PASCA MELAHIRKAN
11 Oktober 2020

5 Cara Mencegah Puting Lecet saat Menyusui, Catat!

Menggunakan nipple shield bisa jadi salah satu caranya lho Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Dilansir dari jurnal yang diterbitkan oleh Journal of Pharmacopuncture, rata-rata 80-90 persen ibu menyusui mengalami nyeri puting akibat lecet. Faktor penting untuk keberhasilan menyusui adalah dengan mengatasi dan mencegah hal yang terjadi.

Kondisi puting yang lecet ini biasa disertai juga dengan lepuh susu (blebs atau nipple blister). Lepuh susu ini biasanya tampak menyerupai benjolan putih, bening, atau kuning yang menyakitkan pada puting susu yang bisa bertahan dari beberapa hari hingga beberapa minggu.

Baca Juga: New Moms, Ini 5 Khasiat Air Susu Ibu yang Perlu Dicatat

“Puting lecet tidak memungkinkan susu mengalir keluar dengan benar, dan menyebabkan saluran tersumbat dan bahkan mastitis, jadi sebaiknya Moms proaktif dan menanganinya segera," kata Pam Davey, doula bersertifikat dan konsultan laktasi terdaftar di Edmonton.

Puting lecet ini akan menjadi penghambat Moms untuk bisa menyusui Si Kecil dengan maksimal.

Cara Mencegah Puting Lecet saat Menyusui

Tapi jangan khawatir Moms. Puting lecet ternyata bisa dicegah lho. Lantas, bagaimana cara mencegah puting lecet saat menyusui? Yuk simak ulsannya di bawah ini!

1. Posisikan Bayi dengan Benar

puting lecet

Foto: Orami Photo Stock

Cara mencegah puting lecet saat menyusui yang pertama adalah pastikan bayi Moms diposisikan dengan benar saat menyusui. Terkunci dengan benar dan dapat mengisap dengan baik.

Posisi menyusui yang baik akan nyaman bagi Moms dan bayi, akan mendorong pelekatan yang tepat. Pegangan dudukan silang dan pegangan sepak bola (kopling) bekerja dengan baik saat kita pertama kali memulai karena kedua posisi ini memberi pandangan yang lebih baik tentang puting dan mulut bayi kita.

Mungkin juga akan berguna bila menggunakan bantal menyusui dan bangku kaki menyusui. Aksesoris menyusui ini akan mengangkat pangkuan kita dan membawa anak setinggi payudara kita. Lebih mudah untuk mendapatkan posisi menyusui yang baik ketika Moms mengangkat bayi karena kita tidak perlu membungkuk. Membungkuk tidak nyaman, dan dapat membuat punggung, lengan, dan leher kita tegang.

Pelajari bagaimana cara menggendong bayi yang baik dan benar dalam posisi memegang cradle, pegangan bola, posisi berbaring, dan posisi menyusui sehingga Moms memiliki berbagai pilihan posisi saat menyusui

2. Pastikan Bayi Melekat dengan Benar

puting lecet

Foto: Orami Photo Stock

Cara mencegah puting lecet saat menyusui yang selanjutnya adalah pastikan bayi melekat dengan benar. Pelekatan saat menyusui yang baik adalah salah satu kunci sukses menyusui, dan juga membantu mencegah puting lecet. Ketika bayi Moms menempel pada payudara dengan benar, ia akan memasukkan seluruh puting serta beberapa areola di sekitarnya ke dalam mulutnya. Puting susu kita harus berada jauh di dalam mulut bayi saat menyusui.

Jika bayi baru lahir hanya menempel pada puting, maka gusinya akan menekan saat ia mencoba untuk mendapatkan ASI. Saat dia mengisap hanya pada puting sensitif kita, itu bisa menyebabkan nyeri pada puting. Ini juga dapat menyebabkan bayi selalu lapar dan rewel karena anak Moms tidak akan mendapatkan banyak ASI jika tidak dapat menyusu dengan baik dan menekan saluran ASI di bawah areola kita.

Pelajari tanda-tanda pelekatan yang baik vs buruk. Pelekatan yang salah dapat menyebabkan penurunan suplai ASI dan beberapa masalah umum menyusui, termasuk puting lecet akibat gesekan.

Jika bayi Moms tidak dapat menyusu dengan benar, lepaskan Si Kecil dari payudara dan coba lagi.

Jika tidak yakin bagaimana cara mengetahui apakah bayi sudah menyusu dengan benar, mintalah bantuan dokter, konsultan laktasi, atau kelompok menyusui setempat.

Baca Juga: Bayi Tidak Mau Minum ASI Langsung? Ini Cara Mengatasi Bingung Puting

3. Lepaskan Bayi dengan Benar dari Payudara

puting lecet

Foto: Orami Photo Stock

Cara mencegah puting lecet saat menyusui yang selanjutnya adalah lepaskan bayi dengan benar dari payudara. Moms, bukan hanya pelekatan yang benar, pelepasan bayi dair payudara pun harus benar untuk mencegah puting lecet saat menyusui.

Tidak semua bayi melepaskan payudara sendiri setelah menyusui. Jika bayi Moms suka tetap melekat pada payudara setelah menyusui, pelajari cara memberhantikan isapan dengan benar sehingga Moms dapat mengeluarkan anak dari payudara tanpa menyebabkan puting lecet.

4. Gunakan Nipple Shields dengan Benar

puting lecet

Foto: Orami Photo Stock

Cara mencegah puting lecet saat menyusui yang selanjutnya adalah gunakan nipple shield. Pelindung nipple adalah alat menyusui yang bermanfaat, tetapi hanya boleh digunakan di bawah bimbingan langsung dokter atau spesialis menyusui.

Baca Juga: Penanganan Mastitis, Payudara Bengkak pada Ibu Menyusui

Bila digunakan secara tidak benar, pelindung puting susu dapat menyebabkan puting lecet dan kerusakan pada payudara Moms dan berdampak negatif pada menyusui.

5. Menyusui Bayi Setidaknya Setiap 2 hingga 3 Jam

puting lecet saat menyusui

Foto: nytimes.com

Bayi yang baru lahir memiliki perut kecil, dan mereka mencerna ASI dengan cepat dan mudah. Jadi, tidak heran jika mereka harus sering diberi ASI. Semakin lama Moms menunggu untuk menyusui, bayi akan semakin lapar. Dan, jika bayi sangat lapar, ia bisa menyusu dengan lebih agresif.

Jika Moms menunggu terlalu lama di antara waktu menyusui, payudara bisa membengkak sehingga lebih sulit bagi bayi untuk menyusu dengan baik. Kombinasi kait yang buruk dan isapan yang agresif dapat dengan cepat menyebabkan puting nyeri.

Moms dapat mengurangi kemungkinan pembengkakan dan isapan yang terlalu kuat, dengan menyusui bayi sesuai permintaan setidaknya setiap 2 hingga 3 jam, dan sebelum Si Kecil merasa terlalu lapar.

Itu dia Moms beberapa cara untuk mencegah puting lecet saat menyusui. Pastikan Moms mengikuti cara-cara di atas ya. Meskipun terasa tidak nyaman saat puting lecet, tetap semangat mengASIhi ya Moms!

Artikel Terkait