PROGRAM HAMIL
21 Juni 2020

Manfaat Yoga dan Pilates dalam Program Hamil

Keduanya bisa dilakukan di rumah dan banyak manfaatnya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Dina Vionetta

Dalam program hamil, ada jenis-jenis olahraga yang direkomendasikan. Dua di antaranya adalah yoga dan pilates.

Kedua olahraga ini merupakan latihan low-impact yang berfokus pada penggunaan resistensi berat badan. Manfaatnya sangat besar. Pastinya, kedua latihan ini dapat meningkatkan kesehatan tubuh yang mengarah pada kualitas hidup yang lebih baik.

Yuk, simak penjelasan dari dr. David Mayndra Utama, Sp.OG, ginekolog dari Klinik Fertilitas Bocah Indonesia.

Baca Juga: Pilates saat Hamil, Amankah Bagi Ibu dan Janin?

Penjelasan tentang Pilates dan Yoga

5 Jenis Pose Yoga untuk Bantu Atasi Sembelit - 4 Pavanamuktasana.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Asal usul pasti dari yoga tidak diketahui. Tetapi sudah ada setidaknya selama 3.000 tahun terakhir. Yoga berakar pada kegiatan ritual, agama Buddha, dan agama-agama Timur lainnya. Kegiatan ini berpusat di pada lima pilar yakni relaksasi yang tepat, olahraga, pernapasan, diet, serta pikiran positif dan meditasi. Fokus penuh dan pernapasan dalam adalah fitur utama dalam latihan yoga.

Sementara itu, pilates lebih modern. Ia diciptakan oleh Joseph Pilates pada akhir Perang Dunia I sebagai kegiatan rehabilitasi untuk tentara yang terluka dan cedera. Pilates membawa metodenya ke Amerika Serikat pada tahun 1923 dan menghabiskan bertahun-tahun menyempurnakan pendekatannya.

Manfaat pilates sendiri adalah meningkatkan kekuatan dan daya tahan otot, meningkatkan fleksibilitas dan postur tubuh, memberi keseimbangan yang lebih baik, serta menurunkan nyeri sendi.

Baca Juga: Multiguna, Mari Mengenal Manfaat Pilates untuk Pra-Kehamilan, Kehamilan, dan Pasca Kehamilan

Mengapa Yoga dan Pilates Cocok dilakukan saat Program Hamil

pilateskehamilan.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Baik yoga dan pilates dapat dilakukan dengan sedikit peralatan. Keduanya hanya membutuhkan penggunaan mat dan beberapa alat peraga tambahan seperti balok jika diinginkan. Keduanya fokus menggunakan napas dengan benar selama latihan dan menekankan pernapasan diafragma, atau bernafas dalam-dalam ke perut. Selain itu, baik yoga dan pilates membutuhkan fokus mental dan dapat membantu mengurangi stres. Olahraga-olahraga tersebut juga dapat disesuaikan dengan tingkat kebugaran yang berbeda.

Dikutip dari dr. David, yoga merupakan olahraga yang menggabungkan gerakan tubuh, fokus mental dan pengaturan pernapasan yang baik untuk meningkatkan kekuatan, keseimbangan, fleksibilitas dan kesehatan secara keseluruhan.

Banyak studi yang menunjukkan bahwa yoga dapat membantu mengurangi stres yang dapat mempengaruhi kesuburan.

“Di samping mengurangi stres, pose-pose dalam yoga dipercaya dapat meningkatkan aliran darah ke area panggul dimana organ reproduksi wanita berada,” jelas dr. David.

Sementara itu, pilates merupakan latihan yang berfokus membangun fleksibilitas kekuatan dan ketahanan tubuh. Pilates juga dapat membantu menguatkan bagian perut dan postur tubuh sebelum hamil.

Hal tersebut akan sangat bermanfaat untuk kehamilan Moms nantinya. Ketahanan perut dan postur tubuh yang kuat mampu melindungi Moms dari keluhan sakit punggung saat hamil.

“Manfaat lainnya, pilates membantu mempercepat pemulihan pasca melahirkan disamping kekuatan otot panggul yang meningkat akan meningkatkan kemampuan seksual,” tambah dr. David.

Sekarang, Moms sudah tahu, kan, kenapa yoga dan pilates cocok dilakukan selama program hamil? Jadi, coba lakukan, yuk!

Baca Juga: Yuk Coba 5 Posisi Yoga Pasangan Ini Bersama Suami!

(*)

Artikel ini dibuat bekerja sama dengan Klinik Fertilitas Bocah Indonesia.

Artikel Terkait