3-12 BULAN
25 Mei 2020

4 Tips Simpel Membereskan Mainan Si Kecil, Moms Perlu Tahu

Coba tips merapikan mainan anak agar tidak terlalu banyak waktu terbuang hanya untuk membereskannya.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Dina Vionetta

Sebagai orang tua, Moms tentu ingin selalu melihat Si Kecil bahagia. Misalnya, saat anak terlihat berseri-seri sambil memeluk mainan barunya.

Karena melihat hal tersebut, banyak Moms yang akhirnya memberikan lagi mainan baru untuk Si Kecil. Namun akhirnya, mainan-mainan tersebut membuat rumah berantakan saking banyaknya.

Meski Moms tidak mempermasalahkan mainan yang bertumpuk demi kebahagiaan Si Kecil, namun terlalu sering membereskan akan membuat waktu bermain bersama anak malah berkurang.

Tips Membereskan Mainan Anak

Dalam laporan di American Academy of Pediatrics (AAP) menunjukkan, mainan terbaik untuk perkembangan anak-anak adalah mainan yang mengasah kemampuan pengasuh dan anak.

Aleeya Healey, MD, FAAP, penulis utama laporan tersebut mengatakan pentingnya memilih mainan untuk anak.

"Penelitian memberi tahu kita bahwa mainan terbaik tidak perlu mencolok, mahal atau banyak aplikasi. Mainan bisa saja sederhana, dalam hal ini malah benar-benar lebih baik," jelasnya.

Untuk itu, Moms bisa mencoba tips merapikan mainan anak di bawah ini!

Baca Juga: Yuk, Coba Buat 5 Mainan Edukasi Anak DIY Ini

1. Amati

4 Tips Simpel Membereskan Mainan Si Kecil -1.jpg

Foto: momeomagazine.com

Coba Moms amati interaksi Si Kecil dan mainannya misalnya selama satu minggu. Mainan mana yang paling sering dimainkan? Yang mana saja yang terabaikan?

Moms bisa mengambil mainan tersebut sebagai mainan favorit Si Kecil dan menyimpannya di tempat yang mudah ditemukan.

Selain itu, pilih mainan yang akan membantu Si Kecil untuk belajar dan mengembangkan kemampuannya, bukan hanya untuk bermain dan kesenangan saja.

Mainan-mainan tersebut harus menjadi prioritas karena sering dimainkan oleh Si Kecil.

Pertimbangkan beberapa hal seperti: apakah mainan ini akan memberikan peluang anak untuk berkreativitas?

Apakah mainan ini akan membantu anak untuk membakar energi? Apakah anak mencintai mainan ini?

Semua barang yang ada di rumah harus memiliki nilai tambah, termasuk mainan Si Kecil.

Baca Juga: 3 Permainan Tradisional Anak yang Seru Dilakukan di Rumah

2. Atur

4 Tips Simpel Membereskan Mainan Si Kecil -2.jpg

Foto: heymom.co

Ketika mainan disimpan di bagian bawah kotak mainan, itu akan sulit diakses oleh anak.

Ketika Moms menyimpan mainan di bagian atas lemari, itu juga akan membuatnya sulit diakses.

Tips merapikan mainan anak selanjutnya adalah simpanlah mainan di tempat yang terlihat agar mudah dijangkau oleh Si Kecil.

Brian Gardner, Designer dari dari No Sidebar menyarankan, Moms menempatkan mainan di rak khusus yang berada di ruang bermain.

Gunakan juga nampan, baki, atau wadah pendek untuk menyimpan mainan, sehingga anak-anak dapat dengan mudah melihat apa yang ada di dalamnya.

“Ketika kami mengatur mainan dengan hati-hati, kami mengajarkan anak-anak untuk melakukan hal yang sama. Mereka belajar merawat, menghargai, dan membersihkan barang-barang mereka, alih-alih melemparkannya dengan sembarangan ke dalam sebuah kotak,” jelasnya.

Baca Juga: 4 Permainan Anak Anti Bosan yang Bisa Dilakukan di Bulan Ramadan

3. Pilih

4 Tips Simpel Membereskan Mainan Si Kecil =3.jpg

Foto: organizedmom.net/depositphotos

Saat memilih mainan, Moms akan dihadapkan pada mainan terbuka dan tertutup.

Mainan terbuka adalah mainan yang bisa dimainkan siapapun dan dengan cara apapun.

Ini adalah mainan yang membangkitkan imajinasi dan bisa digunakan dalam permainan berpura-pura, seperti teater boneka, balok keseimbangan, bola, dan perlengkapan seni.

Mainan tertutup adalah mainan yang bisa diselesaikan atau dikuasai.

Jika anak menyelesaikan mainan dan mengatakan ‘saya berhasil’, itu mungkin bagian dari mainan yang tertutup. Contoh mainan tertutup adalah puzzle dan penyortir bentuk.

Mainan tertutup juga bagus, tetapi karena bisa diselesaikan dengan cepat Moms harus memiliki banyak mainan tertutup agar anak-anak tetap sibuk.

Dengan mainan tertutup, anak-anak akan tumbuh lebih cepat dan harus lebih sering membeli versi lainnya.

“Saya sarankan untuk menyimpan mainan dengan rasio 75% mainan terbuka dan 25% mainan tertutup. Ini akan membantu anak Anda bermain secara independen untuk periode waktu yang lebih lama. Memiliki mainan yang lebih terbuka juga akan memungkinkan lebih banyak kreativitas dan inovasi dalam permainan,” jelas Brian.

Baca Juga: Perlukah Membedakan Mainan Anak Laki-laki dan Perempuan? Ini Kata Ahli

4. Detoksifikasi

4 Tips Simpel Membereskan Mainan Si Kecil -4.png

Foto: twinpickle.com

Setelah mengamati, mengatur dan memilih, tips merapikan mainan anak lainnya adalah mendetoksifikasinya.

Caranya, Moms juga bisa mengajak Si Kecil untuk memilih mainan. Ketika memutuskan untuk menyingkirkan atau menempatkan mainan, anak juga bisa mengetahui sebabnya.

AAP menjelaskan, mainan yang ideal adalah mainan yang sesuai dengan kemampuan perkembangan anak-anak, sambil mendorong pertumbuhan keterampilan baru.

Mainan adalah kunci untuk mengembangkan otak anak-anak, interaksi bahasa, permainan simbolik dan pura-pura, penyelesaian masalah, interaksi sosial dan aktivitas fisik.

"Mainan terbaik adalah mainan yang mendukung orang tua dan anak-anak bermain, berpura-pura dan berinteraksi bersama," kata Alan Mendelsohn, MD, FAAP, rekan penulis laporan dan profesor di Department of Child Health and Population Health at NYU Langone Health.

Tips merapikan mainan ini akan sukses jika dilakukan dengan bekerja sama dengan anak. Ayo kita beres-beres.

Baca Juga: Yuk Ajarkan Anak Membereskan Mainannya Sendiri Dengan 3 Cara Ini!

Artikel Terkait