NEWBORN
13 Juli 2020

4 Masalah Kulit yang Sering Dialami Bayi di Musim Hujan

Suhu lembap dapat berikan masalah kulit pada Si Kecil
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Intan Aprilia

Kulit bayi yang sensitif di satu sisi dapat menimbulkan reaksi pada perubahan suhu. Termasuk di musim hujan dan kemarau.

Karena perubahan suhu, akan mengakibatkan beberapa masalah kulit bayi di musim hujan. Sehingga, Moms harus mengimbangi dengan penyesuaian skincare bayi yang digunakan.

Baca Juga: Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

Masalah Kulit Bayi di Musim Hujan

Kira-kira apa saja masalah kulit bayi di musim hujan yang dapat dialami Si Kecil?

1. Ruam

masalah kulit bayi di musim hujan-ruam

Cuaca yang lembap di musim hujan dapat menyebabkan keringat berlebih, yang selanjutnya mengakibatkan terbentuknya ruam.

"Cuaca lembap menyebabkan keringat berlebih, sehingga membentuk ruam dan infeksi. Ruam, cradle cap, dan kulit kepala gatal juga masalah umum selama musim hujan," jelas Dr. Subhashini N.S., Ahli Ayurveda, mengutip Times of India.

Baca Juga: Moms, Sudah Siapkan 7 Perlengkapan Musim Hujan Untuk Anak Ini?

2. Ruam Popok

masalah kulit bayi di musim hujan-ruam popok

Masalah kulit bayi di musim hujan lainnya adalah ruam popok. Ruam popok terjadi di area popok bayi dengan tampilan kulit yang memerah.

Menurut jurnal Paediatrics Child Health, ruam popok disebabkan oleh popok basah atau kotor. Ini terjadi ketika air seni atau tinja di popok mengiritasi kulit bayi, membuatnya lembut dan merah.

Selain itu, ruam popok pada bayi juga disebabkan karena kelembapan suhu udara. Karena itu, mengganti popok bayi secara teratur dapat mencegah area lembap dalam waktu yang lama.

Membiarkan Si Kecil tidak mengenakan popoknya selama beberapa jam setiap hari juga dapat membantu menghindari kelembapan di area popok.

Biasanya, jenis ruam ini hilang dalam beberapa hari. Namun, bisa menjadi lebih serius jika sudah ada infeksi jamur, atau infeksi bakteri. Sehingga, Moms perlu berkonsultasi dengan dokter anak untuk mendapatkan perawatan tepat.

3. Infeksi Jamur

masalah kulit bayi di musim hujan-infeksi jamur

Infeksi jamur pada bayi juga biasa menjadi masalah kulit di musim hujan. Meski bisa terjadi di musim kemarau, tapi kondisi ini cenderung lebih parah di musim hujan akibat tingkat kelembapan yang tinggi.

Infeksi jamur sering terjadi di area tubuh tempat keringat menumpuk, seperti di area kaki, kulit kepala, dan selangkangan atau area popok.

Jaga tubuh Si Kecil tetap bersih dan kering, salah satunya dengan mengeringkan tubuh bayi usai mandi. Awasi juga gejala kurap, yang timbul sebagai ruam bundar yang merah dan terasa gatal.

Baca Juga: Waspada Tinea Captitis, Infeksi Jamur di Kulit Kepala Anak

4. Cradle Cap

masalah kulit bayi di musim hujan-cradle cap.jpg

Cradle cap juga merupakan masalah kulit yang sering dialami bayi pada musim hujan, di mana pada bayi terdapat bercak kasar, bersisik, dan kulit bersisik di kulit kepalanya.

"Ini biasanya terjadi pada area tubuh yang memiliki banyak kelenjar minyak, seperti kulit kepala, wajah, dada bagian atas dan punggung atas," kata Dr. Michele Ramien, dokter kulit anak dan profesor rekanan klinis di Alberta Children's Hospital, Calgary, mengutip Today's Parent.

"Untuk perawatan rambut selama musim hujan, pastikan memandikan kepala bayi setidaknya dua kali seminggu. Ini membantu mengelola cradle cap dan menyegarkan kulit kepala dan rambut," jelas Dr. Subhashini.

Artikel Terkait