu tutupi dengan bungkus plastik dan masukkan ke dalam freezer.

Mirip dengan metode wadah es batu, Moms dapat menyimpan MPASI homemade ke dalam tas freezer atau dalam kantong plastik untuk penyimpanan.

4. Cara Menyimpan MPASI Homemade: Ice Tray Pops

Intip 4 Cara Mudah Menyimpan Makanan Bayi Homemade Ini Moms -4.jpg

Foto: Geekyviews.com

Cara menyimpan MPASI homemade yang selanjutnya adalah cetakan es loli. Membuat dan menyimpan MPASI bayi menjadi jauh lebih keren saat ini karena Moms dapat menyimpannya dalam berbagai bentuk, ukuran, dan desain. Salah satunya saat Moms memilih ice tray pops ini.

Caranya, buat puree seperti biasa kemudian gunakan ice tray pops sebagai gantinya. Ini bebas BPA dan aman untuk pencuci piring. Plus, ketika bayi sudah cukup besar, Moms dapat menggunakannya kembali untuk membuat es loli.

Baca Juga: Begini Cara Membuat dan Menyimpan Kaldu untuk MPASI

5. Cara Menyimpan MPASI Homemade: Cetakan Es Batu

cara menyimpan mpasi: cetakan es

Foto: Orami Photo Stock

Cara menyimpan MPASI homemade selanjutnya adalah dengan menggunakan cetakan es batu. Moms hanya perlu membuat puree atau bubur lalu menempatkannya dalam cetakan es batu dan simpan di freezer. Saat akan digunakan, Moms bisa mengeluarkannya satu per satu untuk dihangatkan.

Bentuk cetakan es batu yang ramping tentu saja tidak akan memakan tempat. Agar lebih higienis, Moms bisa memilih cetakan es batu yang sudah memiliki tutup. Jika tidak ada, Moms bisa menutupnya dengan plastik.

6. Cara Menyimpan MPASI Homemade: Cup Muffin Silikon

cara menyimpan mpasi: cetakan silikon

Foto: Orami Photo Stock

Moms, siapa bilang cup silicon hanya bisa digunakan untuk cetakan muffin? Cup ini juga bisa digunakan untuk menyimpan MPASI homemade lho.

Karena bahannya yang fleksible, MPASI bisa dengan mudah dimasukkan dan dikeluarkan. Moms juga bisa menggunakannya berkali-kali.

Cara nya, Moms hanya perlu membuat puree atau bubur bayi kemudian menyimpannya di dalam cup muffin silikon ini lalu dibekukan di freezer.

Moms bisa langsung menyimpannya di freezer maupun menyimpannya dalam wadah tertutup terlebih dahulu baru dimasukkan ke dalam freezer agar lebih aman.

7. Cara Menyimpan MPASI Homemade: Toples Kaca

cara menyimpan mpasi: toples kaca

Foto: Orami Photo Stock

Toples kaca kecil bekas selai juga bisa Moms jadikan cara menyimpan MPASI homemade. Karena terbuat dari kaca, wadah MPASI ini terbilang aman Moms. Dan tentunya bisa dipakai berulang kali asalkan tidak pecah.

Namun, Moms harus memastikan dulu bahwa toples tersebut aman masuk freezer yaa. Kalau tidak, toples akan retak.

Setelah Moms menyiapkan makanan bayi dan memasukkannya ke dalam toples, tutup rapat dan simpan di freezer selama tiga bulan. Saat Moms siap menggunakan makanan, cairkan dengan air hangat.

8. Cara Menyimpan MPASI Homemade: Loyang Muffin Mini

cara menyimpan mpasi: loyang muffin mini

Foto: Amazon.com

Cara menyimpan MPASI homemade selanjutnya adalah dengan loyang muffin mini. Ketika sedang tidak digunakan, loyang muffin mini ini pas sekali untuk menyimpan MPASI karena ukurannya pas dengan porsi bayi.

Caranya mudah, Moms hanya perlu membuat puree atau bubur bayi lalu menaruhnya di loyang muffin mini. Setelah itu, tutup rapat atau bungkus dengan pastik lalu masukkan ke freezer.

Baca Juga: Selain Puree, Pisang Bisa Jadi 5 Menu MPASI Ini

9. Cara Menyimpan MPASI Homemade: Ziplock

cara menyimpan mpasi: ziplock

Foto: Momstatic.com

Cara menyimpan MPASI homemade lainnya adalah dengan ziplock. Alasannya tentu saja karena ini cara paling mudah. Selain itu, Moms tidak akan membuang waktu memeras otak mencoba mengingat apa itu kubus hijau (alpukat? Bayam? Brokoli?) Atau jika mereka masih aman untuk dimakan bayi.

Cara menyimpannya sangat mudah. Siapkan makanan bayi di nampan es batu atau sendok dan setelah dibekukan, masukkan dalam freezer berlabel makanan dan tanggal.

Itulah manfaat dan cara menyimpan MPASI homemade. Kini, Moms bisa menyimpan lebih banyak MPASI homemade untuk bayi tanpa khawatir terbuang atau kurang lagi dengan mencoba metode-metode tersebut.

Artikel Terkait