KEHAMILAN
26 April 2020

Ini Segudang Manfaat Probiotik untuk Ibu Hamil, Luar Biasa!

Selain untuk usus, ternyata ada juga manfaat prebiotik lainnya bagi ibu hamil seperti mencegah komplikasi kehamilan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Waritsa Asri
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Bila Moms memiliki tujuan agar bisa mempertahankan pencernaan yang sehat serta memiliki banyak bakteri yang baik. Maka, mengonsumsi probiotik bisa menjadi solusinya.

Probiotik adalah mikroorganisme hidup yang dapat menawarkan manfaat kesehatan jika dikonsumsi dalam jumlah yang memadai. Moms bisa mendapatkan probiotik dari makanan fermentasi seperti yoghurt atau dari suplemen komersial.

Baca Juga: 4 Ciri Balita Membutuhkan Probiotik Lebih Banyak

Lalu, apakah probiotik aman dikonsumsi bagi ibu hamil? Menurut National Institute of Health, probiotik mungkin aman karena data ini menunjukkan suplemen probiotik jarang diserap.

Sehingga, kemungkinan tertular bacteremia dari meminum probiotik Lactobacillus kurang dari 1 per 1 juta, dan kemungkinan mendapatkan jamur dari Saccharomyces bouldardii adalah sekitar 1 per 5,6 juta orang yang menggunakan probiotik.

Manfaat Probiotik untuk Ibu Hamil

Diabetes gestasional pada ibu hamil

Foto: Orami Photo Stock

Nah, penelitian tentang manfaat kesehatan dari penggunaan probiotik berkembang dengan sangat cepat. Lalu, apa saja manfaat probiotik untuk ibu hamil? Berikut ulasannya.

1. Menurunkan Risiko Alergi Makanan dan Eksim pada Bayi

Moms, manfaat probiotik untuk ibu hamil adalah untuk bayi dan berkaitan dengan risiko eksim dan alergi. Karena, eksim adalah precursor untuk berbagai kondisi seperti alergi makanan dan asma, mengurangi atau mencegahnya penting.

Sebuah ulasan dari Plos Medicine dari 19 uji klinis yang memberikan probiotik untuk wanita hamil dan menyusui terlambat menjawab pertanyaan itu.

Mereka menemukan risiko 22 persen lebih rendah pada anak-anak yang terkena eksim. Ini berada dalam kisaran usia 6 bulan hingga 3 tahun.

Ulasan yang sama juga menemukan anak-anak memiliki risiko lebih rendah terhadap sensitivitas susu sapi. Jadi hasilnya sejauh ini terlihat menguntungkan bahwa suplementasi probiotik selama kehamilan dapat membantu mengatasi eksim dan alergi pada bayi.

Baca Juga: Probiotik Untuk Bayi: Kapan Diperkenalkan dan Apa Manfaatnya?

2. Menurunkan Risiko Diabetes Gestasional

Manfaat probiotik untuk ibu hamil yang kedua adalah potensial dalam mengurangi risiko diabetes gestasional. Diabetes gestasional memengaruhi 1 dari 10 kehamilan dan dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan bagi ibu dan bayi, jadi apa pun yang membantu mengurangi risiko pada Moms yang tengah hamil adalah penting untuk diketahui.

Ada beberapa uji klinis yang dikeluarkan oleh jurnal dari Nutrients, ibu hamil dengan diabetes gestasional yang mengonsumsi probiotik dapat secara signifikan mengurangi resistensi insulin.

Karena diabetes gestasional adalah tempat tubuh menjadi lebih resisten terhadap insulin, membuatnya lebih sulit untuk membersihkan kelebihan glukosa dari darah, maka perbaikan dalam hal ini berarti lebih sedikit obat yang diperlukan untuk menjaga gula darah tetap terkendali.

3. Menurunkan Risiko Komplikasi Kehamilan

Manfaat probiotik untuk hamil yang terakhir yaitu pengurangan risiko komplikasi kehamilan. Khususnya dua yang utama yaitu preeklamsia dan kelahiran sebelum waktunya.

Sebuah penelitian BMJ di Norwegia menemukan bahwa mengonsumsi probiotik selama kehamilan dapat menurunkan risiko seorang wanita untuk kelahiran prematur dan preeklamsia.

Ini adalah kesimpulan setelah melihat hasil dari lebih dari 70.000 kelahiran. Ketika probiotik dipakai pada akhir kehamilan, risiko preeklamsia berkurang 20 persen. Sementara risiko kelahiran prematur dipotong secara dramatis 27 persen.

Manfaat Lain Probiotik untuk Ibu Hamil

Preeklamsia

Foto: Orami Photo Stock

Probiotik, baik dari makanan atau suplemen, membantu sistem pencernaan Moms bekerja lebih efisien. Seperti disebutkan di atas, probiotik dianggap mengurangi keberadaan bakteri jahat. Membantu usus memindahkan makanan dan mengurangi bakteri jahat membantu mengurangi kemungkinan mengalami komplikasi kesehatan.

Lalu, dilansir dari American Pregnancy Association, probiotik dipahami untuk membantu hal-hal berikut:

  • Diare infeksi
  • Diare terkait antibiotik
  • Sindrom iritasi usus
  • Penyakit radang usus
  • Vaginosis bakteri
  • Mengurangi dermatitis atopik anak

Kemudian, dengan keluhan umum ibu hamil seperti sembelit dan diare maka pengunaan probiotik selama kehamilan merupakan hal yang umum. Jurnal Obstetri dan Ginekologi Kanada Kanada menemukan 45 hingga 93 persen bidan meresepkan beberapa bentuk produk kesehatan alami untuk ibu hamil.

Baca Juga: Perlukah Konsumsi Probiotik saat Hamil?

Jika Moms mempertimbangkan probiotik jangan lupa untuk berbicara dengan dokter kandungan atau bidan sebelum mengonsumsinya. Meskipun sangat jarang, probiotik dapat menyebabkan bakteremia dan keberadaan bakteri atau jamur dalam darah. Selamat mencoba, Moms!

Artikel Terkait