BALITA DAN ANAK
2 Juli 2020

4 Cara Membesarkan Anak Dengan Prinsip Kesetaraan Gender

Mengenalkan kesetaraan gender bisa dimulai dari lingkungan rumah
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Wina Andria
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Tahukah Moms, kalau membesarkan anak dengan prinsip kesetaraan gender dapat memberikan banyak manfaat positif bagi kebaikan anak dan dunia di masa depan?

Menurut UNICEF, kesetaraan gender memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi dirinya secara maksimal, meningkatkan kualitas kesehatan dan hidup anak, mengurangi angka kekerasan serta diskriminasi terhadap anak dan wanita, dan masih banyak lagi.

Nah, lingkungan keluarga menjadi tempat ideal untuk menanamkan prinsip kesetaraan gender pada anak sejak sedini mungkin seiring dengan perkembangan sosial, pola pikir, serta sikap dan perilakunya.

Tips Membesarkan Anak dengan Prinsip Kesetaraan Gender

Yuk Moms, simak berbagai hal yang bisa dilakukan untuk mulai membesarkan anak dengan prinsip kesetaraan gender.

1. Berikan Contoh Nyata

4 Cara Membesarkan Anak Dengan Prinsip Kesetaraan Gender 1.jpg

Foto: Freepik.com

Anak akan lebih mudah memahami dan meniru prinsip kesetaraan gender jika melihat langsung contoh nyata dari keseharian Moms dan Dads.

Mulailah dengan berbagi tugas rumah tangga dan merawat anak secara proporsional, supaya Si Kecil paham kalau keduanya adalah kewajiban setiap orang tua terlepas dari gender.

Tunjukkan kalau Moms dan Dads memiliki peran dan tanggung jawab yang sama dengan selalu saling mengisi, merawat, mendukung, serta saling mendengarkan pendapat dan bertukar pikiran dalam mengurus rumah tangga dan membesarkan anak.

Baca Juga: 6 Manfaat Dongeng Dalam Membentuk Karakter Anak

2. Dukung Minat Positif Anak

5 Cara Membesarkan Anak Dengan Prinsip Kesetaraan Gender 2.jpg

Foto: Freepik.com

Moms mungkin sering mendengar komentar seperti “Anak laki-laki kok hobinya masak?” atau “Anak perempuan tidak usah main sepak bola, deh.”

Seolah anak laki-laki tidak pantas melakukan suatu aktivitas dan anak perempuan tidak cukup tangguh untuk melakukan aktivitas lainnya.

Untuk mulai membesarkan anak dengan prinsip kesetaraan gender, hindari melabeli suatu aktivitas dengan stereotip gender tertentu. Perkenalkan Si Kecil dengan berbagai aktivitas menarik yang bisa dicobanya, supaya ia tahu kalau setiap orang bisa berkarya tanpa dibatasi jenis kelamin.

Selama minat anak bersifat positif dan bisa membantu mengembangkan potensi dirinya, hal terbaik yang bisa dilakukan orang tua adalah memberikan dukungan dan bimbingan.

Baca Juga: Hati-Hati, Kekerasan Dapat Merusak Karakter Anak!

3. Dukung Perkembangan Karakter yang Sehat

4 Cara Membesarkan Anak Dengan Prinsip Kesetaraan Gender 3.jpg

Foto: Freepik.com

Setiap anak, terlepas dari jenis kelaminnya, perlu menguasai kemampuan mengekspresikan emosi secara sehat, mengungkapkan pendapat dengan berani, berempati, dan tangguh menghadapi tantangan.

Namun, menurut sebuah artikel dari stasiun berita ABC, berbagai hasil studi menunjukkan kalau ekspektasi dan perlakuan berbeda pada anak berdasarkan jenis kelaminnya bisa menghambat perkembangan karakter positif tadi.

Misalnya dengan komentar “Anak laki-laki harus kuat, tidak boleh menangis” atau “Sudah, anak perempuan tidak usah ikut-ikutan,” atau hanya memberikan pujian untuk penampilan fisik anak perempuan dan kekuatan anak laki-laki.

Supaya bisa tumbuh dengan karakter dan kepribadian positif, pastikan Moms dan Dads memberikan perlakuan, bimbingan, dan kesempatan yang sama pada setiap anak.

Baca Juga: Ini Karakter Anak Usia 0-5 Tahun

4. Bagi Tugas Rumah Tangga Sama Rata

4 Cara Membesarkan Anak Dengan Prinsip Kesetaraan Gender 4.jpg

Foto: Freepik.com

Belakangan semakin banyak orang tua yang menyadari kalau membiasakan anak mengerjakan tugas rumah tangga sejak dini sangat penting untuk memupuk rasa tanggung jawab dan kemandirian anak.

Ketimbang membedakan tugas rumah tangga yang bisa dilakukan anak berdasarkan jenis kelaminnya, berikan anak kesempatan melakukan tugas rumah tangga yang sesuai dengan usianya.

Mulai dari membantu mencuci mobil, mencuci piring, memasak, membuang sampah, membersihkan jendela, dan berbagai tugas rumah tangga lainnya perlu dilakukan anak laki-laki maupun anak perempuan sebagai bekal keterampilan penting yang dibutuhkannya untuk bertahan hidup di masa depan kelak.

Baca Juga: Melihat Karakter Anak dari Bulan Kelahirannya

Membesarkan anak dengan prinsip kesetaraan gender memang tidak mudah, tapi penting supaya anak menjadi pribadi yang lebih positif di masa depan, sekaligus membantu mewujudkan dunia yang lebih baik bagi setiap orang.

Menurut Moms, adakah hal lain yang bisa dilakukan untuk menerapkan kesetaraan gender di lingkungan rumah?

Artikel Terkait