KESEHATAN
20 Februari 2019

Mengenal Menstrual Cup, Apa Keuntungan dan Cara Menggunakannya?

Dapat menampung lebih banyak dibanding pembalut atau tampon
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh (mentari.delita)
Disunting oleh (mentari.delita)
lunette cups 86 of 99 1024x

Ketikan menstruasi datang, tentu Moms akan menggunakan pembalut atau tampon.

Selain dua benda tersebut, kini hadir sebuah wadah untuk menampung cairan menstruasi yang disebut dengan menstrual cup.

Apakah menstrual cup dan bagaimana cara menggunakannya? Mari simak ulasan berikut:

Mengenal Menstrual Cup

1543599588517 menstrual cup and tampon gregory lee gettyimages

Menstrual cup adalah jenis produk kesehatan kewanitaan yang dapat digunakan kembali.

Bentuknya adalah cangkir kecil mirip corong yang terbuat dari karet atau silikon yang bisa Moms masukkan ke dalam vagina untuk menampung cairan menstruasi.

Benda yang satu ini dapat menampung lebih banyak darah ketimbang yang lain.

Tak hanya itu, selain ramah lingkungan menstrual cup juga dapat digunakan berulang kali.

Jika Moms tertarik menggunakan menstrual cup, bicarakan dengan dokter kandungan terlebih dahulu.

Hal ini lantaran Moms memang harus tahu betul kira-kira ukuran apa yang dibutuhkan agar sesuai dengan tubuh.

"Tanyakan pada dokter atau tenaga kesehatan ahli. Mereka akan mengecek panjang vagina untuk mengetahui ukuran menstrual cup yang tepat," ujar Jennifer Conti, asisten profesor klinis di Departemen Obstetri dan Ginekologi Universitas Stanford. 

Untuk mengetahui ukuran cangkir menstruasi yang tepat, Moms dan dokter harus mempertimbangkan: usia, panjang serviks, fleksibilitas cup dan kekuatan otot-otot dasar panggul.

Baca Juga: Harus Tahu! Ini Perbedaan Pembalut, Tampon, Menstrual Cup, dan Panty Liner

Cara Menggunakan Menstrual Cup

501954 les coupes menstruelles pourraient etre opengraph 1200 2

Saat Moms menggunakan cangkir menstruasi untuk pertama kali, mungkin terasa tidak nyaman.

Sebelum Moms memasukkannya, lumasi dengan air atau pelumas berbahan dasar air.

Menstrual cup yang basah lebih mudah dimasukkan. Berikut langkah untuk memasukkannya:

  • Cuci tangan sampai bersih.
  • Oleskan air atau pelumas berbahan dasar air ke tepi gelas.
  • Lipat dengan kuat menstrual cup menjadi menjadi dua, pegang di satu tangan dengan tepi menghadap ke atas.
  • Masukkan ke atas, ke dalam vagina dan harus terletak beberapa inci di bawah serviks.
  • Setelah cangkir berada di vagina, putarlah. Benda tersebut akan terbuka untuk membuat segel kedap udara yang menghentikan kebocoran.

Moms seharusnya tidak merasakan menstrual cup jika telah memasukkannya dengan benar.

Bahkan Moms juga bisa bergerak, melompat, duduk, berdiri, dan melakukan kegiatan sehari-hari lainnya tanpa takut benda tersebut jatuh atau lepas.

Namun, jika Moms salah menggunakannya, menstrual cup bisa membuat tidak nyaman dan dapat berisiko kebocoran.

"Kebocoran mungkin terjadi jika menstrual cup tidak dimasukkan dengan benar, atau bisa juga terjadi ketumpahan," kata Raquel Dardik, asisten profesor klinis Obstetri dan Ginekologi di NYU Langone Health. 

Menstrual cup dapat digunakan selama 6 hingga 12 jam, tergantung pada apakah Moms memiliki aliran yang besar atau tidak. Ini berarti Moms dapat menggunakan cangkir untuk perlindungan semalam.

Baca Juga: Berapa Lama Harus Mengganti Pembalut Saat Menstruasi?

Keuntungan Menggunakan Menstrual Cup

menstrualcup

Banyak sekali keuntungan yang Moms dapatkan ketika memilih menggunakan menstrual cup ketika datang bulan, seperti:

  • Lebih aman dari tampon
  • Menampung lebih banyak darah daripada pembalut atau tampon
  • Lebih baik untuk lingkungan daripada pembalut atau tampon, karena Moms tidak perlu membuangnya 
  • Lebih hemat, sebab menstrual cup bisa dipakai selama 10 tahun

Tak hanya itu, menstrual cup tidak berisiko terkena sindrom syok toksik (TSS), yang merupakan infeksi bakteri langka yang terkait dengan penggunaan tampon.

Menstrual cup juga memungkinkan Moms untuk berhubungan seks. Kebanyakan cangkir yang dapat digunakan kembali harus dikeluarkan sebelum berhubungan seks, tetapi cangkir yang sekali pakai bisa tetap ada saat Moms berhubungan intim.

Harga menstrual cup memang cukup mahal, tapi kalau dihitung-hitung malah lebih hemat dan praktis dibanding harus membeli pembalut atau tampon setiap bulannya. Apakah Moms tertarik untuk mencoba? 

(MDP)

Artikel Terkait