BAYI
3 Agustus 2020

8 Cara Aman Menaikkan Berat Badan Bayi, Ampuh!

Perlu perhatikan bahwa cara Moms menyusui sudah tepat ya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Dina Vionetta

Sebagian besar bayi baru lahir akan secara konsisten mengalami penambahan berat badan, terutama bagi yang meminum ASI yang cukup. Nutrisi yang cukup, tentu saja, menjadi kunci agar bayi Anda memiliki tumbuh kembang yang baik.

Meskipun tak jarang, bayi yang hanya mengonsumsi ASI sejak lahir kehilangan hingga 10 persen dari berat lahir mereka selama minggu pertama.

Ketika memasuki masa konsumsi makanan padat atau makanan pendamping ASI (MPASI) kondisi para bayi semakin beragam lagi. Ada yang mengalami penambahan berat badan dan tak sedikit yang berat badannya stagnan.

Baca Juga: 5 Cara Tepat Menambah Berat Badan Bayi Prematur

Moms mungkin tidak akan pusing jika berat badan Si Kecil terus naik sesuai dengan kurva pertumbuhannya. Tapi, bagaimana jika tidak? Bagaimana jika berat Si Kecil hanya segitu-segitu saja? Sehingga seiring dengan bertambahnya usia, dia terlihat kurus.

Moms tentu akan panik. Hal ini sangat wajar terjadi. Moms pun kemudian mencari cara untuk menaikkan berat badan bayi Moms.

Cara Menaikkan Berat Badan Bayi

Ada beberapa cara aman dan efektif untuk menaikkan berat badan bayi Moms. Yuk simak ulasannya di bawah ini!

1. Berikan ASI Eksklusif

cara menaikan berat badan bayi

Foto: Orami Photo Stock

Untuk menambah berat badan bayi, salah satu cara penting yang bisa Moms lakukan adalah memberikan ASI secara eksklusif. Bahkan cara ini juga bisa dilakukan jika Moms ingin menambah berat badan bayi prematur.

Dalam studi National Institutes of Health, ditemukan bahwa bayi prematur yang disusui secara eksklusif oleh ibu kandung mereka selama 24 minggu pertama kehidupan menunjukkan kenaikan berat badan yang signifikan.

Selain itu, menyusu secara eksklusif membantu membangun kesehatan dan kekuatan bayi prematur, serta melindunginya dari infeksi.

2. Berikan Variasi Nutrisi

Cara Aman Diet Menaikkan Berat Badan pada Bayi

Foto: Orami Photo Stock

Sebuah kelompok riset di San Francisco, California, AS, menemukan nutrisi yang bervariasi sangat berperan penting dalam kenaikan berat badan dalam dua tahun pertama kehidupan.

Variasi menu agar Moms tidak memberikan MPASI yang itu-itu saja, berperan mengenalkan berbagai rasa dan sensasi pada bayi. Di samping juga pemenuhan gizinya.

“Pemberian variasi makanan dengan nutrisi terbaik, sangat berperan penting dalam menambah berat badan dan panjang tubuhnya,” demikian seperti disarikan dari jurnal yang diterbitkan Organisasi Nirlaba PLOS.

Selain itu, tambahlah konsumsi ASI. Moms dapat mengupayakan pijat payudara agar ASI mengalir deras dan lancar. Penggunaan pompa sebelum menyusui juga dianjurkan, terutama memerah dengan pompa tangan bukan elektrik.

Hal ini supaya bayi meminum ASI dengan lebih banyak hindmilk, yang lebih kaya kalori.

Meski tidak apa-apa memberikan susu formula, perlu diketahui bahwa rata-rata kandungan lemak/kalori ASI lebih tinggi daripada susu formula.

Moms dapat memompa selama 5-10 menit setelah menyusui (jangan menyela atau memperpendek sesi menyusui untuk melakukan hal ini.

Baca Juga: Begini Cara Menambah Berat Badan Bayi

3. Pijat Nafsu Makan Bayi

Cara Aman Diet Menaikkan Berat Badan pada Bayi

Foto: Orami Photo Stock

Memanggil pemijat bayi, sangat bermanfaat Moms. Pijat dapat meningkatkan nafsu makan, melancarkan pencernaan, dan menjadi salah satu cara menambah berat badan bayi.

Selain itu Moms perlu meningkatkan bonding dengan terus kontak dengan bayi, atau menggendongnya sebanyak mungkin.

Ketika Moms menyusui, pastikan ia mengisap satu payudara sampai habis, baru pindah ke payudara lain. Isyaratnya yakni, ia sendiri yang menarik diri dan puas, dengan berubah dari mengisap kencang menjadi lemah.

Jangan khawatir jika memang dia sedang mau hanya minum satu sisi.

4. Berikan Makanan Penambah Berat Badan Bayi

Cara Aman Diet Menaikkan Berat Badan pada Bayi

Foto: Orami Photo Stock

Dalam sebuah penelitian di Queensland Australia, disebutkan bahwa bayi 6-12 bulan membutuhkan energi, protein, dan nutrisi tinggi untuk menambah berat badan.

Variasi makanan bernutrisi dapat diperkenalkan, yang lebih tinggi energi dan proteinnya, antara lain daging, ayam, ikan, telur, produk susu, lemak dan minyak.

Pengenalan beberapa makanan ini seperti ikan, telur, dan susu (UHT, pasteurisasi, atau formula) harus terjadi pada usia sekitar 9 bulan.

