BAYI
22 Mei 2020

Mau Membeli Matras Bayi? Intip Dulu 4 Tips Ini

Memilih matras bayi ternyata berbeda dengan membeli kasur biasa
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Kenyamanan adalah prioritas selama membeli kasur selama ini. Namun ternyata hal tersebut tak berlaku saat Moms memilih matras untuk bayi. Matras yang akan Moms gunakan di dalam boks bayi harus sangat kuat dan mendukung untuk membantu mengurangi risiko SIDS.

Moms juga harus memiliki matras baru untuk untuk mengurangi kontak dengan jamur atau bakteri, dan bebas dari bahan kimia berbahaya. "Praktik tidur yang aman adalah cara terbaik untuk mengurangi risiko buruk terjadi," kata Rachel Y. Moon, M.D., seorang penyelidik dengan Pusat Penelitian Kesehatan Anak di Fakultas Kedokteran Universitas Virginia.

Seperti halnya kasur dewasa, saat memilih matras untuk bayi biasanya akan terbagi dalam dua kategori berbeda, yakni busa atau innerspring. Matras busa biasanya dari busa poliuretan yang ringan dan tahan lama. Kasur Innerspring biasanya lebih mahal, karena memiliki gulungan pegas di bagian dalam yang menjadikannya pilihan yang bagus dan kokoh.

Tips Memilih Matras Bayi yang Nyaman dan Aman

Sebelum memilih matras bayi, ada baiknya Moms membaca dahulu tips di bawah ini:

1. Pilih Kasur Keras

Mau Membeli Matras Bayi Intip Dulu 4 Tips Ini -1.jpg

Foto: Sleep.report

Bayi baru lahir sebenarnya membutuhkan matras yang keras dan kuat, karena kasur empuk akan berisiko SIDS. Meskipun kasur yang sangat keras mungkin terasa tidak nyaman, fondasi yang kuat sangat penting untuk keselamatan bayi.

"Matras harus keras. Matras keras tidak akan membuat bayi sakit. Hanya karena Anda lebih suka kasur yang lebih empuk, bukan berarti bayi Anda akan menyukainya,” jelasnya.

Akan lebih baik untuk tidak membiarkan bayi tidur di kasur dewasa atau permukaan lembut lainnya. Jika khawatir dengan kenyamanan jangka panjang Si Kecil, Moms bisa memilih matras bayi dua sisi. Didesain untuk penggunaan bayi karena memilik satu sisi yang sangat kuat, dan sisi lain lebih lembut yang bisa digunakan saat bai memasuki usia balita.

Baca Juga: Pilih Mana, Bayi Tidur di Boks Atau di Kasur?

2. Pilih Matras dengan Ukuran Pas

Mau Membeli Matras Bayi Intip Dulu 4 Tips Ini -2.jpg

Foto: Dailymail.co.uk

Agar aman, saat memilih matras bayi juga harus pas berada di dalam boks bayi. Seharusnya, tidak ada lebih dari dua jari ruang antara sisi matras dan bingkai boks. Jika lebih dari itu, dikhawatirkan bayi akan mengalami cedera atau bahkan mati lemas.

Ukuran matras juga bervariasi. Sebelum membeli, pastikan Moms memiliki ukuran yang tepat dari boks sebelumnya. Ventilasi kasur juga memungkinkan peningkatan aliran udara dan membuat kelembapan lebih mudah untuk keluar, mencegah jamur dan bau.

Saat memilih matras untuk bayi, cari lubang ventilasi kecil di sepanjang sisinya. Semakin banyak lubang ventilasi, maka akan semakin baik.

Baca Juga: Cara Mencegah dan Mengatasi Gigitan Kutu Kasur pada Balita

3. Cari Sertifikasi Independen

Foto: Thewirecutter.com

Semua matras yang dijual di Amerika Serikat harus memenuhi standar keselamatan khusus yang ditetapkan oleh CPSC dan American Society for Testing and Materials. Sertifikasi independen dapat memberikan ketenangan, terutama jika Moms berencana menghabiskan lebih banyak uang untuk membeli matras.

Cari kasur yang bertanda ‘100% organik’ yang telah disertifikasi oleh independent interest groups, seperti Environmental Working Group. Moms bisa juga mencari kasur dengan Sertifikasi Green Guard untuk mengidentifikasi produk-produk yang terbuat dari bahan-bahan yang berkualitas dan tidak memiliki emisi bahan kimia berbahaya yang disebut VOC.

Baca Juga: Waspada! Bayi Rentan Jatuh dari Kasur di Fase Pertumbuhan Ini

4. Cari Tahu Keamanan dan Ketahanan Matras

Foto: Babybardiscounts.com

Seiring waktu, permukaan kasur matras yang kokoh pun bisa menjadi lunak dan tidak rata, sehingga justru akan membahayakan Si Kecil. Kasur yang tampak bersih mungkin masih mengandung bakteri, jamur, jamur, atau bahkan jamur. Moms harus memilih matras untuk bayi yang aman jika harus digunakan dalam waktu lama.

Selain itu, saat memilih matras untuk bayi juga harus yang tahan air. Akan banyak sekali waktu-waktu untuk bayi mengompol di atas kasur. Cover matras air selalu merupakan ide yang baik, terutama jika Moms berencana untuk menjaga matras dan memberikannya untuk anak kedua.

Beberapa matras telah dirancang khusus untuk bertahan agar tahan bocor. Matras ini biasanya memiliki permukaan nilon yang dilaminasi dan bekerja dengan baik saat harus mendapat noda akibat muntahan bayi. Tetapi Moms mungkin masih ingin menggunakan sprei anti air sebagai cadangan. Ini terutama berlaku untuk kasur organik, yang jarang tahan air.

Baca Juga: Kapan Seharusnya Anak Pindah dari Boks Bayi ke Tempat Tidur?

Bagaimana, apakah Moms memiliki pilihan untuk memilih dan membeli matras bayi dalam waktu dekat?

Artikel Terkait