KEHAMILAN
8 November 2019

Mencoba Hamil Setelah Keguguran, Apakah Boleh?

Tidak hanya fisik, mental juga perlu disiapkan sebelum mencoba hamil setelah keguguran
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Mengalami keguguran tentunya merupakan hal terberat bagi pasangan yang sudah mendambakan hadirnya sang buah hati. Dikutip dari parents.com, satu dari lima kehamilan berakhir dengan keguguran dan biasanya terjadi pada tiga bulan pertama kehamilan.

Meski demikian, Moms tentu akan kembali mencoba hamil setelah keguguran dan bertanya-tanya kapan waktu terbaik untuk mencoba hamil setelah keguguran.

Petunjuk dari World Health Organization (WHO) menyarankan untuk menunggu setidaknya enam bulan untuk mencoba hamil setelah keguguran.

Sedangkan beberapa ahli menyarankan 18 bulan setelah keguguran hingga ada juga yang menyebutkan dapat kembali langsung mencoba hamil setelah keguguran. Cek ulasannya berikut ini.

Baca Juga: Rencanakan Kehamilan Lagi 6 Bulan Pasca Keguguran

Mencoba Hamil Setelah Keguguran, Harus Siap Fisik dan Mental

mencoba hamil setelah keguguran

Foto: medicaladvise.org

Setelah mengalami keguguran atau usai menjalani prosedur dilatasi dan kuret, Moms akan diminta untuk kembali berkonsultasi dengan Dokter kandungan setelah dua minggu, guna memastikan kondisi terkini.

“Jika itu yang terjadi, saya sarankan pasien untuk melanjutkan dan boleh melakukan hubungan seksual,” ungkap Dokter Bedah Ginekologi dan Asisten Profesor di Departemen Obstetri dan Ginekologi, Northwestern University Feinberg School of Medicine, Chicago, Illinois, Angela Chaudhari, MD, seperti dikutip dari parents.com.

Hal yang dapat menghambat Moms untuk mencoba hamil setelah keguguran adalah jika saat konsultasi tersebut ditemukan prosedur traumatis yang memerlukan penyembuhan lebih lama.

Baca Juga: Rainbow Baby, Bayi yang Lahir Pasca Keguguran

Moms mungkin akan memerlukan obat khusus untuk mengontrol pendarahan. Selain fisik yang sudah membaik, mencoba hamil setelah keguguran juga membutuhkan mental yang kuat terhadap kemungkinan ke depan. “Setelah keguguran, wanita mengalami berbagai emosi.

Apa yang sesuai untuk satu orang, belum tentu benar untuk orang lain. Sehingga jangan memaksakan diri untuk melakukan cara tertentu jika ingin bergerak (hamil kembali) lebih cepat atau berduka lebih lama terlebih dahulu,” ungkap Psikolog Klinis di Departemen Kandungan Jefferson Medical College, Philadelphia, Pennsylvania, Andrea Braverman, Ph.D., seperti dikutip dari parents.com.

Mencoba Hamil Setelah Keguguran: Lebih Cepat, Lebih Baik

mencoba hamil setelah keguguran

Foto: ccrmivf.com

Dikutip dari webmd.com, sebuah penelitian dalam jurnal BMJ juga menemukan bahwa wanita yang hamil kembali dalam rentang waktu enam bulan setelah keguguran berisiko lebih rendah mengalami keguguran lagi atau mengalami komplikasi lain yang berhubungan dengan kehamilan, dibanding wanita yang lebih lama mulai mencoba hamil setelah keguguran.

Studi yang dilakukan terhadap 30,937 wanita yang pernah mengalami keguguran ini, juga menemukan bahwa wanita yang menunggu hingga dua tahun untuk mencoba hamil setelah keguguran, memiliki risiko lebih tinggi mengalami kehamilan ektopik (ketika telur yang dibuahi, ditanamkan di luar rahim, biasanya di tuba falopi) yang dapat mengancam nyawa.

Wanita yang lebih lama mencoba hamil setelah keguguran juga cenderung menjalani operasi caesar, melahirkan bayi prematur atau berat badan lahir rendah.

Baca Juga: 5 Jenis Makanan yang Harus Dihindari Setelah Keguguran

Mencoba Hamil Setelah Keguguran Jika Keguguran Berulang

mencoba hamil setelah keguguran

Foto: mumcentral.com.au

Tidak ada alasan untuk menunda mencoba hamil setelah keguguran pertama. Namun, “jika wanita telah mengalami keguguran dua kali atau lebih, maka seharusnya menunda hamil dahulu hingga investigasi menyeluruh mengenai penyebab keguguran telah ditemukan,” ungkap Endokrinologi Reproduksi asal New York dan ahli masalah keguguran, Sami David, MD, seperti dikutip dari webmd.com.

Untuk mensukseskan kehamilan selanjutnya setelah keguguran, sebenarnya tidak berbeda jauh dengan kehamilan pertama.

Mulai dari mengatur pola makan yang baik, menjauhi gaya hidup yang buruk, dan melakukan hubungan seksual secara rutin.

“Kamu perlu melakukan hubungan seksual mendekati waktu ovulasi dan melakukan hubungan seksual tiap dua hari sekali mendekati waktu tersebut,” ungkap Angela Chaudari, seperti dikutip dari parents.com.

Kesimpulannya dan juga menurut jurnal yang di publish di UN National Library of Medicine National Institutes of Health bahwa tidak ada perbedaan dalam keberhasilan reproduksi wanita yang mencoba untuk hamil cepat setelah keguguran atau menunggu lebih dari 3 bulan setelah keguguran.

Artikel Terkait