KESEHATAN
21 Oktober 2020

Lezat dan Manis, Ini 7 Manfaat Susu Kurma untuk Kesehatan

Di balik rasanya, ternyata ada banyak manfaat yang bisa Moms dapatkan dari susu kurma lho!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Rizky
Disunting oleh Intan Aprilia

Sebagian besar masyarakat Indonesia memang sudah sangat akrab dengan buah kurma. Buah satu ini biasanya paling banyak dicari selama bulan Ramadan.

Ini karena sebagian besar umat Islam percaya bahwa mengonsumsi kurma hukumnya sunnah dan Nabi Muhammad SAW pun menyarankan agar buah ini menjadi santapan pertama saat berbuka.

Bukan tanpa alasan umat Islam menjadikan buah ini sebagai takjil atau sajian berbuka, pasalnya di dalam buah kurma terdapat banyak sekali manfaat.

Namun, kini ada olahan lain dari buah kurma yang cukup populer dan pastinya memiliki manfaat yang luar biasa, yaitu susu kurma.

Tampaknya Moms sudah tak perlu meragukan manfaat susu kurma untuk kesehatan. Kurma dan susu adalah dua jenis sumber nutrisi yang sangat baik untuk kesehatan.

Saat keduanya disatukan, maka Moms akan mendapatkan manfaat dua kali lipat. Sebagian besar kalori dalam kurma berasal dari karbohidrat dan sisanya berasal dari jumlah protein yang sangat sedikit.

Terlepas dari kalorinya, kurma mengandung beberapa vitamin dan mineral penting selain sejumlah besar serat. Lagipula kebutuhan protein tersebut akan dipenuhi dari kandungan susu.

Mengutip The Self Nutrition Data dalam satu porsi kurma (100 gram), ada beberapa nutrisi yang akan Moms dapatkan, antara lain:

  • Kalori: 277
  • Karbohidrat: 75 gram
  • Serat: 7 gram
  • Protein: 2 gram
  • Kalium: 20 persen kebutuhan harian
  • Magnesium: 14 persen kebutuhan harian
  • Tembaga: 18 persen kebutuhan harian
  • Mangan: 15 persen kebutuhan harian
  • Besi: 5 persen kebutuhan harian
  • Vitamin B6: 12 persen kebutuhan harian

Kurma juga mengandung antioksidan tinggi, yang dapat berkontribusi pada banyak manfaat kesehatannya. Susu kurma pun cocok untuk dikonsumsi siapa saja, dari mulai anak kecil, remaja, orang dewasa, hingga lansia.

Penasaran apa saja manfaat susu kurma untuk kesehatan? Simak ulasannya berikut ini!

Baca Juga: 3 Resep Minuman Kurma yang Layak Dicoba, Segar dan Enak!

Manfaat Susu Kurma untuk Kesehatan

Penggemar Susu Kurma Intip Manfaat Susu Kurma untuk Kesehatan Berikut Ini

Foto: freepik.com

Mungkin ada Moms yang kurang suka makan kurma banyak-banyak karena rasanya terlalu manis.

Namun, jika sudah dicampurkan ke dalam susu dengan cara dijus, maka Moms tidak sadar bahwa sudah konsumsi buah kurma dalam jumlah yang banyak.

Dengan begini, Moms bisa mendapatkan manfaat dari susu kurma dengan maksimal. Nah, berikut ini manfaat susu kurma yang wajib Moms ketahui:

1. Menjaga Kesehatan Jantung

Manfaat susu kurma yang pertama adalah sebagai pelindung kesehatan jantung. Ini karena beragam nutrisi yang ada di dalam susu dan buah kurma ternyata dapat menurunkan pemicu penyakit jantung.

Dengan mengonsumsi kurma, maka Moms bisa mendapatkan tekanan darah yang lebih stabil. Pasalnya, kurma kaya akan kalium, tetapi memiliki natrium yang rendah.

Kalium dalam kurma akan membantu menurunkan tekanan darah dan membantu tubuh mendorong natrium, sehingga pembuluh darah tidak mengalami gangguan.

Apalagi saat susu yang juga merupakan sumber kalium dicampur dengan kurma, maka keduanya bisa menjadi alternatif minuman sehat untuk menurunkan risiko penyakit jantung dengan rasa yang lezat.

Tak hanya itu, serat di dalam kurma yang tinggi juga akan menjaga jantung tetap dalam kondisi sehat.

Dalam empat buah kurma, terkandung 6 gram serat yang akan memenuhi lebih dari 30 persen kebutuhan serat harian.

2. Mencegah dan Mengatasi Sembelit

Mendapatkan serat yang cukup penting untuk kesehatan secara keseluruhan.

