KEHAMILAN
23 Juli 2019

Mengapa Selalu Merasa Lapar Saat Hamil? Ini Alasannya!

Ibu hamil membutuhkan nutrisi yang lebih banyak
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Carla Octama

Apakah Moms merasa baru saja sarapan, lalu lapar lagi dan sudah siap langsung mendapatkan makan siang? Ternyata hal ini termasuk hal yang umum terjadi pada semua kehamilan.

Trimester pertama adalah kombinasi yang unik antara perasaan mual dan perasaan ingin makan terus pada saat bersamaan.

Di trimester kedua, biasa kita akan merasakan mual di pagi hari atau yang biasa dikenal dengan morning sickness dan tentunya rasa lapar semakin besar.

Hal ini menandakan bahwa di dalam diri kita terhadap kehidupan lainnya yang membutuhkan nutrisi banyak untuk membentuk tulang, otot, dan jaringan tubuh lainnya. Lalu bagaimana cara mengatasi rasa lapar ini?

Baca Juga: Benarkah Ibu Hamil Makanan Empuk Bagi Nyamuk?

Bagaimana Cara Mengatasinya?

Tantangannya adalah dalam memuaskan diri sendiri, memberikan nutrisi yang optimal untuk bayi kita yang sedang berkembang, dan menambah jumlah kalori ekstra per hari (dalam trimester kedua dan ketiga) ke dalam asupan makan Moms.

Beberapa cara yang bisa Moms lakukan adalah dengan membuat makanan padat nutrisi yang memiliki beragam manfaat baik untuk tubuh kita.

Moms bisa masukan alpukat (yang mengandung lemak baik dan kalium), mangga (mengandung vitamin A dan C), walnut (diperkaya omega 3 dan protein), serta quinoa (banyak mengandung protein dan serat).

Atau jika tidak ingin dimakan begitu saja, Moms bisa mengolahnya menjadi beberapa makanan yang enak seperti:

  • Gunakan alpukat matang sebagai olesan di dalam sandwich dan bagel, daripada menggunakan mayonaise atau keju krim seperti biasa.
  • Moms bisa membuat camilan manis rumahan dari mangga, potong dadu lalu oleskan yogurt di atasnya atau letakkan sebagai tambahan di atas salad hijau.
  • Kombinasikan kacang walnut dengan ceri kering kering untuk camilan saat bepergian. Kacang kenari cincang juga menjadi topper yang sempurna untuk salad dan es krim.
  • Buat quinoa ekstra dan gunakan sebagai lauk, sereal panas, dan bahkan tambahkan ke muffin dan quiches.

Baca Juga: Berbagai Minuman Bernutrisi Untuk Ibu Hamil

Yang Sebaiknya Dihindari

Berdasarkan dari rekomendasi dari American Academy of Pediatrics, beberapa makanan ini sebaiknya tidak dikonsumsi, meskipun sedang lapar saat hamil. Apa saja jenis makanan tersebut? Lihat di bawah ini.

1. Tuna dan Ikan Besar Lainnya

lapar saat hamil

Foto: kompas.com

Ikan tuna dan ikan besar lainnya seperti ikan pedang diketahui memiliki kandungan merkuri yang tinggi, sehingga tidak disarankan juga oleh FDA.

2. Makanan yang Mentah

lapar saat hamil

Foto: consumer.org.hk

Dalam beberapa kasus jika sudah dibekukan terlebih dahulu tidak apa-apa tapi aturannya membingungkan dan selain itu, sashimi yang sebelumnya beku sepertinya sepertinya juga tidak baik

3. Daging Deli

lapar saat hamil

Foto: taufiqurokhman.com

Termasuk di dalamnya salmon asap. Bakteri yang disebut listeria dapat ditemukan pada berbagai makanan mentah dan tidak dipasteurisasi, termasuk daging deli.

Baca Juga: Resep: Tumis Daging Brokoli

Centre for Disease Control (CDC) menemukan wanita hamil memiliki risiko tertinggi tertular listeriosis (penyakit akibat paparan listeria) dan menyarankan mereka untuk menghindari daging olahan tertentu.

Listeriosis mulai terasa seperti flu, tetapi dapat menyebabkan komplikasi kesehatan, termasuk persalinan prematur atau keguguran.

4. Keju

lapar saat hamil

Foto: medicalnewstoday.com

Aturan umumnya menyebutkan untuk menghindari keju mentah dan keju lunak, seperti brie, feta, dan keju biru, yang membawa kekhawatiran paparan listeria karena mereka tidak dipasteurisasi.

Sebaiknya jangan mengonsumsi makanan-makanan ini. Jangan sedih, karena masih banyak makanan lainnya yang masih bisa dimakan kok Moms.

Artikel Terkait