3-12 BULAN
24 November 2019

Manfaat Prebiotik, Bakteri yang Aman untuk Si Kecil

Perhatikan kandungannya saat memilih produk prebiotik
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Intan Aprilia

Jika biasanya saat mendengar kata ‘bakteri’ Moms akan merasa khawatir, tetapi hal itu tidak perlu dilakukan dengan ‘bakteri baik’ ini. Dia adalah prebiotik.

Dilansir dari University of Massachusetts Medical School, prebiotik adalah mikroorganisme hidup, yang jika diberikan dalam jumlah yang sesuai akan memberi manfaat kesehatan pada manusia. Nyatanya, produk prebiotik memang berperan dalam memperbaiki kinerja usus dan beberapa masalah lain.

Beberapa makanan prebiotik adalah pisang, oat, flax seeds, chia seeds, asparagus, bawang bombay, bawang putih, kacang-kacangan, apel, dan daun bawang. Apa manfaat prebiotik lainnya ya Moms?

Baca Juga: Apa Perbedaan Probiotik dan Prebiotik untuk Anak?

Apa Itu Prebiotik?

manfaat prebiotik

Terdapat triliunan bakteri yang hidup dalam sistem pencernaan anak, dan banyak di antaranya dianggap baik karena membantu menjaga kesehatan. Bakteri itu bahkan sudah ada ketika Si Kecil lahir. Saat bayi melewati jalan lahir, beberapa mikroba juga ikut bersamanya.

“Bayi-bayi yang dilahirkan dengan jalan operasi Caesar, mereka memiliki jenis bakteri yang berbeda,” jelas Mary Ellen Sanders, Ph.D., seorang ahli mikrobiologi dan direktur eksekutif Asosiasi Ilmiah Internasional untuk Prebiotik dan Prebiotik.

Dilansir dari American Microbiome Institute, kandungan bakteri baik dari prebiotik di dalam ASI juga akan membuat pencernaan bayi lebih sehat dan kuat.

"Dengan membentuk isi saluran pencernaan bayi, ASI juga membantu 'mendidik' sistem kekebalan yang berkembang," kata David Mills, Ph.D., seorang ahli mikrobiologi Davis, University of California, Davis.

Tetapi juga yang bisa menghilangkan keseimbangan bakteri tersebut. Antibiotik misalnya, yang dapat membunuh bakteri jahat dan baik di usus Si Kecil.

"Sekitar 20 hingga 30 persen anak-anak menderita diare ketika mereka minum antibiotik," kata Daniel Merenstein, MD, direktur penelitian di departemen kedokteran keluarga di Georgetown University Medical Center, di Washington, DC.

Baca Juga: Ini Dia 4 Masalah Pencernaan Bayi yang Paling Umum Beserta Pengobatannya

Manfaat Prebiotik untuk Anak

manfaat prebiotik

Beberapa ahli percaya bahwa jenis penelitian tentang manfaat prebiotik harus melibatkan produk tertentu daripada jenis prebiotik tertentu.

"Tanpa mereka, kita benar-benar tidak tahu seberapa baik - atau berapa banyak - bakteri hidup bertahan dalam produk pada saat mereka dimakan," kata Daniel.

Manfaat prebiotik pertama adalah mengobati kolik. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Pediatrics pada 2007 menemukan bahwa bayi yang mengalami kolik, berkurang gejalanya saat mengonsumsi prebiotik selama satu minggu. "Hasil ini mengejutkan, dan kami perlu penelitian lebih lanjut," tambah Daniel.

Selanjutnya, manfaat prebiotik adalah mampu mengurangi diare. "Prebiotik tidak dapat membuat masalah perut hilang, tetapi ada kemungkinan mengurangi diare satu hari dan membuat gejalanya tidak terlalu parah," jelas David.

Masalah usus juga akan sedikit saat mengonsumsi prebiotik. Penelitian terbaru dari Italia, menemukan bahwa bayi sembelit yang diberi L. reuteri lebih sering buang air besar setelah dua minggu daripada mereka yang diberi plasebo.

Meskipun begitu, manfaat prebiotik akan terasa hanya jika SI Kecil mengonsumsinya. "Begitu berhenti mengonsumsi prebiotik apapun, apakah itu dalam makanan atau dalam bentuk obat, manfaat itu akan hilang dari usus dan tingkat mikroflora pencernaan kembali ke keadaan semula," kata Frank R. Greer, MD, profesor pediatri di University of Wisconsin.

Baca Juga: 5 Cara Menjaga Kesehatan Pencernaan Anak, Gampang Kok!

Perhatikan Ini Sebelum Membeli Prebiotik

manfaat prebiotik

Sebelum memutuskan membeli produk prebiotik, Moms bisa memilih beberapa makanan yang mengandung prebiotik setidaknya 1 miliar CFU, salah satunya minuman prebiotik yang sudah dikenal oleh masyarakat. “Mereka juga aman untuk anak kecil,” kata Daniel.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi prebiotik melalui makanan atau suplemen, dapat secara memengaruhi keseimbangan bakteri anak. Saat akan membeli produk prebiotik, Moms juga perlu mengecek labelnya.

Beberapa produk makanan mencantumkan nama bersama jumlah bakteri hidup, biasanya dikutip pada label secara eksponensial sebagai 109 (1 miliar) atau 1010 (10 miliar) CFU (unit pembentuk koloni).

Baca Juga: 7 Camilan yang Mengandung Probiotik, Baik untuk Pencernaan Anak

Cari produk prebiotik yang berlabel bakteri baik yang hidup dan aktif untuk mengidentifikasi produk yang akan memberikan manfaat kesehatan.

Selain banyak manfaat, prebiotik juga rasanya enak. Tak salah jika Si Kecil juga menyukainya kan Moms? Tapi, konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan prebiotik apa pun untuk menjaga Si Kecil aman dan sehat.

(FAR)

Artikel Terkait