Berikut ini beberapa makanan untuk menaikkan berat badan bayi yang bisa Moms coba.

  • Gunakan ASI untuk campuran puree sayuran, buah, daging, atau sereal beras
  • Gunakan formula untuk menghaluskan sayuran, buah, daging, atau sereal beras
  • Gunakan minyak atau margarin untuk menggoreng daging, menghaluskan sayuran, dan ditambahkan ke serial, nasi, mie, atau pasta
  • Olesi mentega ke sandwich dan roti bakar
  • Kenalkan daging sapi dan domba pada menu MPASI selain ayam, yang dapat dihaluskan dengan minyak setelah dimasak. Coba juga variasi daging yang sudah diolah menjadi sosis, cincang, atau bola-bola
  • Berikan juga kacang-kacangan, buncis
  • Buah yang efektif menambah berat badan ialah alpukat

Pada usia 9 bulan ke atas, mulailah mengenalkan yogurt, custard, es krim, krim keju, keju parut atau batangan, dan telur ayam.

Baca Juga: 5 Bahan MPASI untuk Menaikkan Berat Badan Bayi, Bisa Bikin Ginuk-Ginuk

5. Posisi Menyusui yang Tepat

cara menaikan berat badan bayi

Foto: Orami Photo Stock

Berat badan bayi yang tidak bertambah ini bisa saja disebabkan oleh posisi menyusui yang tidak tepat. Jack Newman, dokter anak dan ahli menyusui, mengatakan bahwa langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan mencoba untuk memperbaiki cara bayi menempel pada payudara ibu saat menyusui.

“Penting bagi ibu untuk mengetahui apakah bayi sudah mendapat ASI dengan baik, jangan sampai anak hanya 'menggigit' payudara'. Ketika bayi tidak minum banyak, melakukan kompresi bisa membantu,” jelas dr. Newman.

Salah satu posisi menyusui yang baik adalah dengan cradle position. Posisi ini dilakukan dengan lengan Moms menopang bayi di payudara. Kepala bayi diletakkan di dekat siku, dan lengan Moms menopang tubuh bayi di sepanjang punggung dan leher.

Saat melakukan posisi ini, pastikan Moms dan Si Kecil harus bersentuhan dari dada ke dada.

"Posisi klasik ini dilakukan dengan kepala bayi berada di antara lekukan salah satu lengan ibu, seperti saat menimang bayi," jelas dr. Nia Wulan Sari dari RS Pondok Indah - Bintaro Jaya.

Selain itu posisi lainnya adalah posisi menyamping. Menurut dr. Nia, posisi ini bisa dilakukan saat ibu merasa lelah, atau menjelang tidur.

Moms harus berbaring miring dan menghadap ke arah bayi, posisikan mulut bayi sejajar dengan puting. Moms dapat menggunakan bantal untuk sandaran punggung dan leher.

Posisi ini bisa menguntungkan bagi ibu yang telah menjalani operasi caesar, karena tidak menempatkan atau memberi berat pada daerah dada dan perut.

6. Harus Sering Menggendong Bayi

cara menaikan berat badan bayi

Foto: Orami Photo Stock

Hal yang paling dibutuhkan oleh bayi yang baru lahir adalah mendapatkan rasa nyaman. Manfaat menggendong bayi yang baru lahir sangat baik untuk membantu meningkatkan berat badan bayi sesuai dengan pola perkembangan bayi 1 bulan.

Kontak kulit dari ibu ke bayi juga bisa membantu produksi ASI menjadi lebih baik. Selain itu menggendong bayi juga bisa mengurangi bayi menangis terus menerus sehingga bayi menjadi lebih nyaman dan sehat. Namun perhatikan jika bayi tidak nyaman dengan gendongan maka biarkan bayi berada di tempat tidurnya. Ini juga menjadi cara mengatasi perut kembung pada bayi.

7. Mendapatkan Tidur yang Cukup

cara menaikan berat badan bayi

Foto: Orami Photo Stock

Bayi Moms yang baru lahir mungkin akan lebih sering tidur. Moms tidak perlu membangunkan bayi hanya untuk bermain meskipun sangat ingin melakukannya.

Bayi yang cukup tidur setelah mendapatkan ASI atau susu formula bisa membantu meningkatkan berat badan. Ketika pada malam hari bayi lebih banyak tidur maka cobalah untuk menawarkan ASI. Memberikan ASI pada malam hari bisa membantu meningkatkan berat badan dengan cepat. Ketika bayi bisa tidur dengan baik maka bisa membantu mengatasi masalah bayi sering menggeliat.

8. Berikan Susu Formula

cara menaikan berat badan bayi

Foto: Orami Photo Stock

Meskipun sudah lepas ASI eksklusif, bukan berarti Moms berhenti memberika bayi asupan nutrisi melalui susu ya. Ini saatnya Moms untuk memberikan bayi susu formula.

Karena komposisi ASI dan susu formula berbeda, pemberian susu formula kepada bayi yang mendapatkan ASI ekslusif sebelumnya dapat menyebabkan beberapa perubahan dalam pergerakan usus bayi. Misalnya warna kotoran yang berubah.

Menurut penelitian yang dietrbitkan Frontiers Cellular and Infection Microbiology, ASI memiliki susunan mikroba yang jauh berbeda dari susu formula. Jadi jangan khawatir jika kotoran bayi tiba-tiba berubah warna

Nah, itulah beberapa cara yang aman dan efektif untuk menaikkan berat badan bayi. Selamat mencoba di rumah ya Moms!

Artikel Terkait