Dengan hampir 7 gram serat dalam porsi 3,5 ons, memasukkan kurma dalam makanan harian adalah cara yang bagus untuk meningkatkan asupan serat.

Serat ini dapat bermanfaat bagi kesehatan pencernaan seperti mencegah sembelit. Serat di dalam kurma akan mempromosikan buang air besar secara teratur karena ia berkontribusi pada pembentukan tinja.

Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan The British Journal of Nutrition, sebanyak 21 orang yang mengonsumsi 7 kurma per hari selama 21 hari mengalami peningkatan frekuensi tinja dan mengalami peningkatan buang air besar yang signifikan dibandingkan saat mereka tidak makan kurma.

Campuran susu dengan kurma akan semakin memudahkan kamu untuk mendapatkan serat yang dapat membuat BAB lancar melewati usus.

3. Penangkal Penyakit Karena Tinggi Antioksidan

Mengutip Journal of the American College of Nutrition kurma menyediakan berbagai antioksidan yang menawarkan sejumlah manfaat kesehatan, termasuk penurunan risiko beberapa penyakit.

Antioksidan ini akan melindungi sel tubuh dari radikal bebas, yang merupakan molekul tidak stabil yang dapat menyebabkan reaksi berbahaya di tubuh dan menyebabkan penyakit.

Berikut ini tiga antioksidan paling kuat dalam kurma:

  • Flavonoid: Flavonoid adalah antioksidan kuat yang dapat membantu mengurangi peradangan dan telah dipelajari potensinya untuk mengurangi risiko diabetes, penyakit Alzheimer, dan jenis kanker tertentu.
  • Karotenoid: Karotenoid terbukti meningkatkan kesehatan jantung dan juga dapat mengurangi risiko gangguan terkait mata, seperti degenerasi makula.
  • Asam Fenolat: Dikenal karena sifat anti-inflamasi, asam fenolat dapat membantu menurunkan risiko kanker dan penyakit jantung.

Baca Juga: 8 Manfaat Buah Kurma Untuk Kesehatan dan Kecantikan

4. Susu Kurma Bisa Jadi ASI Booster

Sekali mencoba susu kurma, Moms pasti ketagihan. Namun, tahukah Moms bahwa susu kurma juga baik dikonsumsi untuk ibu menyusui? Ya, susu kurma bisa menjadi pilihan ASI booster yang lezat.

Sebuah penelitian dari Mediterranean Journal of Nutrition and Metabolism mengungkapkan bahwa kurma yang ditambahkan sebagai suplemen pada diet ibu menyusui dapat meningkatkan produksi ASI. Ia juga bisa mengurangi stres, dan meningkatkan kesehatan ibu secara keseluruhan.

Beberapa kandungan pada kurma seperti tryptophan, juga diyakini mampu menghasilkan serotonin yang merupakan hormon kebahagiaan. Kondisi ini kemudian bisa membuat ibu lebih tenang dan jauh dari stres.

Selain itu serotonin di dalam susu kurma juga mampu mencegah turunnya kadar prolaktin yang diperlukan untuk produksi susu ibu.

Kondisi ibu yang jauh dari stres dan memiliki kadar prolaktin yang tinggi, dapat membuat produksi ASI semakin banyak sehingga kebutuhan gizi bayi akan selalu tercukupi.

5. Manfaat Susu Kurma untuk Diet: Sebagai Pemanis Alami

Ternyata ada juga manfaat susu kurma untuk diet, yakni sebagai pemanis alami.

Kurma merupakan sumber fruktosa, yang merupakan jenis gula alami yang ditemukan dalam buah. Karena alasan ini, kurma sangat manis dan juga memiliki rasa seperti karamel.

Buah ini cocok digunakan sebagai pengganti yang sehat untuk gula putih. Lagipula serat dalam kurma juga tinggi yang akan membuat Moms bisa kenyang lebih lama.

Namun, penting untuk dicatat bahwa meskipun kurma kaya akan serat dan nutrisi, namun masih cukup tinggi kalori dan paling baik dikonsumsi dalam jumlah sedang. Atau jika kamu mencampurnya dengan susu, pastikan memilih susu yang rendah gula supaya lebih sehat.

Baca Juga: Serba-Serbi Manfaat Sari Kurma bagi Ibu Hamil, Bisa Memperlancar Kelahiran Juga!

Manfaat Susu Kurma untuk Anak

Manfaat Susu Kurma untuk Anak

Foto: verywellfamily.com

Tak hanya untuk orang dewasa, ada dua alasan mengapa susu kurma cocok untuk diberikan untuk anak, antara lain:

6. Menjaga Kesehatan Tulang

Seperti yang sudah Moms ketahui bahwa konsumsi susu dapat memperkuat tulang.

