BAYI
5 Juli 2020

Fakta Tentang Memberikan Makanan Instan kepada Bayi, Yuk Simak!

Biskuit yang dilumerkan dengan susu, hingga sereal instan sangat praktis, tapi bagaimana nutrisinya?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Begita
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Makanan instan dalam kemasan, kian banyak ragam dan variannya. Moms bisa tinggal menyeduh biskuit yang dilumerkan dengan susu, atau sereal dalam bungkusan.

Meski instan dan dalam kemasan, rasa dan aromanya sangat menyerupai makanan pendamping ASI (MPASI) yang dibuat dari bahan alami seperti sayur, buah, ataupun daging.

Namun, tak dimungkiri Moms ragu mengenai kandungan nutrisi dalam memberikan makanan instan bayi.

Baca Juga: MPASI Homemade atau Instan, Mana yang Terbaik?

Fakta Memberikan Makanan Instan pada Bayi

Simak fakta-fakta memberikan makanan instan pada bayi berikut ini, lengkap dengan apa yang disarankan para ahli.

1. Nutrisi Makanan Instan

Fakta Tentang Memberikan Makanan Instan kepada Bayi

Foto: Orami Photo Stock

Sebuah penelitian gabungan universitas di Kamerun, Afrika, pada 2016, meriset para bayi yang mengonsumsi makanan instan berbahan baku kacang-kacangan, umbi-umbian, sayuran, daging, bahkan lobster.

Studi ini mengungkapkan bahwa produk makanan pelengkap siap makan yang diformulasikan dari komoditas makanan yang tersedia secara lokal, dapat memenuhi kebutuhan gizi makro bayi dan anak-anak.

Meski perlu diteliti lagi lebih lanjut, sebagai temuan awal, makanan instan bayi dapat menjadi diet rehabilitasi untuk anak-anak kurang gizi.

Selain efektif menambah berat badan, pengolahan makanan lebih hemat biaya. Dengan catatan kadar kandungan dalam semangkuk MPASI sesuai dengan rekomendasi badan pangan dan kesehatan PBB.

MPASI instan diformulasikan, dalam kajian tersebut, dibuat dari kacang kedelai, udang karang, kentang Irlandia, wortel, beras, dan gula memiliki kandungan protein yang sesuai dengan nilai rekomendasi FAO/WHO 10 persen.

Baca Juga: Amankah MPASI Bubur Instan Diberikan Setiap Hari?

2. Hanya sebagai Selingan

Fakta Tentang Memberikan Makanan Instan kepada Bayi

Foto: Orami Photo Stock

Meskipun secara nutrisi, dengan catatan bahan-bahannya alami, makanan instan bayi sebaiknya diberikan sebagai selingan, dari makanan padat yang Moms masak sendiri. Gunakan makanan instan hanya pada saat bepergian atau kondisi terdesak.

Sebab umumnya produk MPASI instan telah dibumbui gula dan garam, sejak kemasan untuk 6 bulan sekalipun.

Jika dalam MPASI homemade Moms menambahkan bumbu seperti bubuk jintan, buah-buahan, kayu manis, ketumbar, bawang, untuk aroma alami, makanan instan juga mengandung perisa buatan.

Para ahli merekomendasikan pemberian garam baru boleh diberikan setelah usianya satu tahun. Jika ingin mencoba sedikit demi sedikit, batasi penggunaannya, kurang dari 1 gram sehari bagi bayi setelah 6 bulan.

Mengonsumsi garam berlebihan di usia ini meningkatkan risiko hipertensi dan gangguan ginjal ketika dewasa.

Komite Penasihat Ilmiah tentang Gizi (SACN) Inggris menyatakan termasuk di antaranya untuk dihindari pada pasta kalengan, makanan mengandung ekstrak ragi, bahkan susu formula yang mengandung tambahan gula dan garam.

Penting buat Moms memerhatikan kandungan gula dan garam pada table komposisi.

Memberi makan hasil olahan sendiri, Pauline Emmett dan Vicky Cribb, ahli gizi yang melakukan penelitian, memungkinkan kita selalu memantau asupan terbaik bagi Si Kecil. Selain juga membiasakan lidah bayi dengan masakan rumahan dalam bentuk encer sekalipun.

Baca Juga: Harus Paham! Ini Do’s dan Don’ts Memberikan MPASI Instan Pada Bayi

3. Makanan Instan yang Dianjurkan

Fakta Tentang Memberikan Makanan Instan kepada Bayi

Foto: Orami Photo Stock

Pemberian oat pada bayi, diakui sangat praktis dan memenuhi kebutuhan nutrisi karena kaya akan mineral, vitamin, serat dan antioksidan.

Makanan ini dapat dimasak, maupun disiram susu atau air panas. Oat juga bisa dibuat panekuk, atau campuran kue lain.

Dilansir kanal Parenting FirstCry, oat juga sumber energi yang baik untuk bayi Anda. Oat membantu pencernaan lebih lancar.

Telah ditemukan juga bahwa gandum adalah satu-satunya jenis sereal yang paling sedikit alergi pada anak-anak.

Oat dapat menunjang fungsi dan perkembangan otak dan tulang lebih baik, serta menangkal radikal bebas.

Baca Juga: Do's and Don'ts Memberikan MPASI Instan Pada Si Kecil

Nah, itulah beberapa fakta tentang memberikan makanan instan pada bayi. Sebagian Moms mungkin ragu untuk memberikannya kepada Si Kecil. Tapi makanan instan ini bisa sangat membantu jika Moms sedang tidak memiliki akses untuk memasakan makanan sendiri.

Artikel Terkait