TREN
6 Februari 2019

Bisa Turunkan Kolesterol, Ini 5 Manfaat Tempe untuk Kesehatan

Tempe bisa membantu mengurangi kadar kolesterol lho, Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Andra Nur
Disunting oleh Andra Nur

Bagi orang Indonesia, tempe adalah makanan sehari-hari yang umum dikonsumsi.

Jika dibandingkan dengan daging, harga tempe jauh lebih murah.

Tapi, untuk urusan nutrisi, tempe bisa bersaing dengan daging. Malahan, banyak yang mengatakan tempe jauh lebih sehat dari daging.

Tempe ternyata punya banyak manfaat untuk kesehatan lho, Moms.

Kira-kira, apa saja ya manfaat tempe untuk kesehatan? Yuk kita lihat di bawah ini Moms!

Tempe Mengandung Banyak Nutrisi

Tempe merupakan sumber protein, zat besi, mangan, fosfor, magnesium, dan kalsium yang baik.

Di sisi lain, kandungan karbohidrat dan natrium pada tempe juga rendah.

Makanya tempe adalah makanan yang cocok bagi Moms yang sedang berusaha mengontrol berat badan.

Tempe Mengandung Probiotik

Fermentasi adalah proses yang melibatkan pemecahan gula oleh bakteri dan ragi.

Melalui fermentasi, asam fitat yang ditemukan dalam kedelai dipecah. Proses ini membantu meningkatkan pencernaan dan penyerapan.

Selain itu, makanan fermentasi adalah sumber probiotik yang baik.

Probiotik sendiri merupakan bakteri menguntungkan yang ditemukan dalam usus yang dapat membantu meningkatkan kesehatan pencernaan.

Dibandingkan dengan varietas tempe lainnya, tempe berbahan dasar kedelai jadi yang paling kaya akan probiotik.

Studi telah menemukan bahwa probiotik dapat meringankan gejala sindrom iritasi usus, mencegah diare, mengurangi kembung, dan mendukung keteraturan buang air besar.

Beberapa penelitian bahkan menemukan bahwa probiotik dapat meningkatkan penurunan berat badan.

Probiotik juga telah dikaitkan dengan peningkatan imunitas, kesehatan mental dan bahkan kadar kolesterol darah.

Baca Juga: Tak Disangka, 6 Sayuran Ungu Ini Punya Banyak Manfaat untuk Kesehatan

Tempe Mengandung Protein Tinggi

Tempe punya kandungan protein yang tinggi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa diet kaya protein dapat menstimulasi termogenesis.

Zat tersebut mengarah pada peningkatan metabolisme dan membantu tubuh membakar lebih banyak kalori setelah setiap kali makan.

Diet tinggi protein juga dapat membantu mengendalikan nafsu makan dengan meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi rasa lapar.

Sebuah studi menemukan bahwa makanan ringan kedelai protein tinggi meningkatkan nafsu makan, rasa kenyang, dan kualitas diet dibandingkan dengan makanan ringan tinggi lemak .

Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa protein kedelai bisa sama efektifnya dengan protein berbasis daging dalam hal pengendalian nafsu makan.

Tempe Menurunkan Kadar Kolesterol

Tempe secara tradisional dibuat dari kedelai, yang mengandung senyawa tumbuhan alami yang disebut isoflavon.

Isoflavon pada kedelai berkaitan langsung dengan penurunan kadar kolesterol.

Sebuah studi menemukan bahwa isoflavon kedelai mampu secara signifikan menurunkan kolesterol total dan LDL.

Studi lain melihat efek protein kedelai pada kadar kolesterol dan trigliserida.

Sebanyak 42 peserta diberi diet yang mengandung protein kedelai atau protein hewani selama periode enam minggu.

Dibandingkan dengan protein hewani, protein kedelai menurunkan kolesterol LDL 5,7 persen dan kolesterol total 4,4 persen. Ini juga menurunkan trigliserida sebesar 13,3 persen.

Sebuah studi pada hewan tahun 2013 meneliti efek tempe kedelai yang diperkaya nutrisi pada tikus dengan kerusakan hati.

Ditemukan bahwa tempe memiliki efek perlindungan pada hati dan mampu membalikkan kerusakan sel-sel hati.

Baca Juga: 9 Makanan Berbumbu Kacang Khas Indonesia, Manis dan Gurih!

Tempe Bisa Menurunkan Tingkat Stres Oksidatif

Studi menunjukkan bahwa isoflavon kedelai juga memiliki sifat antioksidan dan dapat mengurangi stres oksidatif.

Antioksidan bekerja dengan cara menetralkan radikal bebas.

Akumulasi radikal bebas berbahaya telah dikaitkan dengan banyak penyakit, termasuk diabetes, penyakit jantung, dan kanker.

Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa isoflavon dapat mengurangi gejala stres oksidatif dengan meningkatkan aktivitas antioksidan dalam tubuh.

Studi lain telah menemukan bahwa suplemen dengan isoflavon kedelai mungkin memiliki efek yang menguntungkan pada beberapa penyakit yang terkait dengan stres oksidatif.

Itulah beberapa manfaat tempe untuk kesehatan. Tidak ragu lagi mengonsumsi tempe kan Moms?

(AND)

Artikel Terkait