Namun, Moms mungkin bertanya apakah susu kurma memiliki manfaat yang sama untuk anak-anak. Jawabannya adalah iya, karena susu dan kurma adalah sumber kalsium yang baik untuk tulang.

Setiap orang hanya mendapat satu kesempatan untuk membangun tulang yang kuat, yakni saat masih anak-anak dan remaja.

Anak-anak yang mendapatkan cukup kalsium memulai kehidupan dewasanya dengan tulang yang kuat serta terlindungi dari masalah tulang seperti keropos tulang di kemudian hari.

Anak kecil dan bayi membutuhkan kalsium dan vitamin D untuk mencegah penyakit yang disebut rakhitis.

Rakhitis melembutkan tulang dan menyebabkan kaki bengkok, pertumbuhan terhambat, dan terkadang otot sakit atau lemah.

Kalsium diukur dalam miligram (mg) dan setiap orang membutuhkan jumlah yang berbeda pada tahap kehidupan yang berbeda.

Paling baik jika anak-anak mendapatkan sebagian besar kalsiumnya dari makanan, seperti dari susu kurma.

Mengutip Kids Health, anak-anak usia 1 sampai 3 tahun membutuhkan 700 mg kalsium sehari (2-3 porsi).

Anak-anak berusia 4 sampai 8 tahun membutuhkan 1.000 mg kalsium sehari (2–3 porsi). Sementara anak-anak dan remaja berusia 9 hingga 18 tahun membutuhkan 1.300 mg kalsium sehari (4 porsi).

7. Meningkatkan Fungsi Otak

Manfaat susu kurma untuk anak selanjutnya adalah membantu meningkatkan fungsi otak.

Sifat potensial penguat otak pada kurma telah dikaitkan dengan kandungan antioksidannya yang dikenal dapat mengurangi peradangan, termasuk flavonoid.

Sebuah studi baru, yang diterbitkan di Food & Function, menunjukkan bahwa mengonsumsi minuman kaya flavonoid seperti blueberry liar yang kaya flavonoid dapat meningkatkan fungsi eksekutif pada anak-anak berusia 7 hingga 10 tahun.

Dalam penelitian yang dilakukan pada 21 anak berusia antara 7-10 tahun ditemukan bahwa anak-anak dapat melakukan tugas lebih cepat secara signifikan setelah mengonsumsi minuman tinggi flavonoid. Namun, penelitian ini baru berfokus pada blueberry liar yang merupakan sumber flavonoid yang sangat tinggi.

Sementara penelitian terhadap susu kurma belum dikembangkan lebih jauh, meski kandungan flavonoid dalam susu kurma juga tinggi, tapi tak ada salahnya untuk memberikan susu kurma untuk anak.

Selain itu, mengutip Journal of Ayurveda Integrative Medicine menyebutkan bahwa hewan telah menunjukkan kurma bermanfaat untuk mengurangi aktivitas protein beta amiloid, yang dapat membentuk plak di otak.

Ketika plak menumpuk di otak, mereka dapat mengganggu komunikasi antara sel otak, yang pada akhirnya dapat menyebabkan kematian sel otak dan kemudian memicu penyakit Alzheimer.

Masih dalam penelitian yang sama, tikus yang diberi makan makanan yang dicampur dengan kurma juga memiliki memori dan kemampuan belajar yang jauh lebih baik, serta perilaku terkait kecemasan yang lebih sedikit, dibandingkan dengan mereka yang tidak memakannya.

Namun, penelitian pada manusia diperlukan untuk mengkonfirmasi peran kurma dalam kesehatan otak anak.

Baca Juga: Bosan Makan Kurma? Olah Jadi 4 Hidangan Ini

Cara Membuat Susu Kurma

Cara Membuat Susu Kurma

Foto: parenting.firstcry.com

Meski sehat, Moms juga perlu ingat bahwa kurma juga mengandung gula yang tinggi yang jika dikonsumsi berlebihan bisa sebabkan masalah kesehatan.

Supaya terhindar dari masalah tersebut, simak resep susu kurma dengan dosis yang disarankan berikut:

Bahan-bahan:

  • 4-5 buah kurma utuh,
  • 1 cangkir susu sapi,
  • Bubuk kayu manis secukupnya (jika ingin rasa yang lebih kuat).

Cara membuatnya sangat mudah, Moms hanya perlu mencampurkan bahan-bahan di atas ke dalam blender hingga halus dan tercampur rata.

Moms dan anggota keluarga lain bisa meminum secangkir susu kurma setiap harinya. Selamat mencoba ya Moms!

Artikel Terkait