NEWBORN
19 Agustus 2019

Ketahui 4 Kendala Menyusui yang Wajib Diwaspadai

Di dalam proses menyusui, Moms dapat menemukan beberapa kendala
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Intan Aprilia

Menyusui menjadi proses yang wajib dilakukan oleh seorang ibu pada anak yang baru dilahirkannya.

ASI eksklusif diberikan saat bayi berusia 0-6 bulan sebagai penunjang utama pertumbuhan dan perkembanganya. Selanjutnya, ASI dapat dikatakan sukses ketika anak menyusu sampai berusia 2 tahun.

Jika dilihat dari segi agama, menyusui adalah suatu bentuk ibadah, maka memberikan dukungan dan membantu bayi berhasil menyusu juga termasuk dalam kegiatan bernilai ibadah.

Setiap ibu pastinya ingin proses menyusuinya sukses, produksi ASI lancar, kualitas terjaga, dan bayi mendapatkan cukup ASI dalam kehidupannya.

Baca Juga: Inisiasi Menyusui Dini (IMD), Bagaimana Cara Melakukannya?

Untuk itu, Moms sebaiknya memahami pentingnya melakukan IMD atau Inisiasi Menyusui Dini.

IMD adalah proses menyusui pada bayi yang dimulai secepatnya setelah bayi dilahirkan, paling tidak satu jam pasca persalinan. I

MD dapat bermanfaat luar biasa karena terjadi kontak antara Moms dan bayi saat baru lahir. IMD juga dapat menunjang keberhasilan ASI eksklusif dan bayi tidak bingung dalam menyusui.

Namun, di dalam proses menyusui, kendala pasti dapat terjadi yang datang dari Moms. Masalah menyusui ini dapat menghambat proses menyusui, sehingga harus ditemukan solusi dari penyebab terjadinya.

Sebaiknya, simak masalah menyusui yang dapat Moms alami dan cara mengatasinya berikut ini.

Masalah Menyusui yang Mungkin Dialami Ibu

Menurut dr. Aini, konselor laktasi yang saat ini praktik di RSIA Permata Bekasi dan RSIA Kemang Medical Care, mengungkapkan ada beberapa masalah menyusui yang mungkin dialami oleh Moms. Kendala tersebut di antaranya adalah:

1. Tidak Mendapat Dukungan

Ketahui Kendala Menyusui yang Wajib Diwaspadai Ibu-2.jpg

Seorang ibu yang tengah menyusui adalah mereka yang berjuang untuk pertumbuhan dan perkembangan bayinya.

Sayangnya, hal ini dianggap sering menjadi tanggung jawab Moms sendiri. Oleh sebab itu, tidak adanya dukungan menjadi masalah menyusui yang sering dialami oleh para ibu.

Keberhasilan menyusui juga dilihat dari kondisi psikis ibu yang bahagia, nyaman, dan aman.

Moms membutuhkan dukungan dari pasangan dan juga lingkungan sekitar, seperti teman, rekan kerja di kantor, juga anggota keluarga lainnya.

Tidak ada dukungan, terutama dari suami, dapat membuat Moms stres sehingga berpengaruh pada kualitas ASI yang diproduksi.

Baca Juga: Pentingnya Peran Ayah dalam Menyukseskan Program ASI

2. Inverted/Flat Nipple

Ketahui Kendala Menyusui yang Wajib Diwaspadai Ibu-1.jpg

Flat nipple atau puting rata, sering dianggap sebagai masalah menyusui untuk mencapai sukses ASI eksklusif.

Padahal, sebenarnya bentuk puting apa pun yang Moms miliki tetap bisa menyusui, asalkan Moms mengetahui dan mempelajari teknik-tekniknya.

Moms bisa mengunjungi konselor laktasi untuk mendapatkan teknik menyusui untuk puting rata yang lebih tepat.

Namun sebaiknya, hindari memakai menarik-narik puting atau memakai penyambung puting (nipple shield).

Nipple shield hanya menyakiti puting ibu dan membuat bayi tidak belajar untuk melekat dengan benar pada payudara.

3. Puting Lecet atau Membengkak

1 Posisi Menyusui.png

Puting lecet sering terjadi proses pelekatan yang tidak tepat saat bayi menyusui.

Untuk itu, pentingnya melakukan IMD atau Inisiasi Menyusui Dini. Selain itu, hindari juga memberikan bayi teether saat masih menyusui.

“Bayi yang menyusui tidak disarankan untuk memakai teether karena dapat membuat bayi trauma pada puting ibu. Sebaiknya, segera mengunjungi klinik laktasi agar dapat mengetahui tindakan penanganan yang tepat,” ujar dr. Aini saat berbincang-bincang pada Kulwap Orami Community, Senin (22/4) lalu.

Baca Juga: Bagaimana Cara Mengatasi Puting Lecet Akibat Menyusui?

4. Milk Blister

Puting Agak Rata, Bolehkah Pakai Nipple Shield saat Menyusui-3.jpg

Milk blister ditandai dengan bintil putih seperti jerawat pada puting payudara.

Kondisi ini dapat membuat proses menyusui menjadi sangat sakit dan terasa seperti ditusuk jarum.

Ada banyak penyebabnya, mulai dari produksi ASI yang melimpah, pelekatan yang salah, hingga infeksi jamur pada puting.

Cara mengatasinya bisa dengan mengompres payudara Moms dengan rutin setiap hari dan tetap lakukan proses menyusui.

Namun, jika Moms merasa terlalu sakit hingga mengganggu proses menyusui, segera konsultasi ke dokter atau ahli laktasi untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Setiap ibu dapat mengalami masalah menyusui yang berbeda-beda. Untuk itu, segera temukan solusi yang tepat dari permasalahan tersebut, ya!

(DG)

Artikel Terkait