BAYI
23 Maret 2020

Memberikan Kurma pada Bayi yang Baru Lahir, Amankah?

Kapan waktu yang tepat untuk memperkenalkan kurma?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Dina Vionetta

Pernahkah Moms memberikan buah kurma untuk bayi? Mungkin ada Moms yang sampai saat ini masih menjalankan tradisi memperkenalkan kurma pada bayi.

Tradisi sejak dulu mengatakan bahwa memperkenalkan kurma pada bayi dan meletakkan kurma di lidah Si Kecil akan menambah sistem kekebalan tubuh anak. Apakah benar?

Dikatakan hal ini adalah kepercayaan yang salah. Jangan mengenalkan bayi pada kurma saat ia baru lahir, karena pencernaan Si Kecil belum mampu. Ada baiknya Moms memperkenalkan makanan selain ASI pada saat bayi berusia 6 bulan, setelah mengonsumsi ASI eksklusif.

Baca Juga: Ini 4 Manfaat Beras Merah sebagai MPASI

Waktu Tepat Mengenalkan Kurma

kurma untuk bayi

Foto: Orami Photo Stock

Waktu yang paling tepat memperkenalkan kurma pada bayi adalah saat Si Kecil mulai mengonsumsi makanan padat. Jadi, Moms baru boleh memasukkan kurma sebagai menu MPASI sehari-hari anak.

Berdasarkan International Journal of Clinical and Experimental Medicine kurma bertindak sebagai antioksidan yang kuat, anti-tumor serta anti-inflamasi, menyediakan terapi alternatif yang cocok dalam berbagai penyembuhan penyakit.

Kurma adalah buah yang wajib masuk dalam super fruit karena kandungannya yang sangat baik. Beberapa nutrisi yang ada dalam buah kurma adalah:

  • Thiamin: 0,05 mg
  • Riboflavin: 0,02 mg
  • Niacin: 0,51 mg
  • Folat: 2,45 μg
  • Vitamin K: 4,93 μg
  • Vitamin A: 149 IU
  • Betakaroten: 89 μg
  • Zinc: 0,44 mg
  • Zat besi: 0,9 mg
  • Lutein: 23 μg
  • Zeaxanthin: 86,34 μg
  • Fosfor: 33,88 mg
  • Magnesium: 14,34 mg

Baca Juga: Manis dan Menyehatkan, Ini 5 Manfaat Kurma dalam Mencegah Penyakit Kronis

Tak hanya itu, kurma adalah sumber gula dan serat yang baik. Semua kombinasi nutrisi dalam kurma baik untuk bayi dan bisa diberikan lewat olahan sederhana.

Contohnya adalah memberikan sarapan oat meal yang dicampur dengan kurma. Tanpa perlu pemanis tambahan, menu yang satu ini pasti terasa manis dan bisa menjadi favorit Si Kecil.

Untuk tahap awal, perkenalkan kurma untuk bayi dalam porsi kecil. Idealnya memang pada awal tahap perkenalan makanan pendamping ASI, berikan satu jenis menu makanan terlebih dahulu untuk melihat adakah reaksi alergi.

Manfaat Kurma untuk Bayi

kurma untuk bayi

Foto: Orami Photo Stock

Mengingat ada banyak sekali nutrisi dalam kurma, berikut ini beberapa manfaat kurma untuk bayi:

1. Perkembangan Otak

Kurma sangat baik untuk perkembangan otak berkat kandungan potasium di dalamnya. Tak hanya itu, mengonsumsi kurma secara berkala juga dapat membantu perkembangan aspek kognitif Si Kecil.

2. Melancarkan Pencernaan

Mengonsumsi kurma untuk bayi juga dapat membasmi organisme parasit yang mengganggu keseimbangan bakteri baik di usus. Dengan demikian, kurma baik untuk sistem pencernaan bayi yang masih dalam tahap perkembangan.

Kurma juga bisa menjadi pilihan buat untuk mengatasi konstipasi atau sembelit pada bayi. Memang benar bahwa bayi ASI susah BAB adalah hal yang wajar, namun tak ada salahnya memberikan kurma untuk membuat Si Kecil merasa lebih nyaman.

Baca Juga: 5 Cara Menjaga Kesehatan Pencernaan Anak, Gampang Kok!

3. Sumber Energi

Kurma adalah buah yang secara alami memang sudah terasa manis. Sama seperti asupan dekstrosa dan fruktosa lainnya, hal ini bisa membantu membuat Si Kecil semakin berenergi. Tentunya, berikan kurma dan makanan manis lainnya dalam porsi yang wajar dan sehat untuk bayi.

4. Memperkuat Gigi

Rupanya, kurma untuk bayi juga dapat membantu memperkuat gigi, bahkan sejak belum tumbuh sekalipun. Lewat kandungan di dalamnya, kurma membantu memperkuat gusi dan membuat gigi tumbuh lebih cepat dan kuat. 

5. Meningkatkan Kadar Hemoglobin 

Kandungan zat besi yang tinggi dalam kurma membuat kadar hemoglobin bisa meningkat. Ketika kadar hemoglobin seimbang dalam sel darah merah, maka akan berdampak positif pada tubuh. Tak hanya itu, hal ini juga berpengaruh baik untuk pertumbuhan rambut dan menutrisi kulit.

Hal yang Perlu Diperhatikan saat Memperkenalkan Kurma

kurma untuk bayi

Foto: shareably.net

Namun sebelum memutuskan memberikan kurma untuk bayi, pastikan melakukan beberapa hal seperti:

Baca Juga: Bosan Makan Kurma? Olah Jadi 4 Hidangan Ini

  • Memotong atau merendam kurma sehingga mudah dikunyah dan tidak rentan membuat tersedak
  • Mengolah kurma untuk bayi yang baru mulai makan dengan menghaluskannya dan mencampur dengan sumber karbohidrat lain
  • Pastikan memberi kurma yang sudah matang sehingga tidak menyebabkan pencernaan terganggu
  • Perhatikan apakah ada reaksi alergi selama 24 jam sejak mengonsumsi kurma
  • Bersihkan kurma secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada kuman dan debu yang menempel

Tentang kadar gula dalam kurma, orangtua tak perlu khawatir. Kurma termasuk buah dengan indeks glikemik rendah sehingga tidak akan menyebabkan gula darah meningkat seketika. Bahkan penderita diabetes pun aman mengonsumsi kurma selama masih dalam porsi yang wajar.

Jika tidak ada reaksi alergi pada Si Kecil setelah mengonsumsi kurma, maka saatnya bereksperimen dengan berbagai resep MPASI menarik.

Artikel Terkait