DI ATAS 5 TAHUN
20 Juni 2016

Melatih Anak untuk Berpuasa

Yuk, simak tipsnya!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh (serenata.rosalia)
Disunting oleh (serenata.rosalia)

Bulan Ramadan tiba, bagi umat Islam yang sudah dewasa dan berakal sehat diwajibkan untuk berpuasa. Namun, banyak orangtua yang merasa tidak tega untuk membiarkan anaknya ikut menjalani ibadah Ramadan tersebut. Sebenarnya, anak-anak memang tidak diwajibkan untuk berpuasa, tapi tidak ada salahnya jika Anda mulai mendukung anak untuk berpuasa agar mereka terbiasa melakukannya ketika tumbuh dewasa. Berikut adalah beberapa tips untuk melatih anak-anak Anda berpuasa:

Jelaskan makna dan manfaat berpuasa

Bukan hanya menahan lapar dan haus, Anda juga harus memberikan pengetahuan dengan bahasa yang anak-anak mengerti tentang apa itu Ramadan dan ibadah-ibadah apa saja yang harus dikerjakan. Selain itu, jelaskanlah manfaat yang didapat ketika menjalankan puasa, bukan hanya dari segi agama, tapi juga dari segi kesehatan. Anda bisa membeli buku anak seputar Ramadan di toko-toko buku sehingga Anda dapat lebih mudah memberikan penjelasan melalui bercerita kepada anak dengan cara yang lebih mereka sukai.

Biarkan anak berpuasa semampunya

Tidak mudah membujuk anak agar mau melaksanakan puasa, namun Anda dapat memberikan dukungan berupa pujian ketika anak sudah berusaha melakukannya. Kunci utamanya adalah jangan memaksa anak-anak Anda untuk berpuasa sehari penuh apabila mereka sudah mulai tidak tahan karena rasa lapar dan hausnya. Teruslah berikan dukungan kepada anak-anak untuk melanjutkan puasa keesokan harinya meskipun hanya setengah hari.

Berikan tantangan dan hadiah kepada anak

Biasanya anak-anak akan menyukai sebuah hadiah. Berikanlah anak Anda tantangan untuk berpuasa selama sehari penuh dan katakana bahwa Anda akan memberikan kejutan yang menyenangkan ketika dia berhasil melakukan tantangan tersebut. Anda bisa menyiapkan hadiah berupa mainan, uang saku tambahan ataupun menu makanan kesukaannya anak Anda pada waktunya berbuka puasa nanti. Setelah itu, tantang kembali anak Anda untuk melanjutkan puasanya selama beberapa hari ataupun sampai hari kemenangan dan berikan hadiah lagi untuk usahanya.

Menciptakan suasana sahur yang menyenangkan

Sebagian anak merasa sulit sekali untuk bangun sahur karena masih mengantuk. Sebagai orangtua, Anda harus dapat membuat suasana sahur menjadi menyenangkan sehingga anak tertarik untuk ikut sahur bersama. Misalnya, Anda dapat membuatkan menu makanan kesukaan anak yang tidak biasa dengan menata makanan tersebut membentuk karakter yang mereka sukai. Namun, tetap tetap harus menjaga gizi dan nutrisi yang dibutuhkan oleh anak, ya.

Selama menjalani ibadah puasa, Anda juga dapat menyibukkan anak dengan kegiatan yang menarik dan tidak mengeluarkan banyak energi agar si anak tetap bersemangat dan berhasil melewati puasanya.

Foto: parenthub

(DA)

Artikel Terkait