NEWBORN
7 Maret 2019

Mencegah Biang Keringat Pada Bayi Selama Musim Kemarau

Yuk, jaga kulit bayi Moms yang lembut dari gatal-gatal
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Sebagai orang dewasa, Moms mungkin merasa kurang nyaman dengan rasa gerah yang mendera selama musim panas.

Sementara si kecil yang masih bayi, di sepanjang musim panas bukan hanya merasakan gerah, tetapi rawan mengalami biang keringat.

Meskipun bisa sangat tidak nyaman bagi bayi, kabar baiknya biang keringat ini mudah diobati dan biasanya tidak perlu dikhawatirkan.

Tetapi alih-alih harus melihat si kecil merasa tidak nyaman karena biang keringat, Moms tentu lebih senang mencegah agar biang keringat tidak mengganggu si kecil bukan?

Nah, di bawah ini merupakan penjelasan mengenai penyebab biang keringat pada bayi dan cara mencegahnya yang bisa Moms terapkan. Simak sampai tuntas ya Moms.

Apa Penyebab Biang Keringat pada Bayi?

baby heat rash face how to get rid of bed bugs using rubbing alcohol remove at home removal from clothes body and eggs bug furniture control tablets vinegar treatment effectiveness 1280x853

Foto: netmums.com

Sederhananya, bayi merasa agak terlalu panas dan kulit lembutnya mengirimkan sinyal peringatan berupa munculnya biang keringat.

Sementara itu, biang keringat paling sering menyerang selama bulan-bulan musim panas.

Akan tetapi, bukan hanya saat musim panas, biang keringat juga bisa muncul di bagian belakang kepala bayi saat terlalu sering tertutup atau telentang.

Biang keringat sebenarnya umum terjadi pada anak-anak hingga orang dewasa, namun bayi di bawah 1 tahun merupakan yang paling sering mengalaminya.

Baca Juga: Bukan Memar, Kenali Mongolian Spots Tanda Biru di Pantat Bayi

Menurut Jennifer Trachtenberg, MD, seorang dokter anak dan asisten profesor klinik di Sekolah Kedokteran Icahn di Gunung Sinai, New York City, hal ini dikarenakan biang keringat disebabkan oleh kelenjar keringat yang tersumbat.

Sementara itu, kelenjar keringat bayi yang lebih kecil dan masih berkembang menyebabkan keringat terperangkap di bawa kulit.

Umumnya, biang keringat pada bayi muncul di titik-titik di mana panas dan kelembaban rawan terperangkap, seperti ketiak, area yang tertutup popok, lipatan kulit leher, dan dada bagian atas.

Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Ruam Susu pada Bayi

Apakah Ada Cara untuk Mencegah Biang Keringat pada Bayi?

c27b7059 ed8d 4bd6 ae0e 579823b2ae32

Foto: babygogo.in

Berikut ini merupakan beberapa langkah sederhana yang bisa Moms terapkan untuk mencegah munculnya biang keringat pada si kecil sesuai dengan yang dianjurkan para pakar di National Health Service Inggris:

  • Hindari paparan langsung ke kondisi lembab yang panas dan cobalah untuk menjauhkan si kecil dari aktivitas yang memicu keluarnya banyak keringat. Khususnya aktivitas di luar ruangan yang lebih banyak terpapar sinar matahari.
  • Pakaikan pakaian katun longgar untuk mencegah gerah namun tetap bisa menyerap keringat.
  • Biarkan area tempat si kecil berada tetap sejuk dan kering dengan kipas atau AC.
  • Pastikan si kecil selalu terhidrasi dengan baik sepanjang hari, baik melalui pemberian ASI eksklusif dan air atau jus bagi yang sudah mulai makan makanan pendamping ASI. Hindari memberikan minuman dingin atau air es, karena justru lebih mudah menyebabkan dehidrasi.

Baca Juga: Bolehkah Memandikan Bayi yang Sedang Ruam dan Gatal-Gatal?

Selain beberapa cara di atas, Moms juga bisa mengaplikasikan daging lidah buaya pada kulit si kecil untuk membantunya tetap dingin. Konsultasikan dengan dokter jika Moms ingin menggunakan produk lotion untuk membantu mencegah atau mengatasi biang keringat pada si kecil.

Bagaimana Moms? Mudah bukan menerapkan cara untuk mencegah biang keringat pada bayi?

(RGW)

Artikel Terkait