TRIMESTER 2
12 Mei 2020

Mencegah Jerawat Saat Hamil, Lakukan 4 Cara Ini

Langkah ini dapat mencegah jerawat semakin parah
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Intan Aprilia

Masa kehamilan membuat hormon Moms kerap naik-turun, tidak heran bila hal ini menyebabkan kondisi jerawat saat hamil.

Mengutip International Journal of Women's Dermatology, jerawat (acne vulgaris) adalah salah satu keluhan paling umum yang dikonsultasikan dengan dokter kulit dan dapat semakin buruk selama kehamilan pada sebagian pasien.

Hal ini bisa jadi disebabkan karena peningkatan produksi minyak dan kadar hormon yang fluktuatif.

"Beberapa wanita tampaknya memiliki masalah dengan jerawat selama kehamilan. Kemungkinan penyebabnya adalah kelebihan produksi minyak (sebum) yang terjadi ketika hormon tertentu mengalami overdrive," jelas Lawrence E. Gibson, M.D., dermatologis di Rochester, Minnesota, mengutip Mayo Clinic.

Baca Juga: Bolehkah Menggunakan Obat Jerawat Saat Hamil?

Mencegah Jerawat Saat Hamil

Moms tidak bisa mencegah jerawat muncul pada kulit, tetapi dapat melakukan beberapa perawatan kulit dan pengobatan jika sudah muncul jerawat saat hamil.

1. Cuci Muka dengan Pembersih Lembut

jerawat saat hamil-cuci muka

Ketika memiliki jerawat saat hamil, cuci muka dua kali sehari menggunakan sabun muka dengan formula lembut dan air hangat.

Cukup bersihkan secara lembut tanpa perlu menggosok keras atau berlebihan.

"Hindari produk tertentu, seperti lulur wajah, astringen dan masker, karena cenderung mengiritasi kulit, dan dapat memperburuk jerawat. Mencuci dan menggosok berlebihan juga bisa mengiritasi kulit," jelas Dr. Lawrence.

Baca Juga: 6 Rekomendasi Sabun Muka di Bawah 50 Ribu

2. Jangan Menyentuh Kulit Sembarangan

jerawat saat hamil-pencet jerawat

Meskipun Moms merasa gemas dengan jerawat yang ada di wajah atau bagian tubuh lainnya, tahan keinginan untuk menyentuh bagian jerawat saat hamil karena tangan mengandung bakteri.

"Jaga rambut tetap bersih dan jauh dari wajah, dan hindari meletakkan tangan atau benda di wajah. Pakaian ketat atau topi juga bisa menimbulkan jerawat, terutama jika berkeringat," terangnya.

Selain itu, memencet jerawat dapat menyebabkan infeksi atau jaringan parut yang tentunya merusak kulit.

3. Hindari Produk yang Bisa Sebabkan Iritasi

jerawat saat hamil-skincare hamil

Jangan menggunakan kosmetik, tabir surya, produk penata rambut atau penyembuh jerawat yang memiliki kandungan atau tekstur yang berminyak.

Sebaiknya, gunakan produk yang berbasis air atau noncomedogenic, yang berarti mereka cenderung tidak menyebabkan jerawat, sehingga produk skincare ini aman digunakan ketika memiliki jerawat saat hamil.

Baca Juga: 4 Produk Skincare yang Sebaiknya Tidak Digunakan Saat Hamil

4. Mendapatkan Pengobatan yang Tepat

jerawat saat hamil-konsultasi ke dokter

Jika jerawat saat hamil tidak mereda dan semakin parah, Moms dapat berkonsultasi ke dokter kulit untuk mendapatkan perawatan dan penanganan yang tepat dan aman bagi janin.

Jika ingin menggunakan obat jerawat yang bebas dijual, konsultasikan terlebih dahulu ke dokter kandungan terkait kandungan bahannya.

"Meski sebagian besar obat jerawat topikal yang dijual bebas belum diteliti pada kehamilan, biasanya hanya sejumlah kecil kandungan yang diserap ke dalam kulit," terang Dr. Lawrence.

Ia melanjutkan, "Ini membuatnya kecil kemungkinan bahwa perawatan jerawat saat hamil akan menimbulkan risiko bagi bayi yang sedang berkembang."

Itu dia Moms, beberapa cara untuk mencegah dan mengobati jerawat saat hamil yang mudah dan aman dilakukan saat hamil.

Artikel Terkait